Sementara itu, masjid akan menjadi sarana ibadah masyarakat sekaligus memberikan kenyamanan bagi wisatawan Muslim yang berkunjung ke Desa Adat Sade. Pembangunan kedua fasilitas tersebut ditargetkan dapat diselesaikan sebelum periode peak season, khususnya menjelang penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.
Sade Harus Bangkit Tanpa Kehilangan Identitas
Menteri Pariwisata menegaskan bahwa pemulihan Desa Adat Sade merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pariwisata berbasis masyarakat.
Menurutnya, masyarakat, tradisi, pengetahuan lokal, serta autentisitas kehidupan desa merupakan kekuatan utama yang menjadikan Sade memiliki nilai penting dalam ekosistem pariwisata Lombok.
Oleh karena itu, proses rekonstruksi harus menempatkan masyarakat sebagai bagian utama, bukan sekadar penerima manfaat pembangunan.
“Mudah-mudahan melalui upaya, kolaborasi, dan gotong royong seluruh pihak, baik ekosistem pariwisata, pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun swasta, kita dapat bersama-sama membangun kembali desa ini. Tentunya, masyarakat desa sendiri harus dilibatkan dalam seluruh prosesnya,” kata Widiyanti.
Dalam kunjungannya, ia juga meninjau dapur umum yang dibuka oleh TNI. Sejumlah mahasiswa Poltekpar Lombok turut membantu proses memasak selama masa tanggap darurat. Bantuan bahan makanan dan berbagai kebutuhan mendesak lainnya juga telah tersedia bagi masyarakat terdampak.
Gubernur NTB Apresiasi Langkah Pemerintah
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi kunjungan Menpar Widiyanti beserta jajaran ke Lombok untuk melihat langsung kondisi Desa Adat Sade sekaligus membahas langkah penanganan pascakebakaran.
Menurut Iqbal, arahan Menpar telah memberikan fondasi bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mulai merencanakan proses rekonstruksi secara lebih terarah.
“Ibu Menteri tadi sudah mengarahkan fondasi bagi kita untuk mulai berpikir jangka menengah dan jangka panjang, yaitu ke arah rekonstruksi untuk membangun Sade, mencakup penyiapan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan untuk keberlanjutan desa tersebut,” kata Iqbal.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Adat Sade, Amak Pani, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah, masyarakat, asosiasi, dan para donatur yang memberikan bantuan material maupun dukungan moral.

