Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    September 2, 2026

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150
    • Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru
    • Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa
    • Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027
    • GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek
    • Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun
    • Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester
    • Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Rabu, September 2
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Pajak Royalti Penulis Turun Jadi 1,5%, Purbaya: Agar Makin Banyak Orang Menulis
    Ekonomi

    Pajak Royalti Penulis Turun Jadi 1,5%, Purbaya: Agar Makin Banyak Orang Menulis

    MartinBy MartinMei 30, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Pajak Royalti Penulis
    Pemerintah memangkas pajak royalti penulis dari hingga 6 persen menjadi PPh Final 1,5 persen untuk mendorong produktivitas dan literasi nasional. (Foto: Unsplash)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Pemerintah resmi memangkas pajak royalti penulis dari yang sebelumnya dapat mencapai 6 persen menjadi PPh Final sebesar 1,5 persen. Kebijakan tersebut diharapkan mendorong lebih banyak masyarakat aktif menulis buku sekaligus memperkuat literasi nasional.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penurunan tarif tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan produktivitas penulis Indonesia, terutama di bidang ilmiah dan akademik.

    “Itu dari 6% jadi 1,5% final,” kata Purbaya di kawasan Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, pada Selasa lalu (26/5/26).

    Menurut dia, insentif tersebut merupakan realisasi janji kampanye Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Pemerintah ingin menciptakan iklim yang lebih mendukung bagi penulis untuk menghasilkan lebih banyak karya.

    Purbaya menjelaskan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan seluruh penulis buku di Indonesia. Syaratnya, buku yang diterbitkan harus memiliki International Standard Book Number (ISBN).

    Pemerintah juga berharap kebijakan ini dapat memperkuat ekosistem perbukuan nasional. Dengan bertambahnya karya yang diterbitkan, akses masyarakat terhadap bacaan berkualitas diharapkan semakin luas.

    • Baca juga: DJP Blokir 84 Rekening Penunggak Pajak, Tunggakan Tembus Rp330,6 Miliar

    Pajak Royalti Penulis untuk Tingkatkan Literasi

    Purbaya menilai jumlah penulis di Indonesia masih relatif terbatas, terutama pada bidang ilmu pengetahuan. Karena itu, pemerintah ingin mendorong lebih banyak masyarakat membagikan pengetahuan dan keahliannya melalui buku.

    “Karena katanya penulis di sini jumlahnya sedikit. Apalagi penulis-penulis ilmiah gitu. Jadi ini mendorong supaya orang-orang yang punya kemampuan, keahlian, mau nulis buku,” ujarnya.

    Menurut dia, semakin banyak buku yang diterbitkan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kehadiran karya-karya baru dapat memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

    Purbaya menegaskan buku memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperkaya perspektif masyarakat terhadap berbagai persoalan.

    “Kan lebih mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satunya dari situ. Orang banyak nulis Bahasa Indonesia dan yang baca makin banyak juga,” katanya.

    Janji Kampanye Prabowo Segera Direalisasikan

    Purbaya menegaskan tujuan utama kebijakan tersebut adalah membuat penulis Indonesia lebih produktif tanpa terbebani tarif pajak yang lebih tinggi.

    “Pokoknya supaya penulis Indonesia lebih aktif menulis. Karena bayar pajaknya lebih rendah,” tegasnya.

    Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah sebagai dasar pelaksanaan kebijakan tersebut.

    Menurut Airlangga, percepatan implementasi dilakukan karena program tersebut merupakan salah satu komitmen yang pernah disampaikan Presiden Prabowo kepada masyarakat.

    Dengan pemberlakuan pajak royalti penulis yang lebih rendah, pemerintah berharap jumlah penulis dan karya terbitan nasional terus bertambah sehingga dapat memperkuat budaya literasi, meningkatkan minat baca, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang.

    Airlangga Hartarto Pajak Royalti Penulis penulis Indonesia PPh Final Prabowo Subianto Purbaya Yudhi Sadewa royalti buku
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMUI Desak Konsolidasi Global untuk Palestina, Sekaligus Apresiasi Kepulangan 9 WNI
    Next Article Asisten Pribadi YouTuber Diperiksa Bareskrim, Beli 20 Tabung Gas Tawa Whip Pink
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    September 2, 2026

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026

    Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027

    September 2, 2026

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    September 2, 2026

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    September 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    By MartinSeptember 2, 2026

    JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax Green 95…

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026
    Top Trending

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    By AlvaroSeptember 2, 2026

    TANGERANG, 1 September 2026 — Good Journey (GOJO) Indonesia resmi mengoperasikan layanan…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    By ADNAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Universitas Nasional (Unas) resmi meluncurkan Pusat Studi Gender dan Perlindungan Hak…

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    By Bayu PratamaSeptember 2, 2026

    Rasional.co – Pagi, sore, hingga malam, Amat Surman kini memiliki kesibukan baru…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?