JAKARTA – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengungkap adanya indikasi penyimpangan pada program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Dia meminta pengawasan diperketat saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa di Djakarta Theater, Jakarta Pusat.
Hashim mengatakan dia telah menerima banyak laporan terkait dugaan penyimpangan tersebut. Karena itu, dia menitipkan pesan kepada Wakil Menteri agar pengawasan berjalan sangat ketat.
“Saya sudah dengar dan saya sudah banyak dapat laporan, sudah ada indikasi penyimpangan, Pak Wamen. Maka saya titip ya Pak Wamen, pengawasan harus sangat ketat,” kata Hashim saat memberikan sambutan pada acara tersebut, Jumat(3/7/26).
Hashim Djojohadikusumo Soroti Program Prioritas
Hashim menegaskan program prioritas Presiden Prabowo memiliki tujuan yang baik bagi masyarakat. Dia mencontohkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Dia mengingatkan agar program tersebut tidak dirusak pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, tujuan mulia harus dijaga melalui pengawasan yang kuat.
“Jangan sampai tujuan mulia, jangan sampai program yang bagus sekali itu dirusak oleh setan-setan dan hamba iblis di seluruh Indonesia. Di mana ada tujuan mulia, program bagus, iblis datang, setan-setan datang,” katanya.
Pengawasan Diminta Semakin Ketat
Hashim juga mengajak seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai godaan yang berpotensi mengganggu pelaksanaan program pemerintah. Dia menilai setiap program strategis memerlukan integritas seluruh pelaksana.
“Saya orang beriman, saya kira semua kita beriman, kita percaya ada roh-roh gelap yang ada di atas kita, yang mungkin masuk menyusup dan menggoda kita. Ini kita harus hati-hati,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Hashim kembali menekankan pentingnya pengawasan terhadap program prioritas pemerintah. Dia berharap seluruh pihak menjaga pelaksanaan program agar tetap berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

