Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    Juni 26, 2026

    Luis Enrique Minta Manajemen PSG Kuras Kas Demi Datangkan Michael Olise

    Juni 25, 2026

    Haiti Diacak-acak, Achraf Hakimi Malah Kebelet Pengen Ketemu Belanda di Piala Dunia 2026

    Juni 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun
    • Luis Enrique Minta Manajemen PSG Kuras Kas Demi Datangkan Michael Olise
    • Haiti Diacak-acak, Achraf Hakimi Malah Kebelet Pengen Ketemu Belanda di Piala Dunia 2026
    • Akhir Sayembara Rp 250 Juta, Dedi Mulyadi Berikan Dana ke Korban
    • Neymar Mewek di Piala Dunia 2026 Usai Brasil Bantai Skotlandia, Air Mata Buaya atau Tulus?
    • Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Malah Ngaku Bukan ‘Penemu’ Bakatnya
    • Panas! Deddy Sitorus Tak Goyah, Sebut Pernyataan AHY Hasutan
    • Ketum Partai Tak Bisa Seumur Hidup? Enam Mahasiswa Gugat UU Parpol ke MK
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Jumat, Juni 26
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » IHSG Berpotensi Melemah di Awal Pekan
    Ekonomi

    IHSG Berpotensi Melemah di Awal Pekan

    MartinBy MartinMei 3, 2026Updated:Mei 3, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    IHSG
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – IHSG berpotensi kembali melemah pada perdagangan Senin(4/5/26) di tengah tekanan eksternal dan domestik. IHSG sebelumnya terkoreksi 2,03% ke level 6.956,80 pada penutupan Kamis(30/4/26).

    Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memprediksi ihsg bergerak sideways dengan kecenderungan turun. Risiko pelemahan masih terbuka selama stabilisasi nilai tukar dan tensi geopolitik belum menunjukkan perbaikan signifikan.

    Tekanan Global dan Rupiah

    Reza menyebut penguatan dolar Amerika Serikat, kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah, serta dinamika arus dana global menjadi faktor utama yang memengaruhi arah ihsg dalam jangka pendek.

    “Secara keseluruhan, pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan masih menjadi variabel paling dominan dalam menentukan arah IHSG dalam jangka pendek,” ujar dia, Jumat(1/5/26).

    Dari dalam negeri, tren depresiasi rupiah meningkatkan tekanan terhadap pasar karena mendorong capital outflow. Kondisi ini juga memperbesar persepsi risiko investor global terhadap aset domestik.

    Pelaku pasar turut mencermati sejumlah rilis data ekonomi penting, seperti S&P Manufacturing PMI, neraca perdagangan, inflasi, serta pertumbuhan ekonomi. Data tersebut menjadi indikator arah kebijakan sekaligus mencerminkan stabilitas makroekonomi nasional.

    Rekomendasi Saham IHSG

    Sentimen dari laporan kinerja emiten dan pembagian dividen dinilai hanya memberi dorongan terbatas bagi ihsg. Faktor tersebut belum cukup kuat untuk menopang tren penguatan secara berkelanjutan dalam waktu dekat.

    Secara teknikal, pergerakan indeks diperkirakan berada pada kisaran support 6.920—7.000 dan resistance 7.100—7.160. Level ini menjadi acuan penting bagi investor dalam menentukan strategi perdagangan jangka pendek.

    Reza merekomendasikan beberapa saham untuk dicermati, antara lain BNBR dengan kisaran beli Rp208—Rp215 dan target Rp224—Rp232. Selain itu, ITMG direkomendasikan trading buy di Rp26.175—Rp26.650 dengan target Rp27.025—Rp27.625, serta ADRO trading buy di Rp2.480—Rp2.520 dengan target Rp2.560—Rp2.620.

    Sementara itu, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai ihsg masih berada dalam fase downtrend dengan tekanan jual yang cukup tinggi. Dia memproyeksikan area support berada di level 6.838 dan resistance di level 7.022.

    “Kami mencermati IHSG masih rawan didominasi oleh tekanan jual, di mana akan ada rilis data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia,” kata dia, Kamis(30/4/26).

    Dia menambahkan investor dapat mencermati saham MAPI dengan target Rp1.345—Rp1.410, ANTM dengan target Rp3.910—Rp4.130, serta DEWA dengan target Rp545—Rp595 sebagai alternatif pilihan di tengah dinamika pasar.

    ADRO ANTM BNBR Bursa Efek Indonesia DEWA Ekonomi Global IHSG ITMG MAPI Pasar Saham Rekomendasi Saham Rupiah Saham Indonesia
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTrio Macan Gen Z Rilis Lagu Minggir-Minggir dengan Personel Baru, Siap Guncang Panggung Dangdut Koplo
    Next Article Inflasi April 2026 Naik Dipicu BBM dan Harga Pangan
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    Juni 26, 2026

    Skema Bagi Hasil Grab Indonesia 8 Persen Resmi Meluncur Mulai 1 Juli

    Juni 24, 2026

    Pelaku Usaha Marketplace Wajib Punya BPJS untuk Masuk Ekosistem Digital

    Juni 24, 2026

    Prabowo Setujui KPR Subsidi 40 Tahun, Bunga Tetap 5 Persen

    Juni 24, 2026

    Kejagung Selamatkan Rp379 Triliun, Denda Rp40,3 Triliun Masih Diburu

    Juni 24, 2026

    Petani-Nelayan Disebut Pahlawan Pangan, AYP Apresiasi Dukungan Prabowo

    Juni 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    By AINJuni 26, 2026

    Jakarta – Harga emas Antam mengalami koreksi dalam beberapa pekan terakhir setelah sempat mencetak rekor tertinggi…

    Luis Enrique Minta Manajemen PSG Kuras Kas Demi Datangkan Michael Olise

    Juni 25, 2026

    Haiti Diacak-acak, Achraf Hakimi Malah Kebelet Pengen Ketemu Belanda di Piala Dunia 2026

    Juni 25, 2026
    Top Trending

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    By AINJuni 26, 2026

    Jakarta – Harga emas Antam mengalami koreksi dalam beberapa pekan terakhir setelah sempat…

    PENAS XVII Jadi Magnet Nasional, Rachmat Gobel Yakin Indonesia Bisa Kurangi Impor Pangan

    By MartinJuni 25, 2026

    GORONTALO – Anggota DPR RI Rachmat Gobel menilai PENAS XVII 2026 di…

    Petani-Nelayan Disebut Pahlawan Pangan, AYP Apresiasi Dukungan Prabowo

    By MartinJuni 24, 2026

    GORONTALO – Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari (AYP) mengapresiasi pernyataan…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?