JAKARTA – Babak akhir kebersamaan Luke Shaw dan Manchester United tampaknya sudah di depan mata. Kontrak pemain bertahan andalan ini dijadwalkan bakal kedaluwarsa pada 30 Juni 2027 mendatang. Sayangnya, alih-alih mendengar kabar gembira soal pembaruan kerja sama, hingga kini belum ada tanda-tanda manajemen Setan Merah bakal menyodorkan kontrak baru bagi sang full-back.
Berdasarkan laporan eksklusif dari Mirror, Manchester United diyakini kuat tidak akan memperpanjang masa bakti Shaw. Sebagai gantinya, klub raksasa Liga Inggris ini dikabarkan siap melakukan renovasi besar-besaran di lini belakang pada bursa transfer musim panas 2027 demi mendatangkan deretan bek anyar yang lebih bugar.
Kisah perjalanan Shaw di teater impian tentu meninggalkan banyak memori bagi para suporter. Dulu, ia didatangkan dari Southampton dengan mahar fantastis mencapai 37 juta Euro—sebuah angka yang terhitung sangat masif untuk ukuran pemain muda saat itu.
Selama lebih dari satu dekade membela panji MU sejak 2014 silam, Shaw total sudah mencatatkan 299 penampilan di seluruh ajang kompetisi. Ia juga turut merasakan manisnya mengangkat empat trofi bergengsi, mulai dari gelar Liga Europa, Piala FA, hingga dua kali kemenangan di ajang Piala Liga (Carabao Cup).
Kendati demikian, buku perjalanan kariernya tidak selalu berjalan mulus. Sisi paling kelam dari perjalanan Shaw di Manchester tentu saja masalah kebugaran. Ia kerap kali harus berurusan dengan cedera otot kambuhan. Paling diingat tentu insiden horor patah tulang tibia dan fibula pada kaki kanannya di tahun 2015, yang membuatnya harus menepi dari lapangan hijau hingga absen di 64 pertandingan.
Di usianya yang kini menginjak 31 tahun, Shaw sebenarnya masih memegang kepercayaan penuh dari sang pelatih, Michael Carrick, untuk mengawal lini pertahanan. Pengalaman dan visinya di atas lapangan hijau masih dinilai berharga bagi tim.
Namun, faktor kebugaran yang kerap naik-turun rupanya menjadi batu sandungan terbesar yang sulit diabaikan manajemen klub. Riwayat cedera panjang membuat MU berpikir ulang untuk terus menggantungkan pos bek kiri kepada pemain yang sama.
Dengan situasi kontrak yang kian menipis dan rencana perombakan skuad yang sudah di depan mata, perjalanan Luke Shaw di Manchester United tampaknya benar-benar mendekati garis akhir.

