Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!

    September 1, 2026

    Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol

    September 1, 2026

    Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”

    September 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    • Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol
    • Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”
    • Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin
    • PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online
    • Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas
    • Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Akhir Perjalanan Sang Legenda
    • Pecahkan Rekor Transfer, Liverpool Resmi Boyong Bradley Barcola dari PSG
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, September 1
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda ยป FIFA Tolak Gugatan Belgia Soal Folarin Balogun, Skandal Terbesar Piala Dunia 2026
    Sport

    FIFA Tolak Gugatan Belgia Soal Folarin Balogun, Skandal Terbesar Piala Dunia 2026

    AyuBy AyuJuli 7, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA โ€“ Keputusan FIFA menolak gugatan Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) memicu kontroversi besar menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026. Otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut tetap memutihkan hukuman penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Alhasil, striker andalan Paman Sam tersebut dipastikan turun ke lapangan hijau saat menghadapi Belgia pada Selasa (7/7).

    Sebelumnya, Komite Disiplin FIFA menjatuhkan hukuman larangan satu pertandingan kepada Balogun akibat kartu merah saat laga kontra Bosnia dan Herzegovina. Namun, sebuah keputusan mendadak menangguhkan sanksi tersebut. Isu yang beredar menyebutkan ada intervensi besar dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pejabat pemerintah, US Soccer, serta tim kuasa hukum guna membebaskan sang pemain.

    Belgia Kecam Pelanggaran Regulasi FIFA

    Pihak RBFA merasa tidak mendapat keadilan dan transparansi dari FIFA terkait pemutihan sanksi sepihak ini. Manajemen tim Eropa tersebut mengaku belum melihat dokumen resmi landasan hukum pembatalan hukuman sang penyerang.

    “Hingga saat ini, RBFA masih belum menerima dasar keputusan tersebut. Kami juga belum memperoleh salinan keputusan, penjelasan menyatakan pemain tersebut memenuhi syarat untuk tampil, maupun laporan wasit sejak awal proses. Hal ini merupakan pelanggaran terhadap regulasi FIFA,” bunyi pernyataan resmi RBFA.

    Merespons situasi ini, RBFA langsung mengirim ancaman serius kepada Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (US Soccer). Perwakilan Belgia siap memperkarakan posisi penyerang klub AS tersebut jika masuk ke dalam daftar susunan pemain (DSP) resmi pertandingan.

    “RBFA telah memberi tahu Federasi Sepak Bola Amerika Serikat bahwa kami menggugat kelayakan pemain tersebut apabila namanya tercantum dalam daftar pemain. Dengan demikian, seluruh langkah hukum lebih lanjut tetap terbuka,” tegas pernyataan tersebut.

    Alasan FIFA Tolak Protes RBFA

    Komite Banding FIFA langsung memotong jalur hukum Belgia dengan menyatakan gugatan tersebut tidak sah. Menurut pandangan hukum FIFA, RBFA sama sekali tidak memiliki hak mencampuri urusan kedisiplinan tim lawan.

    FIFA berdalih bahwa RBFA bukan merupakan bagian dari proses disiplin internal terhadap Balogun. Status hukum (legal standing) yang tidak kuat membuat permohonan banding dari kubu Setan Merah otomatis gugur demi hukum.

    Meskipun mendapat penolakan mentah-mentah dari FIFA, manajemen RBFA tidak tinggal diam. Kubu Belgia menegaskan tetap mencari celah hukum lain demi menegakkan keadilan regulasi selama turnamen Piala Dunia 2026 berlangsung.

    Amerika Serikat babak 16 besar Belgia Donald Trump FIFA Folarin Balogun Kasus Folarin Balogun Komite Disiplin FIFA Piala Dunia 2026 US Soccer
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleAdidas Rilis Trionda Final: Bola Mewah Berlapis Emas, Siap Jadi Rebutan Empat Raksasa Dunia
    Next Article Pratama Arhan Cari Kehangatan Suporter Jakarta Di Skuad Persija
    Ayu

    Related Posts

    Pecahkan Rekor Transfer, Liverpool Resmi Boyong Bradley Barcola dari PSG

    Agustus 31, 2026

    Persik Kediri Dukung Penghapusan Regulasi Pemain U23 di Super League 2026/2027

    Agustus 31, 2026

    Mees Hilgers Resmi Pindah ke SC Heerenveen, Siap Buka Lembaran Baru di Eredivisie

    Agustus 31, 2026

    Darurat Sepak Bola Indonesia! 28 Klub Masih Berutang Rp14,8 Miliar ke Pemain, Siapa Saja?

    Agustus 31, 2026

    Live Streaming Persib vs Manila Digger 31 Agustus 2026, Kick-off 19.00 WIB

    Agustus 31, 2026

    Veddriq Leonardo Bidik Emas Panjat Tebing Asian Games 2026, Waspadai 2 Negara Ini

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!

    By Bayu PratamaSeptember 1, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Harga Patokan Ekspor (HPE) emas naik 7,87 persen menjadi USD 142.154,10 per…

    Dukung B50 & Hemat Devisa Rp7,1 Triliun, Gasifikasi Batubara Dikebut Hasilkan Metanol

    September 1, 2026

    Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Buruh Tani Karawang “Combine Harvester”

    September 1, 2026
    Top Trending

    Muktamar ke-35 NU, AYP Sambut Positif Kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

    By AlvaroSeptember 1, 2026

    JOMBANG โ€” Nahdlatul Ulama, yang secara harfiah berarti Kebangkitan Ulama, merupakan salah…

    Belajar dari NU dan Muhammadiyah: Demokrasi Bukan Sekadar Memilih Pemenang

    By MartinAgustus 31, 2026

    Demokrasi kerap dipahami sederhana: siapa memperoleh suara terbanyak, dialah yang menang. Padahal,…

    Merica, Cabai, Kratom dari Kalimantan Tembus Pasar Ekspor Global Hingga India & AS

    By Bayu PratamaAgustus 31, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Produk lokal Kalimantan berpeluang memperluas pasar hingga Eropa, Amerika,…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?