Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    September 1, 2026

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    Agustus 31, 2026

    Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas

    Agustus 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin
    • PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online
    • Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas
    • Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Akhir Perjalanan Sang Legenda
    • Pecahkan Rekor Transfer, Liverpool Resmi Boyong Bradley Barcola dari PSG
    • Persik Kediri Dukung Penghapusan Regulasi Pemain U23 di Super League 2026/2027
    • Mees Hilgers Resmi Pindah ke SC Heerenveen, Siap Buka Lembaran Baru di Eredivisie
    • Darurat Sepak Bola Indonesia! 28 Klub Masih Berutang Rp14,8 Miliar ke Pemain, Siapa Saja?
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, September 1
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Super El Niño 2026 Tembus Sejumlah Rekor Sebelum Mencapai Puncak
    Dunia

    Super El Niño 2026 Tembus Sejumlah Rekor Sebelum Mencapai Puncak

    MartinBy MartinAgustus 24, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Super El Niño 2026
    Ilustrasi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    NEW YORK – Fenomena super El Niño yang sedang berkembang pada 2026 disebut telah melampaui sejumlah rekor El Niño sebelumnya, meski puncak kekuatannya diperkirakan baru terjadi beberapa bulan mendatang.

    Pakar iklim James Hansen dari Columbia University, New York, menyebut indikator suhu laut di Pasifik tropis timur telah menunjukkan tingkat ekstrem yang melampaui super El Niño 1997-1998. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan kekuatan fenomena yang belum mencapai puncaknya.

    “El Niño telah berkembang pesat dan berada di tingkat yang sangat ekstrem. Ukuran standar El Niño telah melampaui level rekor sebelumnya dalam sejarah pencatatan data yang akurat, meskipun dampak terparahnya baru akan terasa beberapa bulan mendatang,” kata Hansen, Jumat (21/8/2026).

    Hansen menggunakan kenaikan suhu air laut hingga kedalaman 300 meter di Pasifik tropis timur sebagai salah satu ukuran utama kekuatan El Niño. Menurut dia, lonjakan suhu pada kedalaman tersebut di Samudra Pasifik Khatulistiwa telah melewati rekor super El Niño 1997-1998.

    • Baca juga: Produksi Beras Tetap Tumbuh Saat Kemarau, BPS Proyeksikan 28,71 Juta Ton

    “Ukuran acuan yang kami pilih, yaitu lonjakan suhu panas pada kedalaman 300 meter di Samudra Pasifik Khatulistiwa, sudah melampaui rekor super El Niño tahun 1997-98,” ungkapnya.

    Ukuran lain yang lebih umum digunakan adalah indeks Niño3.4, yang menghitung kenaikan suhu permukaan laut Samudra Pasifik dari kondisi rata-rata di wilayah tertentu. Hansen menyebut indeks tersebut juga telah menunjukkan angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan kejadian-kejadian sebelumnya.

    Namun, Adam Scaife dari badan cuaca nasional Inggris, Met Office, memberikan penilaian berbeda terhadap indeks Niño3.4. Dia menyebut suhu di wilayah tersebut saat ini sekitar 2 derajat Celsius di atas normal, masih di bawah puncak El Niño 1997/1998 yang mencapai sekitar 2,5 derajat Celsius.

    Perbedaan itu berkaitan dengan metode penghitungan indeks Niño3.4 yang umumnya menggunakan rata-rata pergerakan tiga atau lima bulan. Sementara itu, nilai harian Niño3.4 sempat mencapai 2,75 derajat Celsius pada awal Agustus sebelum kembali sedikit menurun.

    Daniel Swain dari California Institute for Water Resources menilai kondisi tersebut tetap menunjukkan rekor untuk periode saat ini.

    “Dalam hal ini, saya setuju dengan James Hansen. Nilai Niño3.4 saat ini jelas merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah untuk periode bulan ini, dan diperkirakan akan terus bertahan seperti itu hingga akhir tahun,” ungkap Swain.

    Scaife juga memperkirakan kekuatan El Niño yang sedang berkembang ini berpotensi menghasilkan kondisi iklim yang belum pernah terlihat dalam prakiraan sebelumnya.

    “Saya belum pernah melihat tanda-tanda El Niño yang sekuat ini dalam prakiraan kami,” ujar Scaife.

    Jika prakiraan tersebut tepat, Scaife mengatakan kondisi El Niño pada 2026 dapat jauh melebihi pengalaman sebelumnya sekaligus membawa dampak yang lebih besar terhadap iklim global.

    Hayley Fowler dari Newcastle University di Inggris bahkan memperkirakan fenomena tersebut dapat menyamai atau melampaui El Niño 1877-1878 yang pernah dikaitkan dengan bencana meluas, termasuk kelaparan massal dan sekitar 50 juta kematian terutama di Asia dan Amerika Selatan.

    Cuaca El Niño iklim lingkungan perubahan iklim
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTruk KDMP Dipakai Angkut Tembakau Warga, Pemkab Pastikan Tak Melanggar
    Next Article Tunggu 20 Tahun, Petani Cirebon Kini Nikmati Irigasi 2,4 Km
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    September 1, 2026

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    Agustus 31, 2026

    Orangutan Pingsan di Kebun Sawit Ketapang Akibat ASAP Karhutla, Tim Relawan Turun Tangan

    Agustus 31, 2026

    Mitigasi Karhutla, Kementerian Kehutanan Tutup Sementara 9 Taman Nasional

    Agustus 31, 2026

    Drama Kasus Ruben Onsu Selesai, Kerugian 3,5 Miliar Lunas Tanpa Masuk Bui

    Agustus 31, 2026

    Kebakaran Posko GRIB Jaya di Kebon Jeruk Dini Hari Tadi, Begini Kondisinya

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    By AlvaroSeptember 1, 2026

    JOMBANG — Nahdlatul Ulama, yang secara harfiah berarti Kebangkitan Ulama, merupakan salah satu organisasi Islam…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    Agustus 31, 2026

    Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas

    Agustus 31, 2026
    Top Trending

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    By AlvaroSeptember 1, 2026

    JOMBANG — Nahdlatul Ulama, yang secara harfiah berarti Kebangkitan Ulama, merupakan salah…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    By ADNAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Universitas Nasional (Unas) resmi meluncurkan Pusat Studi Gender dan Perlindungan Hak…

    Darurat Sepak Bola Indonesia! 28 Klub Masih Berutang Rp14,8 Miliar ke Pemain, Siapa Saja?

    By AyuAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Isi dompet ratusan pesepak bola Indonesia ternyata sedang tidak baik-baik…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?