JAKARTA – Pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea mengungkap dugaan penyiksaan terhadap seorang perempuan yang disebut dilakukan oleh oknum polisi. Korban diduga dipaksa meracik narkoba, menggunakan narkoba, dianiaya, dinikahi siri, hingga disiram air keras.
Pernyataan itu disampaikan Hotman melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Dia menyebut kasus tersebut baru diterima Tim Hotman 911 dan dinilai lebih mengerikan dibanding kasus penyekapan tiga tahun yang sebelumnya menjadi sorotan publik.
“Sedih, sedih. Saat saya sedang ngopi di Changi Airport, Singapura, Tim Hotman 911 memberitahukan ada lagi kasus yang lebih seram dari kasus penyekapan 3 tahun, ini lebih seram lagi. Kenapa? Pelakunya oknum polisi. Cewek ini disuruh meracik narkoba, disuruh pakai, dianiaya, kemudian dinikahi siri, kemudian disiram pakai air keras,” kata Hotman Paris dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Senin (29/6/26)
Hotman Paris Sebut Dugaan Penyiksaan Terjadi Sejak 2023
Hotman mengatakan dugaan penyiksaan itu berlangsung sejak 2023. Menurut dia, korban mengalami kekerasan selama hampir 2,5 tahun.
Dia menyebut korban mengalami luka di berbagai bagian tubuh. Korban juga baru keluar dari rumah sakit beberapa hari lalu karena tidak memiliki biaya perawatan.
Hotman menilai kasus tersebut lebih sadis dibanding kasus penyekapan tiga tahun di Bandung yang sebelumnya menjadi perhatian publik. Dia menyebut kondisi korban menunjukkan adanya dugaan kekerasan berkepanjangan.
Tim Hotman 911 Amankan Korban ke Rumah Aman
Hotman mengungkapkan timnya telah bergerak untuk mengamankan korban. Langkah itu dilakukan untuk memberikan perlindungan dan pendampingan hukum.
Dia juga menyoroti masih banyak masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan hukum. Menurut dia, pengacara perlu hadir untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses keadilan.
“Sudah berangkat mengamankan itu cewek ke rumah aman, ya. Sudah berangkat, karena oknum polisi ini sangat ganas, sangat ganas. Nanti kalian akan tahu,” ujar Hotman.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai identitas korban, identitas terduga pelaku, maupun lokasi kejadian. Tim Hotman 911 juga belum menyampaikan keterangan resmi tambahan terkait perkembangan kasus tersebut.

