Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun

    September 1, 2026

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    September 1, 2026

    Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!

    September 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun
    • Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester
    • Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    • Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol
    • Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”
    • Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin
    • PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online
    • Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, September 1
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol
    Ekonomi

    Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaSeptember 1, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Wamen ESDM Yuliot (kedua dari kanan) meresmikan Proyek Gasifikasi Batubara di Kutai Timur. (Sumber: Kementerian ESDM)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, Rasional.co – Indonesia masih mengimpor 1,3 juta ton metanol senilai Rp7,1 triliun pada 2025. Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, proyek gasifikasi batubara di Kutai Timur, Kalimantan Timur, ditargetkan memproduksi sekitar 2 juta ton metanol per tahun.

    Proyek Strategis Nasional (PSN) Gasifikasi Batubara menjadi Metanol itu resmi memasuki tahap pembangunan setelah Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot melakukan groundbreaking di Batuta Chemical Industrial Park (BCIP), Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Senin (31/8).

    Proyek yang dikembangkan PT Bumi Etam Chemical (BEC) tersebut berpotensi menghemat devisa hingga Rp7,1 triliun per tahun melalui pengurangan ketergantungan terhadap impor metanol.

    BEC merupakan perusahaan patungan PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal (KPC). Proyek dibangun di atas lahan sekitar 93 hektare di kawasan BCIP dengan target produksi metanol berstandar International Methanol Producers and Consumers Association (IMPCA) Grade.

    “Groundbreaking ini menandai dimulainya langkah nyata pembangunan industri methanol berbasis hilirisasi batubara,” kata Yuliot saat peresmian.

    7,7 Juta Ton Batubara Jadi Metanol

    Proyek tersebut akan mengolah sekitar 7,70 juta hingga 7,78 juta ton batubara berkalori rendah, sekitar 3.400 kcal/kg, setiap tahun.

    Batubara yang selama ini memiliki nilai ekonomi relatif lebih rendah akan diproses melalui teknologi gasifikasi untuk menghasilkan metanol. Produk tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri.

    Produksi sekitar 2 juta ton metanol per tahun ditujukan terutama untuk industri petrokimia dan formaldehida. Metanol juga akan mendukung pengembangan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan program B50.

    • Baca juga: Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”

    Menurut Yuliot, hilirisasi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai tambah batubara, tetapi juga memperkuat industri dalam negeri dan ketahanan energi.

    “Kita akan terus mendorong hilirisasi ini yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai prioritas pembangunan semasa kepemimpinan Beliau dalam Asta Cita,” ujarnya.

    Pemerintah berharap proyek BEC dapat menjadi model hilirisasi bagi perusahaan batubara lainnya. Potensi tersebut dinilai terbuka karena cadangan batubara berkalori rendah cukup besar di wilayah Kalimantan dan Sumatera.

    Target Beroperasi 2029

    Untuk menunjang operasional, proyek akan dilengkapi fasilitas gasifikasi, reaktor sintesis, pembangkit listrik, pengolahan air, serta terminal pelabuhan.

    Teknologi proyek juga dirancang dengan pengendalian emisi dan terintegrasi dengan Carbon Capture and Storage (CCS).

    Presiden Direktur BEC Rio Supin mengatakan perusahaan saat ini telah memasuki tahap engineering melalui penyusunan Front-End Engineering Design (FEED).

    BEC juga telah menyusun Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) Framework Agreement bersama PT Istana Karang Laut (IKL) dan China National Chemical Engineering Co., Ltd. (CNCEC) sejak 29 Juli 2026.

    “Proyek Gasifikasi Batubara Pertama di Indonesia siap memasuki implementasi target commissioning tahun 2029 sesuai arahan Pak Menteri. BEC siap mendukung kemandirian dan ketahanan energi nasional,” kata Rio.

    Selain substitusi impor, Yuliot menilai proyek tersebut berpotensi menciptakan efek berganda bagi perekonomian melalui pembukaan lapangan kerja, pertumbuhan industri pendukung, serta peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan industri.

    ” Kami berharap dengan proyek yang memberikan multiplier effect yang nyata bagi seluruh stakeholder, baik penciptaan lapangan kerja, tumbuhnya industri pendukung, serta peningkatan aktivitas ekonomi,” ujar Yuliot.

    Dengan kapasitas produksi sekitar 2 juta ton metanol per tahun, proyek gasifikasi batubara di Kutai Timur diarahkan menjadi salah satu instrumen hilirisasi untuk mengubah batubara berkalori rendah menjadi produk industri bernilai tambah sekaligus menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor.

    Arutmin Batubara Devisa ESDM Kaltim KPC Kutai Timur Metanol
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”
    Next Article Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    Bayu Pratama

    Related Posts

    Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!

    September 1, 2026

    Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”

    September 1, 2026

    Merica, Cabai, Kratom dari Kalimantan Tembus Pasar Ekspor Global Hingga India & AS

    Agustus 31, 2026

    Canonical, Mastersystem, dan Sivali Fokus Bangun Infrastruktur Open Source yang Aman dan Efisien

    Agustus 31, 2026

    Inovasi “Bata Interlock Presisi” Percepat Pembangunan Rumah Tahan Api & Ramah Gempa

    Agustus 31, 2026

    Soal Sisa Kuota Internet, Komdigi: Tak Boleh Hangus, Operator Dilarang Tarik Biaya Tambahan!

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun

    By MartinSeptember 1, 2026

    JAKARTA – Survei Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap sejumlah fungsi DPR terus menurun…

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    September 1, 2026

    Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!

    September 1, 2026
    Top Trending

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    By AlvaroSeptember 1, 2026

    JOMBANG — Nahdlatul Ulama, yang secara harfiah berarti Kebangkitan Ulama, merupakan salah…

    Belajar dari NU dan Muhammadiyah: Demokrasi Bukan Sekadar Memilih Pemenang

    By MartinAgustus 31, 2026

    Demokrasi kerap dipahami sederhana: siapa memperoleh suara terbanyak, dialah yang menang. Padahal,…

    Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun

    By MartinSeptember 1, 2026

    JAKARTA – Survei Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap sejumlah fungsi…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?