Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026

    Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru
    • Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa
    • Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027
    • GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek
    • Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun
    • Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester
    • Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    • Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Rabu, September 2
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » SPP Diusulkan Berlaku Lagi di Jabar, KDM Tegas Tolak
    Nasional

    SPP Diusulkan Berlaku Lagi di Jabar, KDM Tegas Tolak

    MartinBy MartinJuli 17, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Dedi Mulyadi tolak SPP Jawa Barat
    Dedi Mulyadi menolak usulan reaktivasi SPP SMA/SMK negeri di Jawa Barat dan memastikan sekolah tetap gratis meski DPRD masih membahas skemanya. (Foto: CNBC Indonesia)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan memberlakukan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA/SMK negeri. Penegasan itu disampaikan di tengah pembahasan usulan reaktivasi SPP dalam revisi Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

    Usulan tersebut mengemuka dalam rapat kerja Panitia Khusus Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan DPRD Jawa Barat. Skema yang dibahas hanya membebankan SPP kepada siswa dari keluarga mampu atau Desil 6 hingga Desil 10, sedangkan siswa Desil 1 hingga Desil 5 tetap memperoleh pendidikan gratis.

    “Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan memberlakukan pembayaran SPP. Kami tetap berpegang teguh pendidikan merupakan kewajiban pemerintah, SMA dan SMK negeri di Jawa Barat gratis,” kata Dedi Mulyadi melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Kamis (16/7/26).

    • Baca juga: Akhir Sayembara Rp 250 Juta, Dedi Mulyadi Berikan Dana ke Korban

    Dedi menegaskan siswa sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga tetap mendapat pembiayaan dari pemerintah.

    “Sekolah swasta pun yang memiliki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi, siswanya biayanya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi,” tegasnya.

    Dia mengatakan keterbatasan anggaran tidak akan menjadi alasan membebankan biaya pendidikan kepada masyarakat.

    “Bila diperlukan, biaya operasional Gubernur bisa dipotong untuk kepentingan pendidikan di Jawa Barat. Semoga seluruh langkah ini menjadi langkah kita bersama untuk menjaga kualitas pendidikan di Jawa Barat dan menjaga masa depan anak-anak Jawa Barat,” ujarnya.

    • Baca juga: Dedi Mulyadi Geram, Siapkan Rp250 Juta untuk Buru Pelaku Penyiksaan

    Wacana reaktivasi SPP muncul karena sekolah negeri dinilai masih membutuhkan tambahan anggaran operasional. Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Yomanius Untung mengatakan kebutuhan biaya ideal seorang siswa SMA mencapai sekitar Rp4,5 juta per tahun, sedangkan pemerintah saat ini baru mampu memenuhi sekitar 40 persen.

    Menurut Yomanius, reaktivasi SPP akan membuka ruang pendanaan untuk meningkatkan kompetensi guru, memperbaiki sarana dan prasarana, serta mendukung pengembangan bakat peserta didik.

    “Kalau misalkan reaktivasi ini berjalan, maka sesungguhnya kita menolong generasi muda untuk mendapatkan pembelajaran, mendapatkan ilmu lebih baik. Karena dengan reaktivasi itu maka akan ada peluang anggaran untuk meng-upgrade kualitas gurunya,” kata Yomanius dikutip dari detikjabar, Selasa (15/7/26).

    Dia menambahkan tujuan utama usulan tersebut adalah meningkatkan kualitas lulusan SMA agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, sekolah memerlukan dukungan anggaran yang lebih memadai untuk meningkatkan mutu pembelajaran.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menegaskan pembahasan reaktivasi SPP masih berada pada tahap awal. “Masih menjadi pembahasan ya. Jadi nanti kita lihat seperti apa, apakah harapan-harapan yang lahir dari pembicaraan tersebut,” kata Purwanto, Selasa (15/7/26).

    Purwanto menegaskan usulan reaktivasi SPP belum menjadi keputusan resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pembahasan masih berlangsung dalam proses penyusunan perubahan Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

    Dedi Mulyadi Jawa Barat Pendidikan
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleAlasan Fábio Calonego Ogah Angkat Kaki dari Persija Jakarta
    Next Article Persib Bandung Tolak Loyo, Igor Tolic Genjot Latihan Taktikal Sampai Pemain Berkeringat Dingin
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027

    September 2, 2026

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    September 2, 2026

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    September 1, 2026

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    September 1, 2026

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    Agustus 31, 2026

    Orangutan Pingsan di Kebun Sawit Ketapang Akibat ASAP Karhutla, Tim Relawan Turun Tangan

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    By Bayu PratamaSeptember 2, 2026

    Rasional.co – Pagi, sore, hingga malam, Amat Surman kini memiliki kesibukan baru di rumahnya di…

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026

    Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027

    September 2, 2026
    Top Trending

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    By AlvaroSeptember 2, 2026

    TANGERANG, 1 September 2026 — Good Journey (GOJO) Indonesia resmi mengoperasikan layanan…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    By ADNAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Universitas Nasional (Unas) resmi meluncurkan Pusat Studi Gender dan Perlindungan Hak…

    Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun

    By MartinSeptember 1, 2026

    JAKARTA – Survei Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap sejumlah fungsi…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?