Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    September 1, 2026

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    Agustus 31, 2026

    Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas

    Agustus 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin
    • PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online
    • Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas
    • Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Akhir Perjalanan Sang Legenda
    • Pecahkan Rekor Transfer, Liverpool Resmi Boyong Bradley Barcola dari PSG
    • Persik Kediri Dukung Penghapusan Regulasi Pemain U23 di Super League 2026/2027
    • Mees Hilgers Resmi Pindah ke SC Heerenveen, Siap Buka Lembaran Baru di Eredivisie
    • Darurat Sepak Bola Indonesia! 28 Klub Masih Berutang Rp14,8 Miliar ke Pemain, Siapa Saja?
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, September 1
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Tak Cukup Produk Bagus, UMKM Harus Paham “Buyer” Internasional
    Ekonomi

    Tak Cukup Produk Bagus, UMKM Harus Paham “Buyer” Internasional

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaAgustus 27, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, Rasional.co – Produk berkualitas saja belum cukup untuk membawa UMKM menembus pasar global. Pelaku usaha juga perlu memahami prosedur ekspor, akses pembiayaan, hingga strategi membangun kepercayaan dengan buyer internasional.

    Pembekalan tersebut diberikan Bea Cukai melalui kegiatan pembinaan ekspor di Cikarang dan Malang pada Juli 2026.

    Bea Cukai Cikarang bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi menggelar Pembinaan Pelaku Usaha Ekspor bertema “Bagaimana Memulai Ekspor” pada 23 Juli 2026.

    Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tahapan memulai ekspor, persiapan dokumen, pemenuhan ketentuan kepabeanan, hingga fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

    Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I Bea Cukai Cikarang, Ro’yat, mengatakan UMKM memiliki peluang besar bersaing di pasar global jika memahami prosedur ekspor dan mampu menjaga kualitas produknya.

    “Kami berharap semakin banyak UMKM di Kabupaten Bekasi yang berani memanfaatkan peluang ekspor. Bea Cukai siap menjadi mitra yang memberikan edukasi dan pendampingan agar proses ekspor dapat berjalan sesuai ketentuan serta memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha,” ujarnya.

    • Baca juga: PKPI Buka Pendidikan Kurator, Dorong Peningkatan Kualitas Profesi di Tengah Kompleksitas Dunia Usaha

    Sementara itu, Bea Cukai Malang memberikan pembekalan yang lebih luas melalui kegiatan Ngopi Ekspor atau Ngobrol Pintar, Ngobrol Inspirasi Ekspor pada 29 Juli 2026.

    Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku usaha, mahasiswa, akademisi, agregator ekspor, dan masyarakat untuk membahas berbagai aspek perdagangan internasional.

    Narasumber Bea Cukai Malang, Agnita Adityawardani, menekankan keberhasilan memasuki pasar internasional tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk.

    Pelaku usaha juga harus memahami akses pembiayaan, strategi komunikasi bisnis, serta kemampuan membangun hubungan dengan calon pembeli di luar negeri.

    Soal pembiayaan, Pimpinan BRI KCP Tlogomas Malang Deana Yanurinsyah menjelaskan berbagai alternatif yang dapat dimanfaatkan UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi permintaan pasar ekspor.

    Ia juga membahas mekanisme Letter of Credit atau L/C sebagai instrumen pembayaran internasional yang dapat memberikan rasa aman bagi eksportir maupun importir.

    Tantangan berikutnya adalah menghadapi karakter buyer internasional. Pimpinan Madani Export Academy Yuli Andayani membahas pentingnya memahami kebutuhan calon pembeli dan menghindari kesalahan dalam membangun hubungan bisnis.

    Pelaku usaha perlu menjaga komunikasi secara konsisten, memberikan respons yang tepat, serta membangun kepercayaan untuk hubungan bisnis jangka panjang.

    Dengan demikian, persiapan UMKM untuk masuk pasar ekspor tidak berhenti pada kemampuan menghasilkan produk yang baik. Pelaku usaha juga harus memahami proses pengiriman, aturan perdagangan, pembiayaan, hingga pola komunikasi dengan calon pembeli.

    Bekal tersebut diharapkan dapat membantu UMKM memperluas pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan menangkap peluang ekonomi dari perdagangan internasional.

    Bea Cukai Cikarang Ekspor Finance Jawa Barat pembiayaan Produk Lokal UMKM
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBlokir WhatsApp, Meta Akui Kesalahan Sistem & Tinjau Ulang Maksimal 24 Jam
    Next Article Prediksi Barcelona vs Athletic Bilbao di La Liga 2026/27: Blaugrana Bidik Kemenangan Kedua
    Bayu Pratama

    Related Posts

    Merica, Cabai, Kratom dari Kalimantan Tembus Pasar Ekspor Global Hingga India & AS

    Agustus 31, 2026

    Canonical, Mastersystem, dan Sivali Fokus Bangun Infrastruktur Open Source yang Aman dan Efisien

    Agustus 31, 2026

    Inovasi “Bata Interlock Presisi” Percepat Pembangunan Rumah Tahan Api & Ramah Gempa

    Agustus 31, 2026

    Soal Sisa Kuota Internet, Komdigi: Tak Boleh Hangus, Operator Dilarang Tarik Biaya Tambahan!

    Agustus 31, 2026

    498 Ribu UMKM Terdampak Bencana, Binsar Dorong Pemulihan Usaha dengan Bantuan Akses Permodalan

    Agustus 28, 2026

    Rusia Tawarkan Teknologi Drone & Robot untuk Dikembangkan di Indonesia

    Agustus 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    By AlvaroSeptember 1, 2026

    JOMBANG — Nahdlatul Ulama, yang secara harfiah berarti Kebangkitan Ulama, merupakan salah satu organisasi Islam…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    Agustus 31, 2026

    Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas

    Agustus 31, 2026
    Top Trending

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    By AlvaroSeptember 1, 2026

    JOMBANG — Nahdlatul Ulama, yang secara harfiah berarti Kebangkitan Ulama, merupakan salah…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    By ADNAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Universitas Nasional (Unas) resmi meluncurkan Pusat Studi Gender dan Perlindungan Hak…

    Darurat Sepak Bola Indonesia! 28 Klub Masih Berutang Rp14,8 Miliar ke Pemain, Siapa Saja?

    By AyuAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Isi dompet ratusan pesepak bola Indonesia ternyata sedang tidak baik-baik…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?