Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan

    Oktober 19, 2026

    Sistem Royalti Musik Digital Tak Semanis Dulu, Ini Alasan Maia Estianty Ogah Rilis Lagu

    Oktober 19, 2026

    Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan
    • Sistem Royalti Musik Digital Tak Semanis Dulu, Ini Alasan Maia Estianty Ogah Rilis Lagu
    • Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!
    • Jadwal Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya: Kontingen Indonesia Bidik Emas Pertama Hari Ini!
    • Penampilan Kangen Band di Synchronize Fest 2026: Nostalgia, Tangis Haru, dan Janji Batal Bubar!
    • Statistik Persib Bandung vs Persik Kediri: Menang 1-0, Maung Bertahan dari Gempuran
    • Hasil Persib vs Persik 1-0: Gol Julio Cesar Bawa Maung Bandung ke Papan Atas
    • Link Streaming Nottingham vs Arsenal dan Prediksi Skor: Ujian Berat Tuan Rumah di City Ground
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Senin, Oktober 19
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Nasional»Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu ATS, Apa Itu?
    Nasional

    Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu ATS, Apa Itu?

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaOktober 15, 2026Updated:Oktober 15, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Ilustrasi murid SMA sedang belajar di ruang kelas. (Foto: Unsplash)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    Rasional.co – Akses pendidikan tidak cukup dijamin dengan menyediakan sekolah, tetapi juga memastikan setiap anak dapat menjangkaunya, apa pun kondisi keluarganya.

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membentuk tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga tingkat desa dan kelurahan untuk menelusuri hambatan tersebut dan mencari jalan agar anak-anak kembali belajar.

     

    Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman meminta camat, kepala desa, lurah, dan kepala dinas terkait turun langsung menelusuri penyebab anak tidak mengakses pendidikan.

     

    Herman mengatakan, penanganan ATS tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama. Pemerintah provinsi hingga pemerintahan desa perlu bekerja bersama untuk menemukan anak yang tidak bersekolah dan memastikan mereka kembali memperoleh layanan pendidikan.

     

    “Pekan depan kami akan mengundang semua camat di Jawa Barat. Selanjutnya, camat bersama lintas sektor akan mengedukasi kepala desa dan lurah se-Jabar. Kami bahkan akan membentuk tim pemburu anak tidak sekolah di desa,” kata Herman dalam Rapat Koordinasi Pendidikan di Bandung, Senin (12/10/2026).

    Baca Juga :  GKSR Soroti Suara Rakyat Terbuang, Minta Parliamentary Threshold Dihapus

     

    Menurut Herman, penanganan ATS harus dimulai dengan memahami kondisi keluarga secara langsung. Pemerintah tidak bisa serta-merta menyimpulkan bahwa anak atau orang tuanya tidak memiliki kemauan untuk bersekolah.

     

    Ia menyebut persoalan ekonomi, tuntutan membantu pekerjaan orang tua, hingga kondisi disabilitas dapat menghambat akses pendidikan. Karena itu, solusi yang diberikan perlu menyesuaikan kebutuhan dan keadaan masing-masing keluarga.

     

    “Jangan hanya berpikir, kenapa tidak sekolah? Kita harus tahu kondisinya. Ada anak yang harus membantu orang tuanya bertani, berdagang, ada keluarga yang membutuhkan bantuan, dan ada juga anak dengan disabilitas. Situasinya bermacam-macam,” ujarnya.

     

    Herman menilai, sebagian persoalan ATS dapat diatasi melalui pendekatan yang fleksibel. Salah satu pilihan yang disiapkan ialah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan pendidikan kesetaraan melalui Paket A, Paket B, serta Paket C.

    Baca Juga :  Ketua Yayasan Tarumanagara Soroti Pendidikan Integritas sebagai Fondasi Pencegahan Korupsi

     

    Jalur tersebut dapat menjadi alternatif bagi anak yang terkendala mengikuti pendidikan formal. Waktu belajar yang lebih fleksibel, termasuk pada akhir pekan atau di luar jam kerja, diharapkan membantu mereka kembali mengakses pendidikan.

