Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    September 2, 2026

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150
    • Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru
    • Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa
    • Lanjutkan Efisiensi, Pemerintah Ramu Strategi Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027
    • GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek
    • Survei Poltracking Catat Kepuasan Publik terhadap Fungsi DPR Terus Turun
    • Kemenag Buka Beasiswa Zakat 2026, Full Funded hingga 8 Semester
    • Harga Patokan Ekspor Emas Naik 7,87 Persen, Ini Deretan Penyebabnya!
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Rabu, September 2
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Psikolog UI Peringatkan Bahaya Postingan Impulsif di Media Sosial, Olah Emosi Sebelum Unggahan Digital Merusak Karakter
    Lifestyle

    Psikolog UI Peringatkan Bahaya Postingan Impulsif di Media Sosial, Olah Emosi Sebelum Unggahan Digital Merusak Karakter

    AyuBy AyuAgustus 8, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Penggunaan media sosial secara tidak terukur sering kali memicu konflik digital akibat luapan emosi sesaat. Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, Ratih Ibrahim, MM, Psikolog, menekankan pentingnya menerapkan prinsip pause before posting atau memberi jeda sebelum mengunggah konten. Langkah sederhana ini efektif menekan potensi perilaku impulsif masyarakat saat emosi sedang meningkat.

    Edukasi ini mengemuka merespons fenomena maraknya komentar perundungan di media sosial terhadap keluhan layanan publik. Emosi tidak terkontrol sering kali membuat seseorang melupakan etika berinteraksi di ruang publik digital.

    “Biasakan memberi jeda sebelum mengunggah sesuatu. Prinsip sederhana seperti ‘pause before posting’ sangat membantu. Jika sedang marah, sebaiknya jangan langsung menulis atau mengunggah apa pun,” kata Ratih Ibrahim saat menjelaskan pentingnya kendali diri di media sosial.

    Pengenalan Tanda Emosi dan Pengendalian Diri

    Pengguna media sosial perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap respons fisik serta mental saat menghadapi provokasi digital. Tanda-tanda peningkatan emosi meliputi ketegangan otot tubuh, pikiran penuh kemarahan, hingga muncul dorongan kuat untuk segera membalas komentar negatif.

    Memberi jeda waktu selama beberapa menit atau beberapa jam membantu menstabilkan kondisi psikologis sebelum mengambil tindakan. Kesadaran diri menjadi benteng utama agar ekspresi di ruang digital tidak menimbulkan masalah hukum atau penyesalan pada kemudian hari.

    Berikut langkah konkret menjaga kesehatan mental dan etika dalam mengoperasikan media sosial:

    • Menerapkan Jeda Waktu: Menahan diri beberapa menit hingga beberapa jam sebelum mengunggah atau membalas komentar.
    • Mengenali Sinyal Tubuh: Memahami tanda fisik seperti tubuh tegang serta pikiran penuh kemarahan.
    • Menjaga Kualitas Tidur: Memastikan istirahat cukup untuk menjaga kestabilan emosi harian.
    • Mengelola Beban Kerja: Membatasi paparan layar media sosial saat kondisi fisik mengalami kelelahan hebat.
    • Mencari Saluran Stres Sehat: Mengalihkan tekanan emosional ke aktivitas positif non-digital.

    Integritas Diri di Ruang Digital

    Kematangan emosi menentukan kualitas kepribadian seseorang saat berinteraksi di jejaring sosial. Media sosial menyediakan wadah ekspresi luas, namun pengguna tetap terikat pada tanggung jawab moral serta hukum. Setiap aktivitas digital meninggalkan rekam jejak mencerminkan nilai integritas pemilik akun.

    “Media sosial itu memang sebuah ruang untuk berekspresi. Tapi, media sosial bukan ruang yang bebas dari tanggung jawab,” tegas Ratih Ibrahim mengingatkan batasan etika ruang publik.

    Masyarakat diimbau menghindari keputusan terburu-buru menekan tombol unggah saat merasa marah atau lelah fisik. Penundaan singkat saat emosi memuncak mampu mencegah terjadinya kesalahpahaman serta menjaga ruang digital tetap kondusif bagi semua pihak.

    Edukasi Digital Etika Digital Kesehatan Mental Kontrol Emosi Media Sosial Pause Before Posting Perundungan Siber Psikologi Ratih Ibrahim Universitas Indonesia
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleEra Baru Persija Dimulai! Shin Tae-yong Bawa Pasukan Korea Selatan Kuasai Macan Kemayoran
    Next Article Fabio Grosso Boyong Franco Mastantuono dari Real Madrid Demi Perkuat Lini Tengah Fiorentina
    Ayu

    Related Posts

    Film Sekuel “GJLS: Berapi-Api” Siap Tayang 5 November 2026, Rigen Rakelna Bocorkan Konflik yang Makin Panas

    Agustus 31, 2026

    Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Akhir Perjalanan Sang Legenda

    Agustus 31, 2026

    Sinopsis Series ‘Lovesick’ Ceritakan Cinta Bersemi saat Revolusi

    Agustus 31, 2026

    Sinopsis Film Dewi Siluman Ular: Taruhan Nyawa di Balik Perjanjian Gaib

    Agustus 31, 2026

    Film Bapakmu Kiper: Ketika Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam Demi Anak

    Agustus 31, 2026

    Orangutan Pingsan di Kebun Sawit Ketapang Akibat ASAP Karhutla, Tim Relawan Turun Tangan

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Susul BBM Nonsubsidi Lain, Harga Pertamax Green Tembus Rp19.150

    By MartinSeptember 2, 2026

    JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax Green 95…

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    September 2, 2026

    Kecap “Made in Bekasi” Tembus Pasar Eropa

    September 2, 2026
    Top Trending

    GOJO Resmi Beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Siapkan 250 Armada untuk Memperkuat Layanan City Ride Jabodetabek

    By AlvaroSeptember 2, 2026

    TANGERANG, 1 September 2026 — Good Journey (GOJO) Indonesia resmi mengoperasikan layanan…

    PSG-PHA Unas Diluncurkan, Soroti Maraknya Kekerasan Berbasis Gender Online

    By ADNAgustus 31, 2026

    JAKARTA – Universitas Nasional (Unas) resmi meluncurkan Pusat Studi Gender dan Perlindungan Hak…

    Dari Kandang Ayam Samping Rumah, Amat Surman Tumbuhkan Harapan Baru

    By Bayu PratamaSeptember 2, 2026

    Rasional.co – Pagi, sore, hingga malam, Amat Surman kini memiliki kesibukan baru…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?