Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    September 2, 2026

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150
    • Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru
    • Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa
    • Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027
    • GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek
    • Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun
    • Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester
    • Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Rabu, September 2
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Pertamax Naik 32%, Pengamat Nilai Ruang Fiskal APBN Masih Kuat
    Ekonomi

    Pertamax Naik 32%, Pengamat Nilai Ruang Fiskal APBN Masih Kuat

    MartinBy MartinJuni 18, 2026Updated:Juni 18, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Harga BBM
    Kenaikan harga BBM nonsubsidi memicu kekhawatiran lonjakan konsumsi Pertalite. Pengamat Abdul Fatah menilai kuota subsidi dan APBN masih aman. (Foto: Istimewa)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Kenaikan harga BBM nonsubsidi di tengah tingginya harga minyak dunia memicu kekhawatiran terhadap lonjakan konsumsi Pertalite dan beban subsidi energi. Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Turbo mencapai Rp20.750 per liter.

    Penyesuaian harga tersebut terjadi saat harga minyak dunia Brent berada di kisaran USD79 per barel dan WTI sekitar USD76 per barel. Pengamat kebijakan publik Abdul Fatah menilai kondisi tersebut menuntut pemerintah mengikuti mekanisme pasar tanpa membebani APBN secara berlebihan.

    “Saya yakin klo liat situasi sekarang, upaya-upaya dari pemerintah terkait dengan stok BBM non subsidi masih aman, saya meyakini masih aman. Terlihat dari langkah-langkah pemerintah untuk memenuhi pasokan BBM ini, yang perlu diperbaiki pemerintah adalah situasi ekonomi agar secara psikologis masyarakat masih nyaman,” ujar Abdul Fatah dikutip dari Antara, Kamis(18/6/26).

    Harga BBM Naik, Kuota Pertalite Masih Aman

    Abdul Fatah mengatakan realisasi konsumsi Pertalite sejak Januari 2026 masih berada di bawah kuota yang ditetapkan pemerintah. Kondisi itu menunjukkan ketahanan energi nasional dan ruang fiskal APBN masih terjaga.

    Dia menilai pemerintah memiliki ruang yang cukup untuk mengantisipasi peralihan pengguna dari Pertamax ke Pertalite. Menurut dia, kenaikan harga BBM belum mengarah pada risiko jebolnya kuota subsidi.

    Hingga saat ini pemerintah juga belum mengubah harga BBM subsidi. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Solar subsidi bertahan di level Rp6.800 per liter.

    • Baca juga: Minyak Dunia Anjlok, Akankah Harga BBM Indonesia Ikut Turun?

    Dampak Sosial Perlu Diantisipasi

    Abdul Fatah meminta pemerintah menjelaskan secara terbuka dampak kebijakan tersebut terhadap APBN. Pemerintah juga perlu menyampaikan alasan penyesuaian harga kepada masyarakat secara gamblang agar tidak memicu spekulasi.

    Dia mengungkapkan sejumlah SPBU sempat mengalami gangguan distribusi Pertalite setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi. Namun kondisi tersebut hanya terjadi di wilayah tertentu yang didominasi masyarakat menengah ke atas.

    “Ternyata mengalami beberapa problem distribusi di beberapa SPBU, sehingga beberapa SPBU mengalami kelangkaan pertalite. Ini karena terjadinya peralihan pengguna Pertamax ke Pertalite, dan ini setelah saya analisa lagi, ternyata itu di SPBU tertentu yang dekat dengan komplek masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas,” tegasnya.

    Abdul Fatah berharap pemerintah terus menjaga pasokan energi dan memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat. Dia menilai langkah tersebut penting agar dampak kenaikan harga BBM tetap terkendali ketika harga minyak dunia masih bertahan di atas USD75 per barel.

    Abdul Fatah APBN Harga BBM Minyak Dunia Pertalite Pertamax pertamina subsidi energi
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKasus Kuota Haji Melebar, KPK Telusuri Dugaan Dana ke Pansus DPR
    Next Article Setelah 50 Tahun Dikuasai, Hotel Sultan Dieksekusi untuk Kembalikan Aset Negara
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    September 2, 2026

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026

    Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027

    September 2, 2026

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    September 2, 2026

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    September 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    By MartinSeptember 2, 2026

    JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax Green 95…

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026
    Top Trending

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    By AlvaroSeptember 2, 2026

    TANGERANG, 1 September 2026 — Good Journey (GOJO) Indonesia resmi mengoperasikan layanan…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    By ADNAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Universitas Nasional (Unas) resmi meluncurkan Pusat Studi Gender dan Perlindungan Hak…

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    By Bayu PratamaSeptember 2, 2026

    Rasional.co – Pagi, sore, hingga malam, Amat Surman kini memiliki kesibukan baru…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?