     

    “Kalau diberikan solusi kreatif dan fleksibel melalui PKBM atau pendidikan kesetaraan, saya kira mereka mau. Saya sudah datang ke beberapa keluarga yang anaknya tidak sekolah, dan ketika diajak berkomunikasi serta diberikan solusi, mereka bersedia,” katanya.

     

    Untuk memastikan penanganan berjalan, Herman meminta kepala dinas pendidikan kabupaten dan kota tidak berhenti pada pendataan serta laporan administratif. Mereka harus menemui keluarga, memahami kondisi sosial masyarakat, dan memastikan setiap anak memperoleh jalan untuk kembali belajar.

     

    Herman juga menyiapkan mekanisme eskalasi apabila masalah tidak terselesaikan di tingkat kabupaten dan kota. Jika kepala dinas setempat menemui jalan buntu, persoalan harus dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk ditindaklanjuti langsung di lapangan.

    Baca Juga :  Digitalisasi UMKM Perlu Pendampingan, Binsar Soroti Kebijakan SAPA UMKM

     

    Apabila upaya tersebut belum berhasil, Herman menyatakan siap turun tangan. Ia meminta aparatur menunjukkan data dan kondisi kasus agar hambatan yang dihadapi keluarga dapat ditangani secara langsung.

     

    “Kalau kepala dinas kabupaten/kota tidak mampu menyelesaikan, laporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Jabar. Kalau belum mampu juga, laporkan kepada saya. Saya akan turun langsung,” tegasnya.

     

    Herman menekankan bahwa penanganan ATS merupakan tanggung jawab pemerintah yang harus dibuktikan melalui hasil nyata. Karena itu, penelusuran kasus, pendampingan keluarga, dan penempatan anak pada jalur pendidikan yang sesuai perlu menjadi bagian dari tindak lanjut, bukan sekadar target administratif.

    Tampilan penuh:12
    Anak Putus Sekolah Jabar Jawa Barat Pendidikan PKBM Sekda
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePengembang AI Diminta Deteksi Deepfake & Manipulasi Konten
    Next Article Kepala BGN Sidak Dini Hari di Aceh, Tekankan Akurasi Data Penerima MBG

    Berita Terkait

    Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan

    Oktober 19, 2026

    Waduh! Harga Ayam Rp20.000 di Peternak, Rp45.000 di Konsumen, Mentan Amran Periksa Rantai Pasok

    Oktober 18, 2026

    Alhamdulillah! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Tapi …

    Oktober 18, 2026

    Waspada Child Grooming, Ini Alasan Akses Digital Anak Dibatasi

    Oktober 18, 2026

    Warga Bisa “Namu” ke Balai Kota Jakarta, Ini Jadwal dan Caranya

    Oktober 18, 2026

    Kepala BGN Sidak Dini Hari di Aceh, Tekankan Akurasi Data Penerima MBG

    Oktober 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan

    Bayu PratamaOktober 19, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Kementerian Agama (Kemenag) merekomendasikan penghentian sementara aktivitas Pondok Pesantren Dar Et-Tauhid di…

    Sistem Royalti Musik Digital Tak Semanis Dulu, Ini Alasan Maia Estianty Ogah Rilis Lagu

    Oktober 19, 2026

    Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!

    Oktober 19, 2026
    Top Trending

    Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!

    AyuOktober 19, 2026

    JAKARTA – Mencari hasil Real Madrid vs Sevilla pada lanjutan pekan kesembilan…

    Hasil Persebaya vs PSS Sleman: Skor Imbang 2-2, Gol Telat Miguel Pereira Selamatkan Bajul Ijo

    AyuOktober 18, 2026

    JAKARTA – Hasil Persebaya vs PSS Sleman pada laga pekan kelima BRI…

    Sivali Gandeng Netra Runtime, Buka Akses Layanan AI untuk Korporasi dan Developer

    Bayu PratamaOktober 9, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Korporasi dan instansi membutuhkan layanan digital yang dapat diimplementasikan…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?