YOGYAKARTA – Dalam rangka meningkatkan wawasan akademis dan memperkuat jejaring kerja sama strategis, Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) melaksanakan kegiatan Study Visit ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 27 Juli hingga 31 Agustus 2026 ini, mencakup kunjungan ke lembaga pendidikan tinggi, lembaga pendidikan militer, serta situs sejarah dan budaya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi di Komando Resort Militer (Korem) 072/Pamungkas, Yogyakarta, Selasa (28/7). Acara dibuka langsung oleh Dekan FSP Unhan RI, Mayjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, S.I.P., M.Si., yang didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FSP Unhan RI, Brigjen TNI Dr. Yermia Hendarwoto, S.H., M.H., M.Th. Rombongan Unhan RI diterima dengan hangat oleh Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc.

Dalam sambutannya, Dekan FSP Unhan RI menekankan bahwa study visit ini merupakan sarana integrasi krusial antara teori akademis di kelas dengan realita operasional pertahanan di lapangan. Usai pembukaan, rombongan melanjutkan agenda ke Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kegiatan di UGM diawali dengan Courtesy Call antara Dekan FSP Unhan RI dengan Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D., yang didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Ir. Widyanto Dwi Nugroho, S.HUT., M.Agr.

Sementara itu, Dekan FSP Unhan RI dalam pertemuan tersebut didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FSP Unhan RI, Brigjen TNI Dr. Yermia Hendarwoto, S.H., M.H., M.Th. serta Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Laksma TNI Bondan Haryono, S.T., S.Si, M.Si., M.TR.Hanla.
Puncak agenda di UGM adalah sesi sharing knowledge di mana mahasiswa FSP Unhan dibagi ke dalam empat kelompok diskusi strategis untuk bertukar pikiran dengan mahasiswa mitra dari UGM. Dalam sesi tersebut, para mahasiswa mendiskusikan topik mengenai sejarah militer dalam perspektif multidimensional dan relevansinya bagi pertahanan Indonesia bersama Prodi Sejarah, serta berdialog mengenai strategi Indonesia menghadapi spill over perang asimetris antara Iran-AS-Israel bersama mahasiswa Hubungan Internasional.
Selain itu, terdapat diskusi mendalam mengenai ketahanan nasional di era ancaman asimetris yang menyoroti budaya maritim dan disinformasi sebagai medan kontestasi bersama mahasiswa Ketahanan Nasional, serta pembahasan strategi perang semesta dalam penguatan tata kelola nasional menghadapi ancaman hibrida dan non-militer bersama mahasiswa Administrasi Publik.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Universitas Islam Indonesia (UII). Kunjungan ini diawali dengan Courtesy Call antara pihak FSP Unhan dan UII. Diskusi strategis di UII difokuskan pada dua topik utama, yaitu kontribusi studi diplomasi pertahanan terhadap penguatan kesadaran pertahanan dan bela negara di Indonesia, serta pembahasan mengenai tata kelola laut (sea governance) dan kesadaran domain maritim (maritime domain awareness) sebagai pilar strategis dalam memperkuat ketahanan nasional Indonesia.
Study Visit FSP Unhan RI TA 2026 ini dijadwalkan akan terus berlanjut ke sejumlah destinasi strategis lainnya, termasuk kunjungan ke Akademi Militer (AKMIL) di Magelang, serta kunjungan edukatif ke Keraton Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat dan Monumen Jogya Kembali (Monjali). Kunjungan ke berbagai situs sejarah dan budaya ini diharapkan mampu memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, dan nilai-nilai kejuangan bagi seluruh mahasiswa FSP Unhan RI.

