Di sisi lain, Direktur Utama Lion Air Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan Bandung memiliki potensi sebagai tujuan wisata, pendidikan, kuliner, olahraga dan kesehatan. Potensi tersebut dinilai masih membuka ruang bagi pengembangan jaringan penerbangan dari Bandung.
“Kami siap mendukung karena memiliki armada dan jaringan konektivitas yang cukup kuat,” ujar Daniel.
Super Air Jet juga berencana membuka rute dari Bandung menuju Pontianak, Balikpapan, Makassar dan Pekanbaru untuk memperluas pilihan perjalanan masyarakat.
Saat ini, penerbangan tersebut menggunakan Airbus A320-200 berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi. Pembukaan rute baru juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kembali aktivitas penerbangan di Bandara Husein Sastranegara.
Pemkot Bandung bersama Lanud Husein Sastranegara dan Angkasa Pura melakukan pembenahan infrastruktur dan fasilitas penunjang operasional bandara.
Sejumlah perbaikan meliputi peningkatan kualitas jalan dan penerangan jalan umum serta penataan kabel udara di kawasan sekitar bandara. Pemkot Bandung juga membahas pembangunan akses langsung dari Gerbang Tol Pasteur menuju Bandara Husein bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bappenas.
Bagi Super Air Jet, pengembangan jaringan dari Bandung juga dapat berlanjut ke penerbangan internasional apabila Bandara Husein kembali berstatus sebagai bandara internasional. Salah satu pasar yang disebut berpotensi dilayani adalah Kuala Lumpur.

