Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Tekanan Global Menguat, Kadin Dukung BI Jaga Stabilitas Ekonomi

    Juni 19, 2026

    HUT ke-67, Yayasan Tarumanagara Perkuat Legacy untuk Generasi Mendatang

    Juni 19, 2026

    Dari Mitra ke Tersangka, Ini Peran Tersangka Baru MBG Glory Harimas Sihombing

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tekanan Global Menguat, Kadin Dukung BI Jaga Stabilitas Ekonomi
    • HUT ke-67, Yayasan Tarumanagara Perkuat Legacy untuk Generasi Mendatang
    • Dari Mitra ke Tersangka, Ini Peran Tersangka Baru MBG Glory Harimas Sihombing
    • Pendidikan Gratis Belum Terimplementasi Setahun Pascaputusan MK, Binsar Simarmata Minta Kadisdik Medan Ambil Peran
    • Ditangkap Polda Metro, Roy Suryo dan dr Tifa Protes Proses Hukum
    • Dompet Inter Milan Makin Tebal, Jarak Pendapatan Hak Siar Serie A Bikin Juventus Nangis Darah
    • Perwira Muda di Jantung Pemerintahan Prabowo: Teddy Indra Wijaya dan Jalan Sunyi Menuju Pusat Kekuasaan
    • Luhut Wanti-wanti Prabowo, Ancaman Ekonomi Mengintai Indonesia Usai Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Jumat, Juni 19
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Pertamax Naik 32%, Pengamat Nilai Ruang Fiskal APBN Masih Kuat
    Ekonomi

    Pertamax Naik 32%, Pengamat Nilai Ruang Fiskal APBN Masih Kuat

    MartinBy MartinJuni 18, 2026Updated:Juni 18, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Harga BBM
    Kenaikan harga BBM nonsubsidi memicu kekhawatiran lonjakan konsumsi Pertalite. Pengamat Abdul Fatah menilai kuota subsidi dan APBN masih aman. (Foto: Istimewa)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Kenaikan harga BBM nonsubsidi di tengah tingginya harga minyak dunia memicu kekhawatiran terhadap lonjakan konsumsi Pertalite dan beban subsidi energi. Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Turbo mencapai Rp20.750 per liter.

    Penyesuaian harga tersebut terjadi saat harga minyak dunia Brent berada di kisaran USD79 per barel dan WTI sekitar USD76 per barel. Pengamat kebijakan publik Abdul Fatah menilai kondisi tersebut menuntut pemerintah mengikuti mekanisme pasar tanpa membebani APBN secara berlebihan.

    “Saya yakin klo liat situasi sekarang, upaya-upaya dari pemerintah terkait dengan stok BBM non subsidi masih aman, saya meyakini masih aman. Terlihat dari langkah-langkah pemerintah untuk memenuhi pasokan BBM ini, yang perlu diperbaiki pemerintah adalah situasi ekonomi agar secara psikologis masyarakat masih nyaman,” ujar Abdul Fatah dikutip dari Antara, Kamis(18/6/26).

    Harga BBM Naik, Kuota Pertalite Masih Aman

    Abdul Fatah mengatakan realisasi konsumsi Pertalite sejak Januari 2026 masih berada di bawah kuota yang ditetapkan pemerintah. Kondisi itu menunjukkan ketahanan energi nasional dan ruang fiskal APBN masih terjaga.

    Dia menilai pemerintah memiliki ruang yang cukup untuk mengantisipasi peralihan pengguna dari Pertamax ke Pertalite. Menurut dia, kenaikan harga BBM belum mengarah pada risiko jebolnya kuota subsidi.

    Hingga saat ini pemerintah juga belum mengubah harga BBM subsidi. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Solar subsidi bertahan di level Rp6.800 per liter.

    • Baca juga: Minyak Dunia Anjlok, Akankah Harga BBM Indonesia Ikut Turun?

    Dampak Sosial Perlu Diantisipasi

    Abdul Fatah meminta pemerintah menjelaskan secara terbuka dampak kebijakan tersebut terhadap APBN. Pemerintah juga perlu menyampaikan alasan penyesuaian harga kepada masyarakat secara gamblang agar tidak memicu spekulasi.

    Dia mengungkapkan sejumlah SPBU sempat mengalami gangguan distribusi Pertalite setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi. Namun kondisi tersebut hanya terjadi di wilayah tertentu yang didominasi masyarakat menengah ke atas.

    “Ternyata mengalami beberapa problem distribusi di beberapa SPBU, sehingga beberapa SPBU mengalami kelangkaan pertalite. Ini karena terjadinya peralihan pengguna Pertamax ke Pertalite, dan ini setelah saya analisa lagi, ternyata itu di SPBU tertentu yang dekat dengan komplek masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas,” tegasnya.

    Abdul Fatah berharap pemerintah terus menjaga pasokan energi dan memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat. Dia menilai langkah tersebut penting agar dampak kenaikan harga BBM tetap terkendali ketika harga minyak dunia masih bertahan di atas USD75 per barel.

    Abdul Fatah APBN Harga BBM Minyak Dunia Pertalite Pertamax pertamina subsidi energi
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKasus Kuota Haji Melebar, KPK Telusuri Dugaan Dana ke Pansus DPR
    Next Article Setelah 50 Tahun Dikuasai, Hotel Sultan Dieksekusi untuk Kembalikan Aset Negara
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Tekanan Global Menguat, Kadin Dukung BI Jaga Stabilitas Ekonomi

    Juni 19, 2026

    HUT ke-67, Yayasan Tarumanagara Perkuat Legacy untuk Generasi Mendatang

    Juni 19, 2026

    Dari Mitra ke Tersangka, Ini Peran Tersangka Baru MBG Glory Harimas Sihombing

    Juni 19, 2026

    Pendidikan Gratis Belum Terimplementasi Setahun Pascaputusan MK, Binsar Simarmata Minta Kadisdik Medan Ambil Peran

    Juni 19, 2026

    Ditangkap Polda Metro, Roy Suryo dan dr Tifa Protes Proses Hukum

    Juni 19, 2026

    Perwira Muda di Jantung Pemerintahan Prabowo: Teddy Indra Wijaya dan Jalan Sunyi Menuju Pusat Kekuasaan

    Juni 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Tekanan Global Menguat, Kadin Dukung BI Jaga Stabilitas Ekonomi

    By MartinJuni 19, 2026

    JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung langkah Bank Indonesia menjaga stabilitas ekonomi…

    HUT ke-67, Yayasan Tarumanagara Perkuat Legacy untuk Generasi Mendatang

    Juni 19, 2026

    Dari Mitra ke Tersangka, Ini Peran Tersangka Baru MBG Glory Harimas Sihombing

    Juni 19, 2026
    Top Trending

    HUT ke-67, Yayasan Tarumanagara Perkuat Legacy untuk Generasi Mendatang

    By MartinJuni 19, 2026

    JAKARTA – Kebutuhan akan akses pendidikan dan layanan kesehatan yang berkelanjutan menjadi…

    Perwira Muda di Jantung Pemerintahan Prabowo: Teddy Indra Wijaya dan Jalan Sunyi Menuju Pusat Kekuasaan

    By MartinJuni 18, 2026

    Pada 21 Oktober 2024, sehari setelah Presiden Prabowo Subianto dilantik, perhatian publik…

    Tekanan Global Menguat, Kadin Dukung BI Jaga Stabilitas Ekonomi

    By MartinJuni 19, 2026

    JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung langkah Bank Indonesia…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?