Jakarta – Persaingan sengit perebutan gelar juara Premier League antara Manchester City dan Arsenal kini memasuki fase krusial setelah legenda The Citizens, Sergio Aguero, melontarkan prediksi berani mengenai hasil akhir musim.
Aguero meyakini mantan timnya memiliki mentalitas baja untuk menyapu bersih seluruh poin tersisa guna menyalip posisi Meriam London di puncak klasemen.
Tekanan Psikologis di Puncak Klasemen
Kemenangan tipis City 2-1 atas Arsenal pada 19 April silam mengubah peta persaingan secara drastis. Hasil tersebut tidak hanya memangkas jarak poin, tetapi juga merusak kepercayaan diri skuad asuhan Mikel Arteta.
Saat ini, Arsenal memimpin dengan 73 poin dari 34 laga, namun City membayangi ketat dengan 70 poin dan masih mengantongi satu laga tabungan yang bisa menjadi penentu.
Aguero, sosok yang mencetak sejarah pada 2012, menilai aspek psikologis akan memegang peranan vital dalam sisa kompetisi.
Manchester City menghadapi jadwal padat sepanjang Mei, termasuk laga kontra Everton, Brentford, hingga Aston Villa di pekan terakhir. Di sisi lain, Arsenal masih harus melewati hadangan Fulham dan West Ham United dalam upaya mempertahankan posisi.
Keyakinan Aguero pada Skuad Guardiola
Pengalaman panjang di bawah arahan Pep Guardiola menjadi alasan utama Aguero menjagokan City. Ia melihat konsistensi tim asal Manchester tersebut sulit goyah di saat-saat paling menentukan.
“Saya rasa, Manchester City akan memenangkan semua pertandingan tersisa. Saya mengenal klub dan Pep, saya rasa City tidak akan kehilangan poin,” tegas Aguero dalam pernyataannya.
Legenda asal Argentina ini juga menambahkan bahwa para pemain City hanya fokus pada tugas sendiri sambil menunggu rival tergelincir.
“Dalam benak para pemain City, mereka tahu bahwa suatu saat Arsenal bisa kalah atau seri, dan itu sudah cukup – asalkan City memenangkan semuanya,” pungkasnya.

