Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    September 2, 2026

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150
    • Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru
    • Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa
    • Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027
    • GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek
    • Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun
    • Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester
    • Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Rabu, September 2
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Keberanian Inovasi & Kolaborasi Jadi Kunci Percepat Penyediaan Rumah Rakyat
    Ekonomi

    Keberanian Inovasi & Kolaborasi Jadi Kunci Percepat Penyediaan Rumah Rakyat

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaJuli 31, 2026Updated:Juli 31, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    BATANG – Percepatan penyediaan rumah bagi masyarakat dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pola pembangunan yang selama ini berjalan. Dibutuhkan keberanian menghadirkan inovasi, mempelajari praktik terbaik dari negara lain, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor agar kebutuhan hunian rakyat dapat dipenuhi lebih cepat.

    Presiden Prabowo Subianto menekankan pesan tersebut dalam peresmian Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang digelar secara hibrida dan dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

    Meski capaian pembangunan rumah dinilai membanggakan, kebutuhan masyarakat masih sangat besar sehingga pemerintah perlu mencari pendekatan baru yang lebih efektif.

    “Kita sadar bahwa apa yang sudah kita capai adalah cukup membanggakan, tapi kita sadar juga bahwa kebutuhannya masih sangat-sangat banyak. Dan kita sedang merencanakan, kita sedang mempelajari cara-cara yang lebih inovatif,” ujar Presiden Prabowo Subianto.

    • Baca juga: Prabowo: Kereta Api Harus Layani Rakyat, Jangan Hanya Kejar Keuntungan

    Salah satu pengalaman yang menjadi perhatian pemerintah adalah keberhasilan India membangun sekitar 40 juta rumah dalam kurun waktu 12 tahun, atau rata-rata sekitar tiga juta rumah setiap tahun.

    Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi bahan pembelajaran untuk mencari model pembangunan perumahan yang lebih cepat tanpa mengabaikan kondisi Indonesia.

    “Saya tertarik pada pengalaman bangsa India. Mereka mampu membuat rumah 40 juta rumah dalam 12 tahun. Jadi kira-kira tiga juta rumah setahun. Ini saya sedang pelajari bagaimana caranya,” katanya.

    Namun demikian, Presiden menegaskan bahwa inovasi tidak berarti meninggalkan metode yang selama ini telah berjalan baik. Sebaliknya, pemerintah didorong mempertahankan praktik yang efektif sembari membuka ruang bagi teknik dan terobosan baru.

    Menurutnya, keberanian menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan penyediaan rumah rakyat.

    “Kita harus, menurut saya bangsa Indonesia, saya percaya dengan keberanian. Keberanian berpikir, keberanian belajar dari orang lain, keberanian mengambil risiko, keberanian berbuat, keberanian mencari inovasi dan terobosan. Mungkin kita bisa dapat hal-hal yang baik,” ujarnya.

    Kolaborasi Lintas Sektor

    Selain inovasi, percepatan pembangunan rumah juga membutuhkan kerja sama berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah menilai penyediaan hunian tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi, melainkan memerlukan sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, perbankan Himbara, pengembang, hingga sektor swasta.

    Kolaborasi tersebut disebut mencerminkan semangat Indonesia Incorporated, yakni seluruh elemen bergerak sebagai satu tim untuk memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak huni.

    “Kita ini harus jadi satu, satu tim, satu kesebelasan. Kuncinya adalah kerja sama,” kata Presiden.Ia menilai rumah merupakan kebutuhan yang sangat mendasar karena memberikan perlindungan sekaligus rasa aman bagi masyarakat. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar, tantangan penyediaan rumah juga semakin kompleks sehingga membutuhkan langkah yang lebih cepat dan masif.

    Karena itu, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan perumahan dilakukan melalui kombinasi inovasi, keberanian mengambil terobosan, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

    “Dan saya percaya bahwa kita akan lebih deras, lebih cepat, dan lebih masif. Bangsa kita adalah bangsa yang besar. Jumlah penduduk kita besar. Masalah-masalah yang kita hadapi adalah besar,” ujar Presiden.

    Program akad massal 62.000 unit KPR rumah subsidi dan KUR Perumahan senilai Rp880 miliar menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap pembiayaan rumah sekaligus mempercepat penyediaan hunian layak di berbagai daerah.

    Batang Jawa Tengah Kementerian PKP Maruarar Sirait Perumahan Prabowo Subianto Presiden rumah Subsidi
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePrabowo: Kereta Api Harus Layani Rakyat, Jangan Hanya Kejar Keuntungan
    Next Article Permintaan Domestik Menguat, Industri Manufaktur Kian Ekspansif
    Bayu Pratama

    Related Posts

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    September 2, 2026

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026

    Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027

    September 2, 2026

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    September 2, 2026

    Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester

    September 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    By MartinSeptember 2, 2026

    JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax Green 95…

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026
    Top Trending

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    By AlvaroSeptember 2, 2026

    TANGERANG, 1 September 2026 — Good Journey (GOJO) Indonesia resmi mengoperasikan layanan…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    By ADNAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Universitas Nasional (Unas) resmi meluncurkan Pusat Studi Gender dan Perlindungan Hak…

    Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun

    By MartinSeptember 1, 2026

    JAKARTA – Survei Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap sejumlah fungsi…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?