Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Diminta Siswa PMI, MBG Berpeluang Jadi Program Pertama di Luar Negeri

    Juni 1, 2026

    Puncak Arus Balik, Lebih dari 41 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

    Juni 1, 2026

    Pertamax Turbo Naik Rp850, Harga Dua BBM Diesel Pertamina Justru Turun Tajam

    Juni 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Diminta Siswa PMI, MBG Berpeluang Jadi Program Pertama di Luar Negeri
    • Puncak Arus Balik, Lebih dari 41 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta
    • Pertamax Turbo Naik Rp850, Harga Dua BBM Diesel Pertamina Justru Turun Tajam
    • Idul Adha 1447 H, Mulyadi Jayabaya Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke Jakarta, Jawa Barat dan Banten
    • Ledakan Dahsyat Guncang Biak, Polisi Duga Bom Perang Jadi Penyebab
    • Bebas Denda Tunggakan, Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Berlaku Mulai 1 Juni
    • Penasaran Sosok di Baliknya, Bahlil Minta Raffi Cari Pencipta Lagu Viral MBG
    • Djarot: Silakan Jokowi Keliling Indonesia, Tunjukkan Saja Ijazahnya
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, Juni 2
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Nasional

    Gerobak Harapan di Tengah Malam Bekasi

    AINBy AINMei 20, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Foto (Arafi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Bekasi – Di tengah malam kawasan Galaxy, Bekasi, seorang pria lanjut usia tampak duduk sendirian di atas selembar kardus di depan ruko yang telah tutup. Di sampingnya, sebuah gerobak tua berisi barang-barang bekas menjadi teman setia yang menemaninya bertahan hidup di kerasnya jalanan ibu kota penyangga Jakarta.

    Pria yang akrab disapa Bapak Nadhir itu kini menjalani hidup sebagai manusia gerobak setelah usahanya berjualan sate kikil terhenti akibat kondisi kesehatan yang semakin menurun. Di usia sekitar 60 tahun, ia harus menerima kenyataan pahit kehilangan usaha, tempat tinggal, hingga keluarganya.

    “Dulu saya jualan sate kikil di Galaxy. Karena sakit, semuanya dijual buat berobat,”

    ujar Bapak Nadhir saat ditemui di kawasan Galaxy, Bekasi, Senin (18/5/2026).

    Bapak Nadhira mengaku seluruh peralatan dagangnya terpaksa dijual untuk biaya pengobatan dan membayar kontrakan. Sejak satu tahun terakhir, ia hidup berpindah-pindah sambil membawa gerobak berisi barang bekas hasil memulung. Penghasilan yang diperolehnya tidak menentu dan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

    “Kalau enggak mulung, saya enggak bisa makan,”

    katanya lirih.

    Tidak hanya kehilangan mata pencaharian, Bapak Nadhir juga harus menghadapi cobaan berat dalam kehidupan pribadinya. Ia telah berpisah dengan istrinya dan kehilangan anak perempuan satu-satunya saat pandemi Covid-19 akibat penyakit paru-paru. Kehilangan tersebut menjadi luka mendalam yang masih membekas hingga kini.

    Dalam kondisi tubuh yang mulai melemah dan penglihatan yang semakin kabur, Bapak Nadhir tetap bertahan hidup seorang diri di jalanan. Ia mengaku kerap tidur di depan ruko maupun pinggir jalan karena tidak memiliki tempat tinggal tetap. Saat hujan turun, dirinya sering kesulitan mencari tempat berteduh.

    Untuk mandi dan mencuci pakaian, Bapak Nadhir biasanya menumpang di masjid sekitar. Menurutnya, perhatian dari masyarakat sekitar dan pengurus masjid justru lebih ia rasakan dibanding bantuan yang diharapkannya dari pemerintah.

    “Orang-orang masjid lebih peduli sama saya,”

    ungakapnya.

    Bapak Nadhir juga mengaku belum pernah mendapatkan perhatian khusus dari dinas sosial selama hidup di jalanan Bekasi. Bahkan saat mencoba mengurus bantuan kesehatan seperti BPJS, dirinya merasa kesulitan karena tidak memiliki tempat tinggal tetap dan kondisi ekonomi yang terbatas.

    Meski sering dipandang rendah karena hidup sebagai manusia gerobak, Bapak Nadhir masih menyimpan harapan sederhana untuk kembali bangkit dan berdagang seperti dulu.

    “Saya pengen jualan lagi. Pengen hidup normal lagi,”

    tutupnya.

    Di usia yang tak lagi muda, Bapak Nadhir masih terus berjalan mendorong gerobaknya menyusuri jalanan kota. Di balik gerobak tua itu, tersimpan kisah tentang kehilangan, perjuangan, dan harapan seorang pria lanjut usia yang ingin kembali berdiri di atas kakinya sendiri.

    Bekasi Dinas sosial Manusia Gerobak
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePernyataan Prabowo soal Dolar Tuai Sorotan, Purbaya: Itu Konteks Ekonomi Desa
    Next Article Driver Tak Lagi Bayar Langganan, Grab dan Gojek Pangkas Potongan Jadi 8 Persen
    AIN

    Related Posts

    Diminta Siswa PMI, MBG Berpeluang Jadi Program Pertama di Luar Negeri

    Juni 1, 2026

    Puncak Arus Balik, Lebih dari 41 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

    Juni 1, 2026

    Pertamax Turbo Naik Rp850, Harga Dua BBM Diesel Pertamina Justru Turun Tajam

    Juni 1, 2026

    Idul Adha 1447 H, Mulyadi Jayabaya Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke Jakarta, Jawa Barat dan Banten

    Mei 31, 2026

    Ledakan Dahsyat Guncang Biak, Polisi Duga Bom Perang Jadi Penyebab

    Mei 31, 2026

    Bebas Denda Tunggakan, Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Berlaku Mulai 1 Juni

    Mei 31, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    BERITA TERKINI

    Diminta Siswa PMI, MBG Berpeluang Jadi Program Pertama di Luar Negeri

    By MartinJuni 1, 2026

    JEDDAH – MBG di Jeddah berpeluang menjadi percontohan pertama program Makan Bergizi Gratis (MBG) di…

    Puncak Arus Balik, Lebih dari 41 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

    Juni 1, 2026

    Pertamax Turbo Naik Rp850, Harga Dua BBM Diesel Pertamina Justru Turun Tajam

    Juni 1, 2026
    Top Trending

    Diminta Siswa PMI, MBG Berpeluang Jadi Program Pertama di Luar Negeri

    By MartinJuni 1, 2026

    JEDDAH – MBG di Jeddah berpeluang menjadi percontohan pertama program Makan Bergizi…

    MUI Desak Konsolidasi Global untuk Palestina, Sekaligus Apresiasi Kepulangan 9 WNI

    By AINMei 30, 2026

    JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus menyuarakan pentingnya penguatan diplomasi kemanusiaan…

    Rupiah Melemah Rp17.600, Pasar Waspadai Tekanan Lebih Dalam

    By MartinMei 15, 2026

    JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan menembus level psikologis baru…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?