JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyoroti hasil transisi peserta MagangHub menuju dunia kerja setelah evaluasi batch sebelumnya mencatat sekitar 20–30 persen peserta belum memperoleh tawaran pekerjaan. Catatan tersebut disampaikan di tengah dimulainya program pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi angkatan kedua batch kedua.
Evaluasi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena program MagangHub tidak hanya diarahkan untuk memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membuka peluang peserta direkrut perusahaan setelah menyelesaikan masa magang. Program angkatan kedua batch kedua diikuti 40.962 peserta yang lolos dari sekitar 350 ribu pendaftar memenuhi syarat.
“Ada sekitar 20-30 persen hasil evaluasi sampai akhir magang mereka mengatakan tidak mendapatkan offering sama sekali. Ini yang tentu kita berharap jangan angkanya terlalu besar,” kata Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Rabu (23/9/26).
Data tersebut menunjukkan adanya hasil evaluasi yang perlu diperhatikan pemerintah setelah peserta menyelesaikan program magang. Namun, persentase itu belum menjelaskan secara rinci jumlah peserta yang kemudian memperoleh pekerjaan melalui jalur lain atau alasan perusahaan tidak memberikan tawaran kerja.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Darmawansyah mengatakan persaingan dalam program pemagangan angkatan kedua cukup ketat. Sebanyak 40.962 peserta dinyatakan lolos dari sekitar 350 ribu pendaftar yang memenuhi syarat.
Darmawansyah berharap perusahaan tempat peserta magang dapat mempertimbangkan perekrutan setelah masa pemagangan berakhir. “Kami sangat berharap bagi Bapak Ibu yang di perusahaan ini bisa melakukan seleksi kepada adik-adik kita peserta magang dan nanti diharapkan setelah mereka selesai program magang 6 bulan maka mereka bisa direkrut dan bekerja di perusahaan Bapak Ibu yang menjadi tempat pelaksanaan program magang tersebut,” ujarnya.
Pemerintah sebelumnya melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan batch pemagangan untuk memperbaiki mekanisme program. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya Kemnaker meningkatkan pelaksanaan pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi.
Dalam pelaksanaan program, Kemnaker memberikan orientasi kepada peserta magang, mentor, dan operator perusahaan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan pemagangan sesuai ketentuan yang ditetapkan.
Program MagangHub angkatan kedua batch kedua resmi dimulai pada Rabu (23/9/26). Sebanyak 40.962 peserta yang lolos seleksi mengikuti program yang ditujukan untuk memberikan pengalaman kerja kepada lulusan perguruan tinggi.
Pemerintah berharap pelaksanaan pemagangan dapat menjadi jembatan bagi peserta menuju pekerjaan tetap di perusahaan tempat mereka menjalani program. Evaluasi hasil magang dan peluang perekrutan menjadi bagian penting dalam melihat keberlanjutan manfaat program bagi peserta.

