Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Viral Video Joanna Wietrzyk BAB di Tengah Perlombaan HYROX China, Panitia Akhirnya Ganti Lantai Arena dan Minta Maaf

    September 18, 2026

    Skenario Gila Timnas U20 Tempa Diri di Negeri Tirai Bambu Demi Menembus Putaran Final Azerbaijan

    September 18, 2026

    Jadwal Pekan Ketiga BRI Super League: Persib Tantang Persijap, Bali United Sambangi Borneo FC

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Viral Video Joanna Wietrzyk BAB di Tengah Perlombaan HYROX China, Panitia Akhirnya Ganti Lantai Arena dan Minta Maaf
    • Skenario Gila Timnas U20 Tempa Diri di Negeri Tirai Bambu Demi Menembus Putaran Final Azerbaijan
    • Jadwal Pekan Ketiga BRI Super League: Persib Tantang Persijap, Bali United Sambangi Borneo FC
    • Bantai Nepal Tanpa Ampun, Timnas Voli Putri Indonesia Segel Tiket Perempat Final Asian Games 2026
    • Sempat Bernama Gajah Mada, TNI AL Ubah Nama Kapal Induk Jadi KRI Sriwijaya
    • Belum Menang 3 Laga, Ruben Amorim Akui Pemain Baru AC Milan tak Cocok dengan Sistemnya
    • Live Streaming Juventus vs NEC Nijmegen: Misi Bianconeri Bangkit di Liga Europa 2026/27
    • Dua Versi Dakwaan Jadi Pembuka Sidang Perdana Roy Suryo
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Jumat, September 18
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Ekonomi»Tekanan Global Menguat, Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate 5,75%
    Ekonomi

    Tekanan Global Menguat, Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate 5,75%

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaJuli 22, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    JAKARTA, Rasional.co – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21–22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen. Suku bunga Deposit Facility juga ditetapkan tetap sebesar 4,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen.

    Keputusan tersebut diambil untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah naiknya ketidakpastian pasar keuangan global. Selain itu, langkah ini konsisten menjaga inflasi 2026 dan 2027 tetap terkendali dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen.

    Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa bauran kebijakan moneter tetap diarahkan pada stabilitas (pro-stability). Di sisi lain, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran terus didorong untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional (pro-growth).

    Antisipasi Ketidakpastian Ekonomi Global

    Eskalasi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran pada awal Juli 2026 kembali meningkatkan ketidakpastian global. Hambatan di Selat Hormuz mengganggu rantai pasok pasokan dunia hingga mendorong kenaikan harga minyak serta komoditas utama.

    Pertumbuhan ekonomi dunia 2026 diperkirakan melambat ke level 3,0 persen dengan inflasi global naik mendaki mendekati 4,5 persen. Kondisi tersebut memicu pengetatan moneter global, termasuk potensi kenaikan suku bunga Fed Funds Rate pada triwulan IV 2026.

    Tekanan modal keluar dari negara berkembang juga memicu penguatan mata uang dolar AS secara signifikan. Situasi eksternal ini menuntut penguatan respons kebijakan moneter dan sinergi fiskal guna menjaga ketahanan ekonomi domestik.

    Pelonggaran Likuiditas dan Insentif Perbankan

    Untuk memperkuat aliran modal asing, Bank Indonesia memperluas insentif pengurangan premi investasi portofolio. Insentif Swap Jual Lindung Nilai ditingkatkan dari 10 persen menjadi 12,5 persen, serta DNDF Jual Lindung Nilai sebesar 15 persen.

    BI juga menyempurnakan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) demi mengatasi segmentasi likuiditas dan mendorong kredit sektor prioritas. Besaran maksimal insentif KLM yang dapat diterima bank dinaikkan dari 5,5 persen menjadi 6,0 persen dari Dana Pihak Ketiga.Aturan penyempurnaan KLM tersebut dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 1 September 2026. Sementara itu, perluasan underlying transaksi repo melibatkan obligasi atau sukuk korporasi PT SMI dan PT SMF mulai akhir September 2026.

    Penguatan Sektor Inklusif dan Digitalisasi

    BI turut memperkuat Kebijakan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) yang akan berlaku efektif 1 Oktober 2026. Kebijakan ini memperluas skema pembiayaan perbankan ke rantai pasok UMKM serta memperkuat mekanisme transfer antarbank berbasis kontrak.

    Pada sektor sistem pembayaran, digitalisasi terus diperluas untuk memperkuat daya beli masyarakat melalui kerja sama QRIS antarnegara. Langkah ini didukung integrasi inovasi pada Pusat Inovasi Digital Indonesia Digdaya guna mencetak talenta digital nasional.

    Bank Indonesia memastikan koordinasi erat bersama Pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan terus diperkuat. Sinergi ini difokuskan untuk memitigasi dampak risiko global sekaligus mendukung pembiayaan program prioritas Asta Cita Pemerintah.

    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTeknologi AI Diuji di Kalbe Farma, Kemenperin Dorong Transformasi Digital Manufaktur
    Next Article Peringati Hari Anak, Komdigi Minta Orang Tua Dampingi Buah Hati di Ruang Digital
    Bayu Pratama

    Berita Terkait

    Beberapa Jam Sebelum Dicopot, Purbaya Sempat Tahan Pemda Terbitkan Obligasi

    September 15, 2026

    Baru Dilantik, Suahasil Hadapi Dua Pekerjaan APBN Sekaligus

    September 15, 2026

    Antrean BBM di Makassar, Pertamina Terapkan Ganjil-Genap

    September 14, 2026

    MTQ Nasional di Jateng Diproyeksi Gerakkan Ekonomi Rp1,2 Triliun

    September 14, 2026

    Tak Hanya Nikel, Morowali Mulai Jadi Magnet Industri Pangan

    September 14, 2026

    Masih Nekat Pakai Modus Ini, Penumpang Pesawat Tujuan Hong Kong Selundupkan Emas Rp26 Miliar

    September 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Viral Video Joanna Wietrzyk BAB di Tengah Perlombaan HYROX China, Panitia Akhirnya Ganti Lantai Arena dan Minta Maaf

    AyuSeptember 18, 2026

    JAKARTA – Kompetisi HYROX Beijing China Sabtu 12 September 2026 mendadak gempar akibat insiden fisik ekstrem…

    Skenario Gila Timnas U20 Tempa Diri di Negeri Tirai Bambu Demi Menembus Putaran Final Azerbaijan

    September 18, 2026

    Jadwal Pekan Ketiga BRI Super League: Persib Tantang Persijap, Bali United Sambangi Borneo FC

    September 18, 2026
    Top Trending

    Viral Video Joanna Wietrzyk BAB di Tengah Perlombaan HYROX China, Panitia Akhirnya Ganti Lantai Arena dan Minta Maaf

    AyuSeptember 18, 2026

    JAKARTA – Kompetisi HYROX Beijing China Sabtu 12 September 2026 mendadak gempar akibat…

    Skenario Gila Timnas U20 Tempa Diri di Negeri Tirai Bambu Demi Menembus Putaran Final Azerbaijan

    AyuSeptember 18, 2026

    JAKARTA – Pemusatan latihan skuad Garuda Muda berlanjut ke Negeri Tirai Bambu…

    Jadwal Pekan Ketiga BRI Super League: Persib Tantang Persijap, Bali United Sambangi Borneo FC

    AyuSeptember 18, 2026

    JAKARTA – Pekan ketiga kompetisi BRI Super League bergulir menyajikan pertempuran sengit…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?