JAKARTA – Sekitar 50 ribu buruh dari berbagai daerah menggelar aksi di Jakarta, Kamis (24/9/2026), untuk mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan yang disebut pemerintah telah memasuki tahap akhir sebelum pengesahan.
Aksi yang digelar Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) itu menjadi momentum penyampaian 11 tuntutan buruh kepada pemerintah dan DPR. Sebelum aksi, perwakilan buruh juga menyerahkan petisi kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman.
Koordinator Aksi KBPBI Sunarno mengatakan aksi nasional di Jakarta dilakukan karena masih terdapat sejumlah poin krusial yang belum diakomodasi pemerintah dan DPR.
“Hari ini kawan-kawan baru pertama kali untuk aksi di Jakarta secara nasional setelah sebelumnya kami melakukan aksi tanggal 10 September di berbagai daerah di Indonesia,” kata Sunarno kepada media.
Menurut Sunarno, aksi tersebut juga berkaitan dengan informasi mengenai rencana pengesahan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan pada awal Oktober. Karena itu, buruh menjadikan aksi Jakarta sebagai peneguhan sikap terhadap substansi aturan yang sedang dibahas.
“Karena kami juga mendapatkan informasi bahwa akan ada pengesahan kira-kira di tanggal itu, di awal Oktober. Aksi ini penting sebagai peneguhan sikap kami dari serikat buruh-serikat buruh,” ujar Sunarno.
Sementara itu, Kepala KSP Dudung Abdurachman mengatakan pemerintah telah menerima aspirasi buruh dan akan meneruskannya kepada kementerian, lembaga, serta DPR. Dia menyebut pemerintah tetap membuka ruang dialog dengan kelompok buruh.
“KSP akan melakukan koordinasi agar aspirasi ini sampai kepada kementerian, lembaga, dan para pemangku kepentingan yang berwenang, terutama ke DPR RI ya Pak ya, karena ini sudah digodok di DPR RI, tinggal menunggu ketok palu pengesahan,” kata Dudung di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Trending
- Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital
- Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya
- Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice
- Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan
- Sistem Royalti Musik Digital Tak Semanis Dulu, Ini Alasan Maia Estianty Ogah Rilis Lagu
- Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!
- Jadwal Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya: Kontingen Indonesia Bidik Emas Pertama Hari Ini!
- Penampilan Kangen Band di Synchronize Fest 2026: Nostalgia, Tangis Haru, dan Janji Batal Bubar!

