Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27
    • Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27
    • Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor
    • Punya Dana Rp 3 Triliun, Telkom Percepat Buyback
    • Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari
    • Serap 2,19 Juta Pekerja, Investasi hingga September 2026 Capai Rp1.539 Triliun
    • Telkom Tak Cuma Bangun Infrastruktur, Bidik Kedaulatan Digital
    • Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya
    rasional.corasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
    Login
    Selasa, Oktober 20
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Home»Nasional»Mitigasi Bencana Kawasan Pantai, BMKG Pasang Radar Pemantau Laut di Aceh
    Nasional

    Mitigasi Bencana Kawasan Pantai, BMKG Pasang Radar Pemantau Laut di Aceh

    Bayu PratamaBy Bayu PratamaOktober 9, 2026Updated:Oktober 9, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Copy Link WhatsApp
    Ilustrasi kawasan pesisir. (Unsplash)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Copy Link Telegram WhatsApp

    Jakarta, Rasional.co – Pengalaman tsunami 2004 menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana di pesisir Aceh. Untuk memperkuat pemantauan kondisi laut di wilayah tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoperasikan High Frequency (HF) Radar Array di Ujong Batee, Kabupaten Aceh Besar, yang mampu memantau dinamika arus permukaan laut hingga 150 kilometer.

    Radar tersebut melengkapi perangkat serupa yang telah terpasang di Lam Teungoh, Aceh Besar. Kombinasi kedua lokasi ini memungkinkan BMKG memantau arus permukaan, gelombang, dan arah angin di perairan pantai utara Aceh secara lebih terintegrasi.

    Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, data yang dihasilkan radar dapat mendukung pemantauan perubahan kondisi laut, keselamatan pelayaran, aktivitas nelayan, serta sistem deteksi dini tsunami.

    Baca Juga :  MenPar Bertemu Pelaku Pariwisata Labuan Bajo, Dorong Pemulihan Pascagempa dan Penguatan Keselamatan

    “Teknologi ini mampu menyediakan informasi arus permukaan laut secara berkelanjutan dan mendukung pemantauan perubahan kondisi laut, termasuk sebagai salah satu sumber data pendukung dalam sistem deteksi dini tsunami,” ujar Faisal di Aceh, Kamis (8/10/2026).

    Keberadaan radar ini penting bagi masyarakat pesisir yang menggantungkan penghidupan pada laut. Informasi mengenai arus dan gelombang dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi nelayan saat memutuskan untuk melaut, sekaligus mendukung navigasi kapal agar perjalanan lebih aman.

    Pemerintah Aceh juga menyoroti manfaat langsung teknologi tersebut bagi masyarakat. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Aceh Robby Irza, yang hadir mewakili Wakil Gubernur Aceh, mengatakan data kondisi laut bukan sekadar statistik, melainkan informasi yang dapat memengaruhi keputusan terkait keselamatan dan penghidupan warga pesisir.

    Baca Juga :  Erupsi Anak Krakatau Tak Otomatis Picu Tsunami, Warga Diminta Tak Panik

    Terhubung dengan Pusat Pengolahan Data BMKG

    Sistem HF Radar Array Ujong Batee terhubung dengan pusat pengolahan data BMKG di Jakarta. Fasilitas tersebut juga mendapat dukungan pencadangan data dari pusat data BMKG di Bali yang dibangun dengan standar bangunan tahan gempa.

    Radar di Ujong Batee merupakan bagian dari jaringan 10 titik HF Radar hasil kerja sama Indonesia-Prancis. Pengembangan jaringan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas observasi kelautan dan mendukung kesiapsiagaan terhadap risiko bencana di wilayah pesisir.

    Wakil Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Fabrice Fize, menyebut pengoperasian radar tersebut sebagai salah satu wujud kerja sama bilateral dalam pengembangan teknologi observasi dan peningkatan ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana.

    Baca Juga :  Denda 2 Miliar atau Penjara 5 Tahun, Berani Menjual Minyakita di atas Rp15.700

    Country Director Agence Française de Développement (AFD) untuk Indonesia, Sandrine Boucher, juga menegaskan dukungan lembaganya terhadap mitigasi bencana dan perlindungan masyarakat pesisir Aceh melalui kerja sama teknologi radar maritim bersama BMKG.

    Selain radar maritim, Aceh juga didukung radar cuaca C-Band milik BMKG. Lembaga tersebut turut menjalankan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Sekolah Lapang Iklim, dan Sekolah Lapang Geofisika untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai informasi cuaca, iklim, serta kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi dan tsunami.

    BMKG mengimbau masyarakat di sekitar fasilitas Ujong Batee untuk turut menjaga perangkat tersebut agar dapat beroperasi optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi keselamatan masyarakat.

    Aceh BMKG Gempa mitigasi Radar Array tsunami
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSivali Gandeng Netra Runtime, Buka Akses Layanan AI untuk Korporasi dan Developer
    Next Article iPhone 15 Milik Turis Prancis Hilang di Lombok, Minta Ditebus Rp3 Juta

    Berita Terkait

    Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari

    Oktober 20, 2026

    Menteri Pertanian Amran Surati Kapolri, Ini Isinya

    Oktober 19, 2026

    Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice

    Oktober 19, 2026

    Dugaan Kekerasan Seksual, Kemenag Minta Pesantren Dar Et-Tauhid Bekasi Dibekukan

    Oktober 19, 2026

    Waduh! Harga Ayam Rp20.000 di Peternak, Rp45.000 di Konsumen, Mentan Amran Periksa Rantai Pasok

    Oktober 18, 2026

    Alhamdulillah! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Tapi …

    Oktober 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Prediksi PSG vs Barcelona: Duel Sengit 2 Tim Produktif di Liga Champions 2026/27

    AyuOktober 20, 2026

    JAKARTA – Pertemuan besar kembali terjadi antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona di laga fase…

    Prediksi Stuttgart vs Atletico Madrid: Tuan Rumah Mau Pertahankan Rekor di Liga Champions 2026/27

    Oktober 20, 2026

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Oktober 20, 2026
    Top Trending

    Ini Strategi UMKM Perluas Pasar hingga Ekspor

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Produk yang berkualitas belum tentu mampu menjangkau pasar yang…

    Punya Dana Rp 3 Triliun, Telkom Percepat Buyback

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menyiapkan percepatan pembelian kembali…

    Antrean BBM Bali, Cadangan Pasokan Naik Jadi 15 Hari

    Bayu PratamaOktober 20, 2026

    Jakarta, Rasional.co – Pemerintah menaikkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) di Bali…

    rasional.co
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi Rasional.co
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    © 2026 RASIONAL.CO

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?