Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    Juni 26, 2026

    Luis Enrique Minta Manajemen PSG Kuras Kas Demi Datangkan Michael Olise

    Juni 25, 2026

    Haiti Diacak-acak, Achraf Hakimi Malah Kebelet Pengen Ketemu Belanda di Piala Dunia 2026

    Juni 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun
    • Luis Enrique Minta Manajemen PSG Kuras Kas Demi Datangkan Michael Olise
    • Haiti Diacak-acak, Achraf Hakimi Malah Kebelet Pengen Ketemu Belanda di Piala Dunia 2026
    • Akhir Sayembara Rp 250 Juta, Dedi Mulyadi Berikan Dana ke Korban
    • Neymar Mewek di Piala Dunia 2026 Usai Brasil Bantai Skotlandia, Air Mata Buaya atau Tulus?
    • Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Malah Ngaku Bukan ‘Penemu’ Bakatnya
    • Panas! Deddy Sitorus Tak Goyah, Sebut Pernyataan AHY Hasutan
    • Ketum Partai Tak Bisa Seumur Hidup? Enam Mahasiswa Gugat UU Parpol ke MK
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Jumat, Juni 26
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Temuan Gas Raksasa Disorot Media Asing, Indonesia Dorong Ketahanan Energi
    Ekonomi

    Temuan Gas Raksasa Disorot Media Asing, Indonesia Dorong Ketahanan Energi

    MartinBy MartinApril 21, 2026Updated:April 22, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Ilustrasi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA, Rasional.co – Penemuan cadangan gas dalam skala besar di Indonesia kembali menempatkan sektor energi nasional dalam sorotan global. Di tengah tekanan harga energi dunia dan ketidakpastian pasokan akibat konflik geopolitik, temuan ini dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan impor.

    Sorotan tersebut muncul setelah perusahaan energi asal Italia, Eni, mengumumkan temuan gas alam berukuran besar di lepas pantai Kalimantan Timur. Kantor berita AFP dalam laporannya bertajuk “Major Indonesian natural gas find announced” menekankan potensi signifikan temuan tersebut bagi pasar energi global.

    Berdasarkan pernyataan resmi perusahaan, cadangan gas tersebut berada sekitar 70 kilometer dari pesisir Kalimantan Timur, dengan estimasi mencapai 5 triliun kaki kubik gas serta 300 juta barel kondensat. Volume ini dinilai membuka peluang pasokan baru, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.

    AFP juga mencatat pernyataan perusahaan yang menyebut temuan ini akan “membuka volume baru yang signifikan untuk pasar domestik dan internasional,” sekaligus mendapat respons positif dari pemerintah Indonesia.

    Produksi Gas dan Kondensat Diproyeksikan Meningkat Tajam

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan skala temuan tersebut sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

    “Ini adalah penemuan raksasa. Selain gas, pada 2028 kita juga akan memproduksi sekitar 90.000 barel kondensat. Dan pada 2029-2030 jumlah itu bisa meningkat lebih lanjut menjadi 150.000 barel,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadia pada laman itu.

    Dia menilai temuan ini memperkuat peluang Indonesia dalam mengoptimalkan sumber daya migas sebagai bagian dari strategi ketahanan energi nasional.

    “Temuan ini membuktikan bahwa Indonesia masih memiliki peluang signifikan untuk mengoptimalkan potensi minyak dan gasnya sebagai pilar keamanan energi nasional dan upaya mencapai swasembada energi,” tambah dia.

    Produksi gas Eni di Indonesia diproyeksikan meningkat signifikan dari sekitar 600–700 MMSCFD saat ini menjadi 2.000 MMSCFD pada 2028, bahkan mencapai 3.000 MMSCFD dalam dua tahun berikutnya. Kenaikan produksi kondensat juga dinilai berpotensi menekan impor minyak dalam jangka menengah.

    Geopolitik Energi dan Strategi Pemerintah

    Sorotan media asing turut mengaitkan temuan ini dengan kondisi energi global yang masih bergejolak, terutama akibat konflik di kawasan Timur Tengah. Harga minyak dunia yang berada di kisaran US$100 per barel menciptakan tekanan terhadap asumsi makro APBN Indonesia yang berada di level US$70 per barel.

    Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperkuat strategi diversifikasi dan pengamanan pasokan energi. Presiden Prabowo Subianto disebut aktif menjajaki kerja sama energi jangka panjang dengan sejumlah negara.

    Dalam kunjungan ke Moskow, Prabowo bertemu Presiden Vladimir Putin untuk membahas potensi pengadaan energi, termasuk minyak.

    “Tidak ada angka spesifik yang kami miliki, tetapi ini akan menjadi jangka panjang untuk keamanan energi,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Achmad Mulachela.

    Mengacu pada data International Energy Agency, gas alam menyumbang 15,6% pasokan energi Indonesia dan 12,9% pembangkit listrik pada 2023. Dengan tambahan cadangan baru, Indonesia dinilai memiliki peluang memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan posisi dalam rantai pasok energi global.

    Temuan ini sekaligus menegaskan bahwa sektor migas masih menjadi instrumen strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika energi global.

    Eni indonesia Gas alam indonesia Harga minyak dunia Ketahanan energi Temuan gas indonesia
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKartini dan Kepemimpinan Perempuan, Dari Simbol Emansipasi ke Arah Kebijakan
    Next Article Pengesahan UU PPRT Disambut Haru, Perjuangan 22 Tahun Berbuah Regulasi
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    Juni 26, 2026

    Akhir Sayembara Rp 250 Juta, Dedi Mulyadi Berikan Dana ke Korban

    Juni 25, 2026

    Panas! Deddy Sitorus Tak Goyah, Sebut Pernyataan AHY Hasutan

    Juni 25, 2026

    Ketum Partai Tak Bisa Seumur Hidup? Enam Mahasiswa Gugat UU Parpol ke MK

    Juni 25, 2026

    45 Organisasi Sipil Tolak Revisi UU HAM, Khawatir Jadi Karpet Merah Kementerian HAM

    Juni 25, 2026

    Besok ke Lampung, Jokowi Awali Agenda Keliling Indonesia Tiga Hari

    Juni 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    By AINJuni 26, 2026

    Jakarta – Harga emas Antam mengalami koreksi dalam beberapa pekan terakhir setelah sempat mencetak rekor tertinggi…

    Luis Enrique Minta Manajemen PSG Kuras Kas Demi Datangkan Michael Olise

    Juni 25, 2026

    Haiti Diacak-acak, Achraf Hakimi Malah Kebelet Pengen Ketemu Belanda di Piala Dunia 2026

    Juni 25, 2026
    Top Trending

    Harga Emas Turun dari Puncaknya, Tapi Masih Naik 245 Persen dalam Enam Tahun

    By AINJuni 26, 2026

    Jakarta – Harga emas Antam mengalami koreksi dalam beberapa pekan terakhir setelah sempat…

    PENAS XVII Jadi Magnet Nasional, Rachmat Gobel Yakin Indonesia Bisa Kurangi Impor Pangan

    By MartinJuni 25, 2026

    GORONTALO – Anggota DPR RI Rachmat Gobel menilai PENAS XVII 2026 di…

    Petani-Nelayan Disebut Pahlawan Pangan, AYP Apresiasi Dukungan Prabowo

    By MartinJuni 24, 2026

    GORONTALO – Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari (AYP) mengapresiasi pernyataan…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?