JAKARTA – Ketua Yayasan Tarumanagara Prof. Dr. Ariawan Gunadi menghadiri forum eksklusif Leaders’ Briefing 2026 yang mempertemukan pemerintah, regulator, pelaku usaha, dan tokoh nasional. Dia menilai forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat dialog dan mendorong lahirnya solusi kebijakan.
Forum yang digelar Kamis (16/7) itu dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim S. Djojohadikusumo, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan beberapa tokoh besar lainnya..
“Forum seperti ini menjadi ruang yang sangat baik bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk menyampaikan perspektif serta masukan secara langsung kepada pemerintah,” kata Ariawan saat dihubungi tim Rasional, Jumat (17/7/26).
- Baca juga: HUT ke-12 PKPI, UNTAR Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat Seminar Hukum Kepailitan Nasional
Dalam kesempatan itu, Ariawan diminta menyampaikan pandangan mengenai kepemimpinan serta berbagai kebijakan pemerintah selama beberapa tahun terakhir. Masukan tersebut mencakup sektor energi, energi terbarukan, ekonomi, hukum, dan bidang strategis lainnya.
Menurut dia, Leaders’ Briefing layak diperluas karena banyak tokoh dari kalangan swasta maupun nasional memiliki gagasan yang dapat memperkaya proses perumusan kebijakan.

“Kegiatan seperti ini memang tidak sering diselenggarakan, tetapi justru memiliki nilai strategis karena mempertemukan regulator dengan pelaku usaha dan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ruang dialog,” ujarnya.
- Baca juga: Ketua Yayasan Tarumanagara Soroti Pendidikan Integritas sebagai Fondasi Pencegahan Korupsi
Ariawan menilai pertemuan langsung antara regulator dan berbagai pemangku kepentingan dapat memperkuat pertukaran informasi mengenai tantangan, kebutuhan, serta arah kebijakan pemerintah.
“Saya melihat forum ini berpotensi melahirkan solusi-solusi konkret karena seluruh masukan disampaikan langsung kepada regulator,” katanya.
Dia berharap komunikasi dua arah antara pemerintah dan para pemangku kepentingan melalui forum tersebut dapat menghasilkan solusi yang lebih efektif dan implementatif bagi berbagai persoalan di berbagai sektor.

