HALMAHERA UTARA – Erupsi Gunung Dukono di Maluku Utara menewaskan tiga pendaki pada Jumat pagi. Aparat juga menerima laporan mengenai 20 pendaki yang masih berada di area gunung saat letusan terjadi.
Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu mengatakan rombongan pendaki terdiri dari 9 warga negara asing dan sejumlah warga negara Indonesia. Dia menyebut pemerintah melarang aktivitas pendakian sejak status gunung naik ke level II atau Waspada.
“Untuk kronologis, hari ini, Jumat(8/5/26), kami mendapatkan informasi ada pendaki sejumlah 20 orang di antaranya 9 warga negara asing dan sisanya warga negara Indonesia,” kata Erlichson dalam dialog di salah satu TV Nasional.
“Pada hari ini ada erupsi tinggi 10 ribu meter, mereka ini sebenarnya sudah tahu bahwa ini adalah kondisi yang dilarang semenjak Gunung Dukono level dua. Namun masih nekat melakukan pendakian,” lanjutnya.
Erupsi Gunung Dukono Hambat Evakuasi
Erlichson mengungkap tiga korban meninggal terdiri dari dua warga negara asing dan satu warga Ternate. Aktivitas vulkanik yang terus meningkat membuat petugas gabungan menunda proses evakuasi korban.
“Untuk korban sejauh ini informasi update ada tiga korban yang meninggal. Dua warga asing meninggal dan satu warga Ternate,” ujarnya.
Dia menjelaskan personel SAR masih memprioritaskan keselamatan petugas sebelum menjalankan proses evakuasi. Meski begitu, sejumlah pendaki sudah berhasil turun dari area gunung.
“Posisi korban masih di atas, belum dievakuasi karena masih terjadi erupsi berulang kali. Jadi tim SAR, tim gabungan masih memastikan keselamatan untuk dilakukan evakuasi,” jelas dia.
Baca juga: Guru non-ASN Tidak Bisa Mengajar Mulai 2027
Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi
Berdasarkan data Magma Indonesia, Erupsi Gunung Dukono terjadi pada pukul 07.41 WIT dengan tinggi kolom letusan mencapai 10.000 meter di atas puncak. Kolom abu berwarna putih, kelabu, hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah utara.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi masih menetapkan status Gunung Dukono pada level II atau Waspada. Petugas meminta masyarakat dan wisatawan tidak mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer.
Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan Erupsi Gunung Dukono sambil berkoordinasi dengan personel SAR dan petugas vulkanologi di lapangan.


1 Komentar
Pingback: Imigrasi Bongkar Penipuan Investasi Daring, 210 WNA Ditangkap - rasional.co