Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    ESDM Buka Suara Soal PLTP Gunung Ungaran: Dikembangkan Bertahap, Candi Gedong Songo Dijaga

    September 3, 2026

    Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Ekonomi

    September 3, 2026

    Kejar Wisman Taiwan, Indonesia Andalkan “Direct Flight” Mulai 1 Oktober

    September 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • ESDM Buka Suara Soal PLTP Gunung Ungaran: Dikembangkan Bertahap, Candi Gedong Songo Dijaga
    • Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Ekonomi
    • Kejar Wisman Taiwan, Indonesia Andalkan “Direct Flight” Mulai 1 Oktober
    • Deg-degan! Begini Kesan Andini & Kiki Sambut Prabowo di Vladivostok Rusia
    • Tok! RAPBN 2027: Ekonomi Ditarget Tumbuh 6%, Rupiah Rp17.500/USD
    • 80,6% Warga RI Sudah Online, Wamen Nezar Patria: Jadilah Pemain, Bukan Sekadar Pasar Digital
    • Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150
    • Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Kamis, September 3
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Gerobak Harapan di Tengah Malam Bekasi
    Nasional

    Gerobak Harapan di Tengah Malam Bekasi

    ADNBy ADNMei 20, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Foto (Arafi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Bekasi – Di tengah malam kawasan Galaxy, Bekasi, seorang pria lanjut usia tampak duduk sendirian di atas selembar kardus di depan ruko yang telah tutup. Di sampingnya, sebuah gerobak tua berisi barang-barang bekas menjadi teman setia yang menemaninya bertahan hidup di kerasnya jalanan ibu kota penyangga Jakarta.

    Pria yang akrab disapa Bapak Nadhir itu kini menjalani hidup sebagai manusia gerobak setelah usahanya berjualan sate kikil terhenti akibat kondisi kesehatan yang semakin menurun. Di usia sekitar 60 tahun, ia harus menerima kenyataan pahit kehilangan usaha, tempat tinggal, hingga keluarganya.

    “Dulu saya jualan sate kikil di Galaxy. Karena sakit, semuanya dijual buat berobat,”

    ujar Bapak Nadhir saat ditemui di kawasan Galaxy, Bekasi, Senin (18/5/2026).

    Bapak Nadhira mengaku seluruh peralatan dagangnya terpaksa dijual untuk biaya pengobatan dan membayar kontrakan. Sejak satu tahun terakhir, ia hidup berpindah-pindah sambil membawa gerobak berisi barang bekas hasil memulung. Penghasilan yang diperolehnya tidak menentu dan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

    “Kalau enggak mulung, saya enggak bisa makan,”

    katanya lirih.

    Tidak hanya kehilangan mata pencaharian, Bapak Nadhir juga harus menghadapi cobaan berat dalam kehidupan pribadinya. Ia telah berpisah dengan istrinya dan kehilangan anak perempuan satu-satunya saat pandemi Covid-19 akibat penyakit paru-paru. Kehilangan tersebut menjadi luka mendalam yang masih membekas hingga kini.

    Dalam kondisi tubuh yang mulai melemah dan penglihatan yang semakin kabur, Bapak Nadhir tetap bertahan hidup seorang diri di jalanan. Ia mengaku kerap tidur di depan ruko maupun pinggir jalan karena tidak memiliki tempat tinggal tetap. Saat hujan turun, dirinya sering kesulitan mencari tempat berteduh.

    Untuk mandi dan mencuci pakaian, Bapak Nadhir biasanya menumpang di masjid sekitar. Menurutnya, perhatian dari masyarakat sekitar dan pengurus masjid justru lebih ia rasakan dibanding bantuan yang diharapkannya dari pemerintah.

    “Orang-orang masjid lebih peduli sama saya,”

    ungakapnya.

    Bapak Nadhir juga mengaku belum pernah mendapatkan perhatian khusus dari dinas sosial selama hidup di jalanan Bekasi. Bahkan saat mencoba mengurus bantuan kesehatan seperti BPJS, dirinya merasa kesulitan karena tidak memiliki tempat tinggal tetap dan kondisi ekonomi yang terbatas.

    Meski sering dipandang rendah karena hidup sebagai manusia gerobak, Bapak Nadhir masih menyimpan harapan sederhana untuk kembali bangkit dan berdagang seperti dulu.

    “Saya pengen jualan lagi. Pengen hidup normal lagi,”

    tutupnya.

    Di usia yang tak lagi muda, Bapak Nadhir masih terus berjalan mendorong gerobaknya menyusuri jalanan kota. Di balik gerobak tua itu, tersimpan kisah tentang kehilangan, perjuangan, dan harapan seorang pria lanjut usia yang ingin kembali berdiri di atas kakinya sendiri.

    Bekasi Dinas sosial Manusia Gerobak
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePernyataan Prabowo soal Dolar Tuai Sorotan, Purbaya: Itu Konteks Ekonomi Desa
    Next Article Driver Tak Lagi Bayar Langganan, Grab dan Gojek Pangkas Potongan Jadi 8 Persen
    ADN

    Related Posts

    Kejar Wisman Taiwan, Indonesia Andalkan “Direct Flight” Mulai 1 Oktober

    September 3, 2026

    Deg-degan! Begini Kesan Andini & Kiki Sambut Prabowo di Vladivostok Rusia

    September 2, 2026

    Tok! RAPBN 2027: Ekonomi Ditarget Tumbuh 6%, Rupiah Rp17.500/USD

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026

    Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027

    September 2, 2026

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    September 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    ESDM Buka Suara Soal PLTP Gunung Ungaran: Dikembangkan Bertahap, Candi Gedong Songo Dijaga

    By Bayu PratamaSeptember 3, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran direncanakan berkapasitas sekitar 55…

    Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Ekonomi

    September 3, 2026

    Kejar Wisman Taiwan, Indonesia Andalkan “Direct Flight” Mulai 1 Oktober

    September 3, 2026
    Top Trending

    ESDM Buka Suara Soal PLTP Gunung Ungaran: Dikembangkan Bertahap, Candi Gedong Songo Dijaga

    By Bayu PratamaSeptember 3, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran direncanakan…

    Erick Thohir: Industri Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Ekonomi

    By Bayu PratamaSeptember 3, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Industri olahraga tidak hanya berkaitan dengan prestasi dan hiburan,…

    Kejar Wisman Taiwan, Indonesia Andalkan “Direct Flight” Mulai 1 Oktober

    By Bayu PratamaSeptember 3, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Indonesia membidik pasar wisatawan mancanegara (wisman) Taiwan yang masih…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?