Jakarta – Marc Guehi, bek tengah Manchester City, kini muncul sebagai kandidat kuat kapten Manchester City musim depan untuk menggantikan Bernardo Silva dan John Stones yang segera meninggalkan Stadion Etihad.
Memasuki pekan-pekan krusial musim 2025/26, diskusi di internal Manchester City mulai bergeser dari ambisi meraih treble domestik menuju suksesi kepemimpinan tim. Manajemen klub telah mengonfirmasi eksodus sejumlah pemain pilar.
Bernardo Silva dipastikan hengkang dengan status bebas transfer pada Juni mendatang, sementara bek veteran John Stones juga menyudahi pengabdian sepuluh tahunnya di Manchester.
Kondisi ruang ganti semakin mendesak untuk mencari sosok pemimpin baru menyusul masalah cedera yang terus menghantui Rodri. Situasi ini membuat Marc Guehi, yang baru bergabung pada bursa transfer Januari lalu, mendapat sorotan besar sebagai pewaris ban kapten untuk kampanye musim 2026/27.
Eks bek tengah Manchester City, Colin Hendry, memberikan pandangannya mengenai krisis kepemimpinan ini dalam wawancara bersama City Xtra. Hendry menilai Marc Guehi memiliki profil yang tepat untuk memimpin lini pertahanan sekaligus skuad secara keseluruhan.
“Marc Guehi di lini belakang mungkin juga bisa menjadi pilihan, tetapi ada dua atau tiga kandidat lainnya. Saya senang jika itu seorang gelandang atau bek,” ujar Hendry.
Tantangan Suksesi Kepemimpinan Etihad
Perubahan komposisi pemain senior memaksa manajer untuk mengevaluasi konsistensi pemain di lapangan. Meskipun Rodri menjadi kandidat utama secara hierarki, faktor kebugaran menjadi penghalang serius bagi gelandang asal Spanyol tersebut untuk mengemban tanggung jawab permanen.
Hendry menegaskan preferensinya terhadap pemain yang berada di jantung permainan ketimbang seorang penjaga gawang. Marc Guehi yang menunjukkan adaptasi cepat sejak Januari dianggap memenuhi kriteria sebagai pemain lapangan yang mampu mengorganisasi tim saat tekanan tinggi di Premier League.
“Saya kurang suka jika kiper menjadi kapten, itu hanya preferensi pribadi saya. Saya lebih menyukai pemain lapangan,” tegas Hendry.

