JAKARTA – Deretan lagu karya penyanyi solo Idgitaf dipastikan bakal memperkuat dinamika emosi karakter Kaluna dalam pementasan Home Sweet Loan The Musical. Pertunjukan panggung ini siap digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Produser pementasan, Cristian Imanuell, menjelaskan bahwa penyusunan materi lagu dalam musikal adaptasi novel Almira Bastari ini digarap lewat kolaborasi erat antara penulis skrip film, Widya Arifianti, dan Yemima Krisantina (Head of Development Home Sweet Loan).
Peran Musik Sebagai Tulang Punggung Cerita
Berbeda dengan format film layar lebar yang hanya menyajikan satu tembang karya Idgitaf berjudul “Berakhir di Aku”, versi teater musikal berdurasi 2,5 jam ini bakal memuat beberapa lagu baru untuk mempertegas adegan-adegan penting.
Menurut Cristian, lagu-lagu pilihan ini tak sekadar menjadi latar musik, melainkan berfungsi sebagai backbone atau penjelas narasi di atas panggung:
- Lagu Opening & Ending: Dirancang khusus untuk membuka cerita serta menjadi puncak emosi pada penutup Act 1 dan Act 2.
- Lagu “Cukup Nggak Cukup”: Menggambarkan realitas serta kegelisahan finansial saat seseorang berulang kali mengecek isi rekening.
- Lagu “Amarah Seperti Apa”: Mewakili pergolakan batin dan cara seseorang mengekspresikan kekecewaan atau rasa marah terhadap keluarga sendiri.
Dua Pemeran Utama dan Jadwal Pentas
Guna memberikan warna baru, pertunjukan ini juga menyiapkan dua pemeran utama berbeda. Kehadiran dua aktris ini diharapkan mampu menghadirkan sudut pandang serta interpretasi unik saat membawakan karakter Kaluna di panggung.
Diprakarsai oleh Indonesia Kaya, Visinema, dan Jakarta Art House, pementasan Home Sweet Loan The Musical dijadwalkan menyapa para penikmat teater di Jakarta sepanjang September hingga Oktober 2026.

