BMKG Minta Antisipasi Kekeringan hingga Banjir
BMKG meminta pemerintah dan masyarakat melakukan langkah antisipatif menghadapi periode kering yang masih panjang.
Untuk sektor pangan, BMKG merekomendasikan pengaturan jadwal tanam, penggunaan varietas tanaman dengan siklus lebih pendek, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman.
Penghematan penggunaan air juga diperlukan, termasuk meningkatkan kapasitas tampung air di tingkat rumah tangga serta mengatur inflow, elevasi waduk, dan pelepasan air secara proporsional untuk operasional pembangkit listrik tenaga air.
Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan juga diminta mengidentifikasi potensi cekungan air tanah dan lokasi sumur bor serta mengoptimalkan pengelolaan drainase dan konservasi air.
BMKG mengingatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan, terutama pada September hingga Oktober. Pada saat yang sama, kesiapan menghadapi banjir dan longsor perlu diperkuat ketika musim hujan mulai datang dan mencapai puncaknya.
BMKG juga meminta seluruh pemangku kepentingan menggunakan Prediksi Musim Hujan 2026/2027 sebagai acuan Peringatan Dini atau Early Warning untuk merancang dan menjalankan Aksi Dini atau Early Action.

