Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    September 2, 2026

    Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun

    September 1, 2026

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    September 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek
    • Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun
    • Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester
    • Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    • Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol
    • Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”
    • Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin
    • PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Rabu, September 2
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Rupiah Anjlok Rp17.500: Konflik Global Picu Kepanikan Pasar
    Ekonomi

    Rupiah Anjlok Rp17.500: Konflik Global Picu Kepanikan Pasar

    AconymousBy AconymousMei 12, 2026Updated:Mei 12, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    rupiah anjlok
    Foto: Unsplash
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Nilai tukar rupiah anjlok berada di bawah tekanan setelah menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat, Selasa(12/5/26). Pelemahan tersebut dipicu kombinasi sentimen global dan domestik yang membuat pasar keuangan semakin waspada.

    Mengacu data Bloomberg pukul 10.16 WIB, rupiah turun 99 poin atau 0,57 persen ke posisi Rp17.513 per dolar AS. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas pasar keuangan nasional.

    Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Dia bahkan memprediksi nilai tukar mata uang Garuda bisa menyentuh Rp17.550 per dolar AS pekan ini.

    “Angka Rp17.550 kemungkinan besar akan tercapai dalam minggu ini,” ujar Ibrahim.

    Dia menjelaskan pelemahan rupiah terpicu konflik geopolitik yang kembali memanas di Timur Tengah. Ketegangan terbaru muncul setelah Amerika Serikat menolak proposal Iran hasil mediasi Pakistan dan Qatar.

    Rupiah Anjlok Dipicu Konflik Global

    Ibrahim mengatakan situasi di Selat Hormuz kembali memanas akibat serangan kecil yang masih berlangsung. Kondisi itu mendorong indeks dolar AS menguat. Harga minyak mentah dunia ikut naik.

    “Nah, penolakan ini ya membuat ketegangan baru ya karena secara tak terduga pun juga serangan-serangan kecil masih terjadi di Selat Hormuz,” jelasnya.

    Dia menambahkan Amerika Serikat dan Iran masih saling melancarkan serangan di kawasan tersebut. Uni Emirat Arab juga terus melakukan serangan terhadap Iran, termasuk ke kilang minyak di Pulau Lavan pada awal April lalu.

    Menurut Ibrahim, kondisi tersebut membuat investor kembali mencari aset aman berbasis dolar AS. Dampaknya, tekanan terhadap mata uang negara berkembang termasuk rupiah semakin besar.

    Selain faktor global, Ibrahim menilai kondisi ekonomi domestik ikut memengaruhi pelemahan rupiah. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi kuartal pertama sebesar 5,61 persen belum mampu mengangkat nilai tukar secara signifikan.

    Rupiah Melemah, Pemerintah Intervensi Pasar

    Ibrahim menjelaskan bahwa konsumsi masyarakat dan belanja negara masih menyokong pertumbuhan ekonomi. Sementara kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi masih relatif kecil.

    Pasar juga sedang menunggu keputusan MSCI terkait peringkat saham Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Situasi tersebut membuat pelaku pasar semakin berhati-hati terhadap aset keuangan domestik.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan mulai mengaktifkan instrumen intervensi pasar obligasi mulai Rabu(13/5/26). Anjloknya rupiah hingga menembus Rp17.500 per dolar AS mendorong pemerintah untuk mengambil langkah tersebut.

    “Kita akan mulai membantu besok mungkin dengan masuk ke bond market. kita kan punya BSF tapi belum fund semuanya, kita aktifkan instrumen yang kita punya di sini. besok baru jalan,” ujar Purbaya.

    Pemerintah berharap langkah intervensi tersebut dapat meredam tekanan pasar dan menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.

    Dolar AS Ibrahim Assuaibi MSCI nilai tukar rupiah pasar obligasi Purbaya Yudhi Sadewa rupiah anjlok Selat Hormuz
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleUtang Pemerintah Indonesia Hampir Rp10K Triliun, Purbaya Tetap Tenang
    Next Article Figur Perempuan Muda Dorong Pergeseran Politik Nasional ke Arah Pemilih Generasi Baru
    Aconymous

    Related Posts

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    September 2, 2026

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    September 1, 2026

    Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!

    September 1, 2026

    Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol

    September 1, 2026

    Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”

    September 1, 2026

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    September 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    By AlvaroSeptember 2, 2026

    TANGERANG, 1 September 2026 — Good Journey (GOJO) Indonesia resmi mengoperasikan layanan transportasi darat di…

    Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun

    September 1, 2026

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    September 1, 2026
    Top Trending

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    By AlvaroSeptember 2, 2026

    TANGERANG, 1 September 2026 — Good Journey (GOJO) Indonesia resmi mengoperasikan layanan…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    By ADNAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Universitas Nasional (Unas) resmi meluncurkan Pusat Studi Gender dan Perlindungan Hak…

    Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun

    By MartinSeptember 1, 2026

    JAKARTA – Survei Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap sejumlah fungsi…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?