Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Bantah Isu Penolakan, Dasco Minta UU Perampasan Aset Terus Dikawal

    Juli 21, 2026

    Tarif Pelepasan Kewarganegaraan Jadi Rp5 Juta, Menkum: Ngga Ngaruh! Pemohonnya Hanya 300

    Juli 21, 2026

    Bungkam, Bupati Lombok Barat Keluar Berompi Oranye Usai OTT KPK

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Bantah Isu Penolakan, Dasco Minta UU Perampasan Aset Terus Dikawal
    • Tarif Pelepasan Kewarganegaraan Jadi Rp5 Juta, Menkum: Ngga Ngaruh! Pemohonnya Hanya 300
    • Bungkam, Bupati Lombok Barat Keluar Berompi Oranye Usai OTT KPK
    • Perpanjang Kontrak di Persija, Andritany Ardhiyasa Siap Bawa Macan Kemayoran Rebut Gelar Super League
    • Istana Bantah Spekulasi, Posisi Duduk Prabowo-Gibran Hanya Soal Teknis
    • FIFA Turun Tangan Selidiki Drama Final Piala Dunia 2026, Timnas Argentina Terancam Sanksi Berat
    • Persib Makin Sangar Jelang Lawan Arema FC, Igor Tolic Janji Beri Jam Terbang Skuad Muda Maung Bandung
    • Persija Resmi Ikat Andritany Ardhiyasa Hingga Semusim ke Depan, Macan Kemayoran Jaga Identitas Klub
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, Juli 21
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda ยป Istana Bantah Spekulasi, Posisi Duduk Prabowo-Gibran Hanya Soal Teknis
    Politik

    Istana Bantah Spekulasi, Posisi Duduk Prabowo-Gibran Hanya Soal Teknis

    MartinBy MartinJuli 21, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Posisi duduk Prabowo dan Gibran
    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026). (Foto: Antara)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan posisi duduk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tidak berdampingan saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara murni karena kebutuhan teknis. Pengaturan itu dilakukan untuk mendukung pemaparan Presiden menggunakan teleprompter dan data.

    Prasetyo menjelaskan tata letak ruang sidang disesuaikan dengan kebutuhan Presiden dalam menyampaikan evaluasi serta paparan berbagai program pemerintah. Karena itu, posisi duduk Presiden ditempatkan di bagian tengah menghadap jajaran kabinet.

    “Karena beliau ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kalau saudara-saudara perhatikan, banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data. Karena itu, kemarin beliau menggunakan alat bantu berupa teleprompter. Itulah yang kemudian menjawab pertanyaan mengenai lay out,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/26).

    • Baca juga: Istana dan Gerindra Minta Hotman Tak Kaitkan Prabowo dengan Kasus Febrie

    Dia menegaskan tidak ada persoalan lain di balik pengaturan posisi duduk tersebut. Menurutnya, anggapan mengenai hubungan Presiden dan Wakil Presiden maupun soal kesetaraan keduanya tidak berdasar.

    “Tidak ada. Sama sekali tidak ada. Kami pada posisi sekarang sedang kompak-kompaknya, sedang semua berusaha keras mencapai apa yang menjadi garis dari Bapak Presiden,” tegasnya.

    Prasetyo mengatakan Sidang Kabinet Paripurna yang digelar Senin (20/7) merupakan agenda rutin pertengahan tahun setelah berakhirnya semester pertama. Sidang kabinet paripurna sebelumnya berlangsung pada 13 Maret 2026.

    Menurut dia, Presiden memanfaatkan sidang itu untuk mengevaluasi pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah. Presiden juga memberikan arahan agar seluruh jajaran mempercepat pelaksanaan program pada semester kedua tahun ini.

    • Baca juga: Pramono Anung Tinjau LRT Jakarta, Progres 95 Persen Siap Diresmikan Prabowo

    Selain itu, Presiden memaparkan capaian Kabinet Merah Putih selama sekitar 20 hingga 21 bulan masa pemerintahan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Paparan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap kinerja kabinet.

    “Yang paling penting justru bagaimana secara substantif apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden kepada seluruh jajaran, yaitu memberikan penilaian, memberikan evaluasi, serta menyampaikan prestasi-prestasi Kabinet Merah Putih,”katanya

    Sebelumnya, Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara menarik perhatian karena Presiden Prabowo duduk sendiri di kursi depan menghadap jajaran kabinet. Sementara itu, Wapres Gibran duduk di barisan Menteri Koordinator di sebelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

    Prasetyo menegaskan Presiden mengakhiri sidang dengan arahan agar seluruh kementerian dan lembaga mempercepat penyelesaian program prioritas yang masih harus dituntaskan pada semester kedua tahun ini.

    Gibran Rakabuming Raka Istana Politik Prabowo Subianto Sidang Kabinet
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleFIFA Turun Tangan Selidiki Drama Final Piala Dunia 2026, Timnas Argentina Terancam Sanksi Berat
    Next Article Perpanjang Kontrak di Persija, Andritany Ardhiyasa Siap Bawa Macan Kemayoran Rebut Gelar Super League
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Bantah Isu Penolakan, Dasco Minta UU Perampasan Aset Terus Dikawal

    Juli 21, 2026

    Bungkam, Bupati Lombok Barat Keluar Berompi Oranye Usai OTT KPK

    Juli 21, 2026

    DPR Resmi Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia

    Juli 21, 2026

    Serap Kebutuhan Riil Warga di 8 Titik, Dapot Hutagalung Prioritaskan Aspirasi Warga dalam Pembangunan Kabupaten Bengkalis

    Juli 20, 2026

    Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo soal Status Tersangka

    Juli 20, 2026

    Mabes TNI Tegaskan Belum Bahas Pelibatan Babinsa Awasi Kepatuhan Pajak

    Juli 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bantah Isu Penolakan, Dasco Minta UU Perampasan Aset Terus Dikawal

    By MartinJuli 21, 2026

    JAKARTA – DPR memastikan pembahasan RUU Perampasan Aset tetap berlanjut selama masa reses. Komisi III…

    Tarif Pelepasan Kewarganegaraan Jadi Rp5 Juta, Menkum: Ngga Ngaruh! Pemohonnya Hanya 300

    Juli 21, 2026

    Bungkam, Bupati Lombok Barat Keluar Berompi Oranye Usai OTT KPK

    Juli 21, 2026
    Top Trending

    Tarif Pelepasan Kewarganegaraan Jadi Rp5 Juta, Menkum: Ngga Ngaruh! Pemohonnya Hanya 300

    By MartinJuli 21, 2026

    JAKARTA – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memastikan kenaikan tarif layanan pelepasan…

    Basarnas Kerahkan USAR, Dua Korban Masih Tertimbun Reruntuhan di Grand Polonia Medan

    By MartinJuli 21, 2026

    MEDAN – Basarnas Medan mengerahkan 15 personel beserta peralatan Urban Search and…

    Bungkam, Bupati Lombok Barat Keluar Berompi Oranye Usai OTT KPK

    By MartinJuli 21, 2026

    JAKARTA – Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini keluar dari Gedung Merah…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?