Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Rem Royalti Tambang: Bahlil Tunda Aturan Baru

    Mei 11, 2026

    Jalur Gelap 1.494 Motor Curian: Dari Jaksel Menuju Afrika

    Mei 11, 2026

    Mahfud MD Soroti 17 Juta Suara Hilang, GKSR Dorong RUU Pemilu Segera Rampung

    Mei 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Rem Royalti Tambang: Bahlil Tunda Aturan Baru
    • Jalur Gelap 1.494 Motor Curian: Dari Jaksel Menuju Afrika
    • Mahfud MD Soroti 17 Juta Suara Hilang, GKSR Dorong RUU Pemilu Segera Rampung
    • Tren Positif Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Triwulan I Tahun 2026
    • Stop Impor? Prabowo Klaim RI Segera Swasembada BBM
    • Dilarang Nonton “Pesta Babi”: Ketika Film Papua Dianggap Ancaman
    • Jelang Usia DKI ke-499, Pramono Pimpin Deklarasi Pilah Sampah
    • Sayonara Bantargebang: Warga DKI Belajar Pilah Sampah di Rumah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, Mei 12
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Ekonomi

    Temuan Gas Raksasa Disorot Media Asing, Indonesia Dorong Ketahanan Energi

    Rangga YulianarkoBy Rangga YulianarkoApril 21, 2026Updated:April 22, 20261 Komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Ilustrasi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA, Rasional.co – Penemuan cadangan gas dalam skala besar di Indonesia kembali menempatkan sektor energi nasional dalam sorotan global. Di tengah tekanan harga energi dunia dan ketidakpastian pasokan akibat konflik geopolitik, temuan ini dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan impor.

    Sorotan tersebut muncul setelah perusahaan energi asal Italia, Eni, mengumumkan temuan gas alam berukuran besar di lepas pantai Kalimantan Timur. Kantor berita AFP dalam laporannya bertajuk “Major Indonesian natural gas find announced” menekankan potensi signifikan temuan tersebut bagi pasar energi global.

    Berdasarkan pernyataan resmi perusahaan, cadangan gas tersebut berada sekitar 70 kilometer dari pesisir Kalimantan Timur, dengan estimasi mencapai 5 triliun kaki kubik gas serta 300 juta barel kondensat. Volume ini dinilai membuka peluang pasokan baru, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.

    AFP juga mencatat pernyataan perusahaan yang menyebut temuan ini akan “membuka volume baru yang signifikan untuk pasar domestik dan internasional,” sekaligus mendapat respons positif dari pemerintah Indonesia.

    Produksi Gas dan Kondensat Diproyeksikan Meningkat Tajam

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan skala temuan tersebut sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

    “Ini adalah penemuan raksasa. Selain gas, pada 2028 kita juga akan memproduksi sekitar 90.000 barel kondensat. Dan pada 2029-2030 jumlah itu bisa meningkat lebih lanjut menjadi 150.000 barel,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadia pada laman itu.

    Dia menilai temuan ini memperkuat peluang Indonesia dalam mengoptimalkan sumber daya migas sebagai bagian dari strategi ketahanan energi nasional.

    “Temuan ini membuktikan bahwa Indonesia masih memiliki peluang signifikan untuk mengoptimalkan potensi minyak dan gasnya sebagai pilar keamanan energi nasional dan upaya mencapai swasembada energi,” tambah dia.

    Produksi gas Eni di Indonesia diproyeksikan meningkat signifikan dari sekitar 600–700 MMSCFD saat ini menjadi 2.000 MMSCFD pada 2028, bahkan mencapai 3.000 MMSCFD dalam dua tahun berikutnya. Kenaikan produksi kondensat juga dinilai berpotensi menekan impor minyak dalam jangka menengah.

    Geopolitik Energi dan Strategi Pemerintah

    Sorotan media asing turut mengaitkan temuan ini dengan kondisi energi global yang masih bergejolak, terutama akibat konflik di kawasan Timur Tengah. Harga minyak dunia yang berada di kisaran US$100 per barel menciptakan tekanan terhadap asumsi makro APBN Indonesia yang berada di level US$70 per barel.

    Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperkuat strategi diversifikasi dan pengamanan pasokan energi. Presiden Prabowo Subianto disebut aktif menjajaki kerja sama energi jangka panjang dengan sejumlah negara.

    Dalam kunjungan ke Moskow, Prabowo bertemu Presiden Vladimir Putin untuk membahas potensi pengadaan energi, termasuk minyak.

    “Tidak ada angka spesifik yang kami miliki, tetapi ini akan menjadi jangka panjang untuk keamanan energi,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Achmad Mulachela.

    Mengacu pada data International Energy Agency, gas alam menyumbang 15,6% pasokan energi Indonesia dan 12,9% pembangkit listrik pada 2023. Dengan tambahan cadangan baru, Indonesia dinilai memiliki peluang memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan posisi dalam rantai pasok energi global.

    Temuan ini sekaligus menegaskan bahwa sektor migas masih menjadi instrumen strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika energi global.

    Eni indonesia Gas alam indonesia Harga minyak dunia Ketahanan energi Temuan gas indonesia
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKartini dan Kepemimpinan Perempuan, Dari Simbol Emansipasi ke Arah Kebijakan
    Next Article Pengesahan UU PPRT Disambut Haru, Perjuangan 22 Tahun Berbuah Regulasi
    Rangga Yulianarko
    • Website

    Related Posts

    Rem Royalti Tambang: Bahlil Tunda Aturan Baru

    Mei 11, 2026

    Jalur Gelap 1.494 Motor Curian: Dari Jaksel Menuju Afrika

    Mei 11, 2026

    Mahfud MD Soroti 17 Juta Suara Hilang, GKSR Dorong RUU Pemilu Segera Rampung

    Mei 11, 2026

    Tren Positif Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Triwulan I Tahun 2026

    Mei 11, 2026

    Stop Impor? Prabowo Klaim RI Segera Swasembada BBM

    Mei 10, 2026

    Dilarang Nonton “Pesta Babi”: Ketika Film Papua Dianggap Ancaman

    Mei 10, 2026
    View 1 Comment

    1 Komentar

    1. Pingback: IHSG Berpotensi Melemah di Awal Pekan - rasional.co

    Leave A Reply Cancel Reply

    BERITA TERKINI

    Rem Royalti Tambang: Bahlil Tunda Aturan Baru

    By Rangga YulianarkoMei 11, 2026

    JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunda penerapan royalti tambang untuk sejumlah komoditas…

    Jalur Gelap 1.494 Motor Curian: Dari Jaksel Menuju Afrika

    Mei 11, 2026

    Mahfud MD Soroti 17 Juta Suara Hilang, GKSR Dorong RUU Pemilu Segera Rampung

    Mei 11, 2026
    Top Trending

    FISIP Unas Gelar Seminar Komunikasi untuk Cetak Mahasiswa Inspiratif

    By AndrianJanuari 13, 2026

    Jakarta – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nasional (Unas)…

    Rem Royalti Tambang: Bahlil Tunda Aturan Baru

    By Rangga YulianarkoMei 11, 2026

    JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunda penerapan royalti tambang…

    Jalur Gelap 1.494 Motor Curian: Dari Jaksel Menuju Afrika

    By Rangga YulianarkoMei 11, 2026

    JAKARTA – Polda Metro Jaya membongkar gudang motor curian di kawasan Kebayoran…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?