Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Viral Hair Croissant, MUI Tegaskan Tak Bisa Kantongi Sertifikasi Halal

    Juli 14, 2026

    Mitchell Baker Janji Berikan Kemampuan Terbaik Usai Resmi Jadi WNI

    Juli 14, 2026

    Mengingat Kembali Saat 700 Juta Pasang Mata Jadi Saksi Hidup Sundulan Maut Zinedine Zidane ke Marco Materazzi

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Viral Hair Croissant, MUI Tegaskan Tak Bisa Kantongi Sertifikasi Halal
    • Mitchell Baker Janji Berikan Kemampuan Terbaik Usai Resmi Jadi WNI
    • Mengingat Kembali Saat 700 Juta Pasang Mata Jadi Saksi Hidup Sundulan Maut Zinedine Zidane ke Marco Materazzi
    • VAR Selalu Sayang Argentina! Data SB Nation Bongkar Ketimpangan Statistik Keputusan Wasit Piala Dunia 2026
    • Resmi Jadi WNI, Bomber Garang Mitchell Baker Langsung Tebak Calon Kuat Juara Piala Dunia 2026
    • Ini Dia Lima Laga Ikonik Prancis vs Spanyol, Mana yang Paling Kamu Ingat?
    • Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Garang di MLS Siap Mengganas Bersama Skuad Garuda
    • Baru Latihan Sudah Dikepung Ribuan Bobotoh, Luka Menalo Langsung Kena Mental di Persib Bandung?
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, Juli 14
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Utang Pemerintah Indonesia Hampir Rp10K Triliun, Purbaya Tetap Tenang
    Ekonomi

    Utang Pemerintah Indonesia Hampir Rp10K Triliun, Purbaya Tetap Tenang

    AconymousBy AconymousMei 12, 2026Updated:Mei 12, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    utang pemerintah Indonesia
    Foto: Ilustrasi Ai
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Kondisi fiskal nasional kembali menjadi sorotan setelah utang pemerintah Indonesia mendekati Rp10 ribu triliun pada akhir Maret 2026. Meski angka utang terus meningkat, pemerintah memastikan posisi fiskal nasional masih berada dalam batas aman.

    Kementerian Keuangan mencatat total utang pemerintah mencapai Rp9.920,42 triliun hingga akhir Maret 2026. Nilai tersebut naik Rp282,52 triliun hanya dalam tiga bulan dibandingkan posisi akhir 2025.

    Kenaikan itu membuat rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto atau PDB naik menjadi 40,75 persen. Pemerintah menilai angka tersebut masih jauh di bawah batas maksimal 60 persen sesuai Undang-Undang Keuangan Negara.

    Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, mayoritas utang pemerintah Indonesia berasal dari Surat Berharga Negara atau SBN. Nilainya mencapai Rp8.652,89 triliun atau setara 87,22 persen dari total utang negara.

    Utang Pemerintah Indonesia Naik Tajam

    Kementerian Keuangan menyebut investor domestik masih menopang sebagian besar pembiayaan negara melalui pasar modal. Karena itu, pemerintah menganggap struktur pembiayaan Indonesia masih cukup terkendali dibandingkan ketergantungan terhadap lembaga keuangan internasional.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penambahan utang terjadi akibat perlambatan ekonomi global dan domestik sepanjang 2025. Pemerintah memilih kebijakan fiskal ekspansif untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

    “Penambahan utang ini adalah langkah sadar untuk menjaga stabilitas nasional. Kita tidak ingin ekonomi mengalami kontraksi dalam yang bisa memicu krisis besar seperti tahun 1998,” kata Purbaya dalam keterangan resminya, Selasa(12/5/26).

    “Lebih baik kita mengelola utang yang terukur daripada membiarkan rakyat jatuh ke jurang krisis,” sambung dia.

    Pemerintah juga menilai masih memiliki ruang fiskal untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026.

    Pengamat Soroti Beban Bunga Utang

    Meski demikian, sejumlah pengamat ekonomi meminta pemerintah tetap berhati-hati dalam mengelola fiskal negara. Mereka mengingatkan biaya bunga utang atau debt service ratio terus meningkat di tengah tekanan nilai tukar rupiah dan suku bunga global.

    Kondisi tersebut berpotensi menekan APBN apabila pengelolaan pembiayaan tidak berjalan cermat. Risiko lainnya ialah berkurangnya alokasi anggaran untuk sektor penting seperti pendidikan dan infrastruktur.

    Kementerian Keuangan memastikan tetap menjalankan konsolidasi fiskal secara bertahap sambil menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah tersebut dilakukan agar utang pemerintah Indonesia tidak membebani APBN dalam jangka panjang.

    APBN ekonomi Indonesia fiskal Indonesia Kementerian Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa rasio utang Surat Berharga Negara utang pemerintah Indonesia
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePesan Keras Purbaya: Pejabat Pajak Jangan Main Titipan
    Next Article Rupiah Anjlok Rp17.500: Konflik Global Picu Kepanikan Pasar
    Aconymous

    Related Posts

    Viral Hair Croissant, MUI Tegaskan Tak Bisa Kantongi Sertifikasi Halal

    Juli 14, 2026

    Ketua Yayasan Tarumanagara Soroti Pendidikan Integritas sebagai Fondasi Pencegahan Korupsi

    Juli 13, 2026

    ASN DKI Diizinkan Antar Anak Sekolah hingga Pukul 12.00 WIB

    Juli 13, 2026

    Prabowo Ultimatum Koruptor: Hentikan atau Kembalikan Kekayaan Rakyat

    Juli 13, 2026

    HUT ke-12 PKPI, UNTAR Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat Seminar Hukum Kepailitan Nasional

    Juli 12, 2026

    Bocah Ajaib Lamine Yamal Tantang Prancis Pulang Kampung Lebih Cepat

    Juli 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Viral Hair Croissant, MUI Tegaskan Tak Bisa Kantongi Sertifikasi Halal

    By MartinJuli 14, 2026

    JAKARTA – Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Ni’am Sholeh menegaskan Croissant Pattaya atau…

    Mitchell Baker Janji Berikan Kemampuan Terbaik Usai Resmi Jadi WNI

    Juli 14, 2026

    Mengingat Kembali Saat 700 Juta Pasang Mata Jadi Saksi Hidup Sundulan Maut Zinedine Zidane ke Marco Materazzi

    Juli 14, 2026
    Top Trending

    Ketua Yayasan Tarumanagara Soroti Pendidikan Integritas sebagai Fondasi Pencegahan Korupsi

    By MartinJuli 13, 2026

    JAKARTA – Ketua Yayasan Tarumanagara Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., menegaskan…

    Viral Hair Croissant, MUI Tegaskan Tak Bisa Kantongi Sertifikasi Halal

    By MartinJuli 14, 2026

    JAKARTA – Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Ni’am Sholeh menegaskan…

    Connie Rahakundini Soroti Birokrasi sebagai Akar Masalah Korupsi

    By MartinJuli 13, 2026

    JAKARTA – Akademisi dan pakar militer serta pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menilai…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?