JAKARTA – Grab dan Gojek resmi menghentikan layanan langganan “Hemat” bagi mitra pengemudi ojek online (Ojol) . Kebijakan itu diumumkan pada Selasa(19/5/26) sebagai tindak lanjut arahan pemerintah terkait potongan biaya ojol menjadi 8 persen.
Sebelumnya, layanan tersebut mewajibkan mitra pengemudi membayar biaya tertentu agar memperoleh akses tarif dan struktur pendapatan berbeda dari layanan reguler. Kini, kedua aplikator mulai menyesuaikan sistem komisi dan pendapatan mitra.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi menghentikan skema GoRide Hemat yang sebelumnya diuji coba sejak November 2025. Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengatakan perusahaan melakukan evaluasi setelah kebijakan itu berjalan selama tiga bulan secara nasional.
“Setelah berjalan tiga bulan, kami melakukan kajian mendalam dan menemukan bahwa skema langganan ini perlu keseimbangan yang lebih baik bagi kesejahteraan mitra pengemudi,” ujar Hans dalam konferensi pers di Jakarta.
Setelah layanan tersebut dihentikan, Gojek memastikan pembagian pendapatan GoRide Hemat akan disamakan dengan GoRide Reguler. Perusahaan juga mulai menerapkan potongan ojol 8 persen untuk setiap perjalanan.
Hans mengatakan kebijakan itu merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden dan pemerintah mengenai ekosistem transportasi digital.
Potongan Ojol 8 Persen Mulai Diterapkan
Langkah serupa juga dilakukan Grab Indonesia. Perusahaan tersebut resmi menutup Program Langganan Akses Hemat bagi mitra GrabBike.
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan perusahaan membutuhkan penyesuaian kebijakan agar keseimbangan ekosistem antara pengemudi dan konsumen tetap terjaga.
“Kami menilai diperlukan penyesuaian yang lebih baik lagi,” ujar Neneng dalam keterangan tertulis.
Selain menghentikan layanan berbayar, Grab juga menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan mitra pengemudi melalui berbagai program pendukung.
Program tersebut meliputi Bonus Hari Raya, bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan, asuransi kecelakaan tambahan, hingga beasiswa pendidikan anak melalui GrabScholar.
Grab juga menyediakan program Umrah bagi mitra inspiratif, layanan GrabAcademy, GrabBenefits, serta kanal pengaduan darurat GERCEP.
Tarif Murah Ojol Tetap Berlaku
Meski layanan langganan driver dihentikan, Grab dan Gojek memastikan opsi perjalanan hemat tetap tersedia bagi konsumen. Gojek menyebut akan ada penyesuaian tarif GoRide Hemat secara terbatas dan terukur.
Sementara itu, Grab memastikan belum ada kenaikan harga untuk layanan reguler GrabBike Standard. Perusahaan menegaskan keterjangkauan tarif tetap menjadi perhatian utama.
Saat ini, kedua perusahaan masih menunggu implementasi penuh Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur ekosistem transportasi online secara lebih komprehensif.
Gojek menyatakan penerapan potongan ojol 8 persen akan dilakukan secepat mungkin sambil menunggu petunjuk teknis aturan tersebut dari pemerintah.

