Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    September 1, 2026

    Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!

    September 1, 2026

    Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol

    September 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester
    • Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    • Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol
    • Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”
    • Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin
    • PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online
    • Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas
    • Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Akhir Perjalanan Sang Legenda
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, September 1
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Taiwan Bisa Picu Perang, Xi Jinping Kirim Peringatan ke Trump
    Dunia

    Taiwan Bisa Picu Perang, Xi Jinping Kirim Peringatan ke Trump

    MartinBy MartinMei 14, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Trump Xi Jinping
    Presiden China Xi Jinping menyambut Presiden Amerika Serikat Donald Trump di halaman Gerbang Timur Balai Besar Rakyat di Beijing, Kamis (14/5) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    BEIJING – Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing dalam agenda bilateral yang menjadi sorotan dunia. Pertemuan Trump Xi Jinping berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan soal Taiwan, perang dagang, hingga rivalitas geopolitik global.

    Dialog tingkat tinggi itu digelar di Great Hall of the People, Kamis(14/5/26), dan dijadwalkan berlangsung hingga Jumat. Sejumlah isu sensitif masuk dalam pembahasan, mulai dari tarif perdagangan, Iran, hingga dukungan militer Amerika Serikat terhadap Taiwan.

    Dalam sambutan pembukaannya, Trump menyebut hubungan Washington dan Beijing akan menjadi lebih baik dibanding sebelumnya. Dia juga menyinggung hubungan pribadinya dengan Xi yang telah terjalin sejak kunjungan pertamanya ke China pada 2017.

    “Kami telah saling mengenal lebih lama dibanding presiden AS maupun China lainnya,” ujar Trump dikutip dari CNBC.

    Xi Jinping kemudian menyoroti besarnya perhatian dunia terhadap pembicaraan dua pemimpin negara dengan ekonomi terbesar dunia tersebut. Dia juga mengangkat isu Thucydides Trap, yakni konsep mengenai risiko benturan antara kekuatan lama dan kekuatan baru yang sedang bangkit.

    Trump Xi Jinping Bahas Taiwan

    Xi memberi peringatan keras terkait Taiwan yang disebut menjadi isu paling sensitif dalam hubungan China dan Amerika Serikat. Menurut dia, kesalahan dalam menangani persoalan Taiwan dapat memicu benturan besar antara kedua negara.

    “Jika ditangani dengan baik, hubungan bilateral akan menikmati stabilitas secara keseluruhan. Namun jika tidak, kedua negara akan mengalami benturan bahkan konflik,” kata Xi dikutip kantor berita Xinhua.

    Xi juga menegaskan perdamaian di Selat Taiwan tidak dapat berjalan beriringan dengan dorongan kemerdekaan Taiwan. China selama ini menganggap Taiwan sebagai bagian wilayahnya, sedangkan pemerintah Taiwan menyatakan diri merdeka secara de facto sejak 1949.

    Sebelumnya, Trump mengaku akan membahas langsung dukungan militer Amerika Serikat terhadap Taiwan bersama Xi Jinping. Pernyataan itu muncul setelah senator bipartisan AS mendesak kelanjutan paket penjualan senjata senilai 14 miliar dolar AS kepada Taiwan.

    Xi Jinping Peringatkan Risiko Konflik China-AS

    Agenda bilateral tersebut berlangsung di tengah meningkatnya konflik global, mulai dari perang dagang hingga pembatasan teknologi Amerika Serikat terhadap China. Dalam lawatan itu, Trump turut membawa sejumlah pejabat tinggi dan eksekutif perusahaan besar Amerika Serikat.

    Delegasi AS mencakup Menteri Luar Negeri Marco Rubio, CEO Tesla Elon Musk, CEO Apple Tim Cook, hingga CEO Nvidia Jensen Huang. Kehadiran para petinggi bisnis menunjukkan isu ekonomi tetap menjadi fokus utama dalam pembicaraan kedua negara.

    Analis Center for Strategic and International Studies Scott Kennedy menilai China kini datang dengan rasa percaya diri lebih besar dibanding 2017. Menurut dia, Beijing saat ini dianggap lebih siap menghadapi tekanan tarif maupun kebijakan keras dari Trump.

    Pertemuan Trump Xi Jinping dipandang menjadi penentu baru hubungan Amerika Serikat dan China di tengah ancaman konflik Taiwan serta memanasnya geopolitik global.

    Amerika Serikat China Donald Trump geopolitik global perang dagang Taiwan Trump Xi Jinping Xi Jinping
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleInvestor Mulai Gelisah, China Kirim Surat ke Prabowo
    Next Article Resmi Diubah! Jurusan Teknik Kini Berganti Rekayasa
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Megawati Desak Reformasi DK PBB demi Tata Dunia Berkeadilan

    Agustus 28, 2026

    Super El Niño 2026 Tembus Sejumlah Rekor Sebelum Mencapai Puncak

    Agustus 24, 2026

    Haji Isam Diisukan Pimpin Penanganan Karhutla Kalimantan, Mensesneg Buka Suara!

    Agustus 23, 2026

    Dorong Efek Jera, MUI Desak Koruptor Dihukum Mati layaknya Kasus Narkoba

    Agustus 14, 2026

    MA Koreksi Kerugian Negara Rp300 Triliun dalam Kasus Timah

    Agustus 12, 2026

    Prabowo Minta TNI Siapkan Program Spesial untuk Masyarakat saat HUT RI

    Agustus 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    By MartinSeptember 1, 2026

    JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) membuka seleksi Beasiswa Zakat 2026 dengan skema pembiayaan penuh hingga…

    Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!

    September 1, 2026

    Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol

    September 1, 2026
    Top Trending

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    By AlvaroSeptember 1, 2026

    JOMBANG — Nahdlatul Ulama, yang secara harfiah berarti Kebangkitan Ulama, merupakan salah…

    Belajar dari NU dan Muhammadiyah: Demokrasi Bukan Sekadar Memilih Pemenang

    By MartinAgustus 31, 2026

    Demokrasi kerap dipahami sederhana: siapa memperoleh suara terbanyak, dialah yang menang. Padahal,…

    Merica, Cabai, Kratom dari Kalimantan Tembus Pasar Ekspor Global Hingga India & AS

    By Bayu PratamaAgustus 31, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Produk lokal Kalimantan berpeluang memperluas pasar hingga Eropa, Amerika,…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?