Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital

    Oktober 19, 2026

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Oktober 19, 2026

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital
    • Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya
    • Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice
    • Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan
    • Sistem Royalti Musik Digital Tak Semanis Dulu, Ini Alasan Maia Estianty Ogah Rilis Lagu
    • Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!
    • Jadwal Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya: Kontingen Indonesia Bidik Emas Pertama Hari Ini!
    • Penampilan Kangen Band di Synchronize Fest 2026: Nostalgia, Tangis Haru, dan Janji Batal Bubar!
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Senin, Oktober 19
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Ekonomi»BI Pertahankan BI-Rate 5,75%, Fokus Jaga Rupiah
    Ekonomi

    BI Pertahankan BI-Rate 5,75%, Fokus Jaga Rupiah

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaSeptember 24, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    RDG Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%. (Foto: BI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    Jakarta, Rasional.co – Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75% di tengah tekanan pasar keuangan global yang masih tinggi. Kebijakan tersebut terutama diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran.

    Keputusan itu diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 22-23 September 2026. Suku bunga Deposit Facility juga dipertahankan sebesar 4,75% dan Lending Facility sebesar 6,50%.

    “Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 22 dan 23 September 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%,” ujar Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti dalam konferensi pers virtual, Rabu (23/9/2026).

    Tekanan terhadap rupiah tidak terlepas dari kondisi ekonomi dan pasar keuangan global. Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat dan mendorong harga minyak yang sempat menyentuh USD132 per barel sebelum turun ke bawah USD100 pada 22 September.

    Baca Juga :  Rupiah Menguat dan Inflasi Turun, Mengapa BI Tahan Bunga Tetap 5,75%?

    Di saat yang sama, pertumbuhan ekonomi global 2026 diprakirakan masih lemah, sekitar 3%, dengan tekanan inflasi meningkat menjadi sekitar 4,6%. Kebijakan moneter global juga cenderung lebih ketat, termasuk suku bunga Amerika Serikat yang berada pada kisaran 3,75%-4%.

    Kondisi tersebut membuat dolar AS tetap kuat terhadap berbagai mata uang, sementara minat investor global terhadap investasi portofolio di negara berkembang tertahan. Situasi ini turut meningkatkan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

    Pada 22 September 2026, rupiah berada di level Rp17.855 per dolar AS, melemah 0,78% dibandingkan posisi akhir Agustus. Meski demikian, Bank Indonesia menyatakan akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas rupiah.

    Baca Juga :  MK Buka Jalan Agar Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

    Bank Indonesia antara lain memperkuat intervensi valuta asing melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri serta transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik.

    BI juga memperluas insentif untuk menarik aliran modal asing sekaligus menjaga kecukupan likuiditas rupiah. Insentif tersebut mencakup transaksi yang berkaitan dengan investasi portofolio, pinjaman luar negeri perbankan, dan investasi langsung asing.

    Selain menjaga rupiah, kebijakan BI juga diarahkan untuk memastikan inflasi tetap terkendali. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2026 tercatat 3,19% secara tahunan, meningkat dari 2,88% pada bulan sebelumnya.

    Kenaikan terutama dipengaruhi inflasi volatile food yang mencapai 4,06%, antara lain akibat kenaikan harga daging ayam ras, cabai rawit, dan beras. Sementara itu, inflasi inti tetap terjaga pada 2,92%.

    Baca Juga :  Polri Bongkar Korupsi BBM Rp486 Miliar, Empat Orang Jadi Tersangka

    Bank Indonesia menargetkan inflasi tetap berada dalam sasaran 2,5% plus minus 1% pada 2026 dan 2027. Untuk mencapai sasaran tersebut, BI akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan sinergi dengan pemerintah.

    Di tengah tekanan eksternal, perekonomian domestik masih menunjukkan ketahanan. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada dalam kisaran 4,9% hingga 5,7%.

    Dari sisi cadangan devisa, posisi Indonesia pada akhir Agustus 2026 tercatat USD146,5 miliar, setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor. Posisi tersebut dinilai tetap mendukung ketahanan eksternal Indonesia di tengah ketidakpastian global.

    Ke depan, Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan instrumen moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi, sembari mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

    Tampilan penuh:12
    Bank Indonesia BI BI Rate Destry Damayanti moneter Suku Bunga
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePresiden Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren, Tak Lagi di Bawah Pendis
    Next Article Jelang Ketok Palu RUU Ketenagakerjaan, 50 Ribu Buruh Geruduk Jakarta

    Berita Terkait

    Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital

    Oktober 19, 2026

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Oktober 19, 2026

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice

    Oktober 19, 2026

    Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan

    Oktober 19, 2026

    Waduh! Harga Ayam Rp20.000 di Peternak, Rp45.000 di Konsumen, Mentan Amran Periksa Rantai Pasok

    Oktober 18, 2026

    Alhamdulillah! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Tapi …

    Oktober 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital

    Bayu PratamaOktober 19, 2026

    Jakarta, Rasional.co – BUMN telekomunikasi, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menegaskan penguatan kedaulatan digital Indonesia…

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Oktober 19, 2026

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice

    Oktober 19, 2026
    Top Trending

    Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!

    AyuOktober 19, 2026

    JAKARTA – Mencari hasil Real Madrid vs Sevilla pada lanjutan pekan kesembilan…

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Bayu PratamaOktober 19, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran…

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice

    Bayu PratamaOktober 19, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu jarak…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?