JAKARTA — Duka menyelimuti keluarga besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) atas berpulangnya salah satu tokohnya, Andi Bohar Alam. Ungkapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, termasuk Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari.
Pria yang kerap disapa AYP ini hadir langsung di rumah duka almarhum Andi Bohar Alam pada Sabtu (5/9/2026). Kehadiran tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus kepedulian kepada keluarga yang tengah kehilangan sosok yang dikenal sebagai bagian dari komunitas masyarakat Sulawesi Selatan di perantauan.
Dalam suasana duka, ia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum serta seluruh keluarga besar KKSS.
“Kami warga Sulsel turut berduka cita yang mendalam. Salah satu tokoh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) mendahului kita,” katanya.
Tidak berhenti pada kunjungan ke rumah duka, AYP juga turut mengantarkan jenazah almarhum Andi Bohar Alam ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Jeruk Purut, Jakarta.
Keikutsertaannya hingga proses pemakaman menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum. Momen itu juga memperlihatkan kuatnya ikatan kekeluargaan dan solidaritas warga Sulawesi Selatan di perantauan.
AYP turut memanjatkan doa agar seluruh amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
“Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tuturnya.
- Baca juga: https://rasional.co/erupsi-anak-krakatau-tak-otomatis-picu-tsunami-warga-diminta-tak-panik/

Duka Keluarga Besar KKSS
Kepergian Andi Bohar Alam meninggalkan duka bagi keluarga dan kerabat, sekaligus keluarga besar KKSS serta masyarakat Sulawesi Selatan yang mengenal sosok almarhum.
Bagi masyarakat Sulsel di perantauan, kehadiran tokoh-tokoh komunitas memiliki arti penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan, kebersamaan, serta ikatan dengan daerah asal.
Kehadiran AYP di rumah duka hingga mengantarkan jenazah ke pemakaman menjadi simbol empati dan solidaritas di tengah suasana kehilangan.

