Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital

    Oktober 19, 2026

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Oktober 19, 2026

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital
    • Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya
    • Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice
    • Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan
    • Sistem Royalti Musik Digital Tak Semanis Dulu, Ini Alasan Maia Estianty Ogah Rilis Lagu
    • Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!
    • Jadwal Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya: Kontingen Indonesia Bidik Emas Pertama Hari Ini!
    • Penampilan Kangen Band di Synchronize Fest 2026: Nostalgia, Tangis Haru, dan Janji Batal Bubar!
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Senin, Oktober 19
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Nasional»Sherly Tjoanda Resmi Pimpin HKTI Maluku Utara, AYP: Berkontribusi Memajukan Pertanian & Kesejahteraan Petani
    Nasional

    Sherly Tjoanda Resmi Pimpin HKTI Maluku Utara, AYP: Berkontribusi Memajukan Pertanian & Kesejahteraan Petani

    AlvaroBy AlvaroSeptember 22, 2026Updated:September 22, 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Gubernur Sherly Tjoanda resmi dilantik sebagai Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Maluku Utara periode 2026-2031. (Dok. Istimewa)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    TERNATE — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda resmi dilantik sebagai Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Maluku Utara periode 2026–2031. Ia mendorong HKTI menjadi jembatan bagi petani untuk mengakses program pemerintah, teknologi pertanian, permodalan hingga pasar.

     

    Pelantikan pengurus DPD HKTI Maluku Utara digelar di Bella Hotel, Ternate, Senin (21/9/2026). Sherly dilantik oleh Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono, yang juga Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Prosesi pelantikan diawali pembacaan Surat Keputusan DPN HKTI Nomor SK.063/DPN HKTI/IX/2026 oleh Wakil Ketua Umum OKK DPN HKTI, R.S. Sony Soeroyo. Dalam kepengurusan tersebut, Surahman dipercaya sebagai Sekretaris DPD HKTI Maluku Utara.

     

    Pelantikan turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan instansi vertikal, serta para Bupati dan Wali Kota se-Maluku Utara yang mayoritas juga mengemban amanah sebagai Ketua DPC HKTI di daerah masing-masing.

     

    Dalam sambutannya, Sherly menegaskan HKTI tidak dibentuk untuk menggantikan fungsi pemerintah. Sebaliknya, organisasi tersebut harus menjadi penghubung agar petani lebih mudah mendapatkan akses terhadap berbagai program pemerintah, mulai dari tingkat kabupaten dan kota hingga provinsi dan pusat.

     

    “Harapannya HKTI Maluku Utara bisa menjadi penghubung antara petani dengan program-program pemerintah kabupaten, kota, provinsi, dan pusat yang tersedia,” katanya.

    Baca Juga :  Dasco Ajak Pengusaha Bangun Ekosistem Digital Sehat, AYP: Dorong Sinergi Dunia Usaha bagi Generasi Muda

    Soroti Persoalan Petani

    Persoalan pertanian di Maluku Utara tidak semata-mata berkaitan dengan kemauan petani untuk bekerja. Menurutnya, petani di daerah tersebut justru memiliki etos kerja tinggi, tetapi menghadapi berbagai kendala dari hulu hingga hilir.

     

    “Petani Maluku Utara itu bukan kurang rajin. Petani itu sangat rajin. Mereka bangun lebih pagi dari kita, mereka bekerja di panas-panas,” ujar Sherly.

     

    Sejumlah masalah yang disoroti antara lain lahan pertanian yang belum bersertifikat, keterbatasan kepemilikan lahan, akses terhadap bibit unggul dan pupuk, serta keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan). Persoalan juga muncul setelah masa tanam, petani masih menghadapi risiko gagal panen, produktivitas yang rendah dan kebutuhan pendampingan. Bahkan ketika produksi meningkat, persoalan berikutnya adalah akses pasar dan harga jual yang menguntungkan.

     

    Karena itu, dia ingin program HKTI tidak berhenti pada pendampingan, tetapi memiliki ukuran yang jelas terhadap perubahan kondisi petani. Salah satu gagasan yang disiapkan adalah proyek percontohan dengan melibatkan 100 petani di setiap kabupaten dan kota di Maluku Utara. Melalui proyek tersebut, petani akan didampingi sekaligus diukur dampaknya, mulai dari peningkatan produktivitas, penurunan biaya produksi, akses terhadap harga jual yang lebih baik hingga peningkatan kesejahteraan.

    Baca Juga :  Mulai Sabtu, Warga Bisa "Namu" ke Balai Kota DKI Jakarta

     

    “Kita mungkin bisa mengambil pilot project 100 petani di masing-masing kabupaten kota. Dengan adanya pendampingan dari HKTI, kita mengecek apakah memang produktivitasnya naik, apakah memang biayanya turun,” kata Sherly.

