JAKARTA – Penyerang muda Persija Jakarta, Mauro Zijlstra akan berseragam Arema FC pada mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Keputusan bursa transfer ini diambil lewat skema pinjaman, di mana striker berusia 21 tahun tersebut dilepas sementara oleh Persija demi berburu menit bermain reguler yang konsisten di kasta tertinggi kompetisi domestik.
Manajemen Persija Jakarta tak menampik bahwa melepas Mauro Zijlstra ke Arema FC adalah langkah strategis yang penuh pertimbangan. Sejak diboyong pada pertengahan musim 2025/2026, penyerang bertalenta ini sebenarnya diproyeksikan jadi aset jangka panjang.
Namun, ketatnya persaingan lini depan serta riwayat cedera hamstring menuntut sang pemain untuk mencari panggung baru agar ritme bertanding dan ketajamannya kembali terasah maksimal.
Investasi Jangka Panjang Macan Kemayoran
Langkah peminjaman ini murni bagian dari proses pematangan kualitas Mauro. Mengingat durasi kontraknya di Macan Kemayoran masih tersisa dua musim ke depan, Persija memandang Arema FC sebagai wadah yang ideal bagi sang pemain untuk menyerap lebih banyak pengalaman bertanding.
Jam terbang di level tertinggi diyakini bakal menjadi katalis utama agar potensi besarnya terkelupas sempurna sebelum nantinya kembali membela Persija.
Tantangan Cedera dan Jam Tampil yang Terpangkas
Sejak mendarat di putaran kedua musim 2025/2026, menit bermain Mauro memang terbilang minim. Ia baru mencatatkan empat penampilan bersama Macan Kemayoran, yakni saat berlaga melawan Bali United, PSM Makassar, Persik Kediri, dan Semen Padang.
Kendala utama minimnya durasi tampil tersebut tak lepas dari nasib apes yang menghampirinya. Masalah cedera hamstring memaksa penyerang berdarah muda ini meminggirkan sepatu dan fokus menjalani proses pemulihan medis selama kurang lebih tiga bulan.
Maksimalkan Setiap Kesempatan
Manajer Persija, Marsda TNI (Purn.) Ardhi Tjahjoko, menekankan agar Mauro pantang menyia-nyiakan kesempatan selama berseragam Singo Edan. Fokus utamanya saat ini adalah mengembalikan sentuhan terbaik di lapangan.
“Hal terpenting bagi Mauro saat ini adalah mendapatkan jam terbang untuk mendongkrak performanya. Sekecil apa pun peluang bertanding yang diberikan di sana, dia harus bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Kami di Persija akan terus memantau perkembangannya dan menantikan ia kembali dengan kualitas yang jauh lebih matang,” tegas Ardhi.

