JAKARTA – Federasi Sepak Bola Tunisia bergerak cepat menunjuk Herve Renard sebagai pelatih baru tim nasional Tunisia untuk sisa turnamen Piala Dunia 2026. Keputusan kilat ini menyusul pemecatan sepihak terhadap Sabri Lamouchi tepat setelah laga perdana grup berakhir tragis.
Manajemen timnas memberhentikan Lamouchi dari jabatannya akibat kekalahan memalukan 5-1 dari Swedia di Stadion Monterrey. Hasil buruk tersebut memicu reaksi keras pengurus federasi hingga berujung pada pemutusan kontrak sang juru taktik.
Misi Penyelamatan Elang Kartago
Herve Renard kini memegang kendali penuh atas skuad berjuluk Elang Kartago tersebut hingga akhir putaran final Piala Dunia 2026. Kedua belah pihak juga menyepakati klausul perpanjangan kontrak andai performa tim memuaskan selama turnamen berlangsung.
Federasi Sepak Bola Tunisia menilai pria Prancis berusia 57 tahun tersebut memiliki rekam jejak mumpuni. Reputasi Renard meroket saat menukangi Arab Saudi pada Piala Dunia terdalam sebelum akhirnya menerima pinangan Tunisia.
“Herve Renard akan mengambil alih kendali tim secara penuh mulai hari ini,” bunyi pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Tunisia.
Ujian Berat Kontra Jepang
Tugas berat kini menanti Renard dalam waktu dekat. Juru taktik baru ini harus segera membenahi mental dan taktik para pemain sebelum laga krusial berikutnya.
Tunisia dijadwalkan menantang kekuatan raksasa Asia, Jepang, pada 20 Juni mendatang di Stadion Monterrey. Kemenangan menjadi harga mati bagi Tunisia untuk menjaga asa lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026.