     

    “Apakah memang mereka mendapatkan harga terbaik, dan apakah dengan pendampingan HKTI nanti mereka bisa lebih sejahtera, mereka bisa mendapatkan cuan yang lebih banyak,” lanjutnya.

    Dorong Petani Terhubung Langsung dengan Pasar

    Gubernur Maluku Utara ke-3 ini juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pemasaran agar petani tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga memiliki kepastian pasar.

     

    Jika Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berjalan, koperasi tersebut diharapkan dapat mengambil peran sebagai offtaker hasil pertanian. HKTI juga membuka peluang kerja sama dengan koperasi yang telah berjalan serta dunia usaha melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

     

    “Siapa tahu Kadin mempunyai list pengusaha-pengusaha yang bisa menjadi offtaker yang bisa kita connect-kan,” kata Sherly.

     

    Menurutnya, peningkatan produktivitas belum cukup apabila petani masih kesulitan menjual hasil panennya dengan harga yang layak. Karena itu, penguatan rantai pasok dan akses pasar menjadi bagian penting dari agenda HKTI Maluku Utara.

     

    DPN HKTI Dorong Sinergi Ketahanan Pangan

    Sementara itu, Ketua Umum DPN HKTI Sudaryono menekankan pentingnya sinergi antara HKTI dan pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta hilirisasi sektor pertanian. Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, DPD HKTI Maluku Utara diharapkan mampu memperkuat hubungan antara petani, pemerintah, pelaku usaha, koperasi dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

    Baca Juga :  BGN Siap Tutup SPPG Bermasalah, Publik Diminta Ikut Awasi MBG
    Waketum Kadin Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP) Beri Dukungan kepada Gubernur Sherly Tjoanda dalam Mendorong Kesejahteraan Petani (Dok. Istimewa)

    Dukungan juga disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yang sekaligus Wasekjen DPN HKTI, Andi Muhammad Yuslim Patawari. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada Sherly Tjoanda dan berharap pengalamannya sebagai gubernur, jejaring yang dimiliki, serta kepeduliannya terhadap sektor pertanian dapat memperkuat peran HKTI di Maluku Utara.

     

    “Selamat dan sukses. Semoga petani semakin makmur dengan pengalaman beliau menjadi gubernur, dan koneksi yang kuat serta kepedulian terhadap petani. InsyaAllah HKTI akan semakin berkontribusi untuk kemajuan pertanian di Maluku Utara dan peningkatan kesejahteraan petani,” ujarnya.

     

    Kepemimpinan Sherly di DPD HKTI Maluku Utara periode 2026–2031 kini diarahkan untuk memperkuat posisi petani, bukan hanya sebagai produsen, tetapi juga sebagai bagian penting dari ekosistem ekonomi daerah. Dengan menghubungkan petani dengan program pemerintah, pendampingan produksi, koperasi, Kadin dan pasar, HKTI Maluku Utara diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memperbesar nilai ekonomi yang diterima petani.

    Tampilan penuh:123
    AYP Ekonomi Daerah HKTI KADIN Maluku Utara petani Sherly Tjoanda
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMentan Amran Bidik Bioetanol Ciptakan 8 Juta Lapangan Kerja
    Next Article 295 DIM Dihapus dalam RUU Reforma Agraria, Apa yang Berubah?

    Berita Terkait

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Oktober 19, 2026

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice

    Oktober 19, 2026

    Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan

    Oktober 19, 2026

    Waduh! Harga Ayam Rp20.000 di Peternak, Rp45.000 di Konsumen, Mentan Amran Periksa Rantai Pasok

    Oktober 18, 2026

    Alhamdulillah! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Tapi …

    Oktober 18, 2026

    Waspada Child Grooming, Ini Alasan Akses Digital Anak Dibatasi

    Oktober 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital

    Bayu PratamaOktober 19, 2026

    Jakarta, Rasional.co – BUMN telekomunikasi, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menegaskan penguatan kedaulatan digital Indonesia…

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Oktober 19, 2026

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice

    Oktober 19, 2026
    Top Trending

    Hasil Real Madrid vs Sevilla 4-1: Mbappe Cetak Penalti Panenka di Bernabeu!

    AyuOktober 19, 2026

    JAKARTA – Mencari hasil Real Madrid vs Sevilla pada lanjutan pekan kesembilan…

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Bayu PratamaOktober 19, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran…

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice

    Bayu PratamaOktober 19, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu jarak…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?