JAKARTA – Alumni perguruan tinggi Malaysia menilai kolaborasi pendidikan Indonesia dan Malaysia perlu terus diperkuat melalui pengalaman dan jejaring para alumni. Gagasan itu disampaikan dalam Ikatan Alumni Pelajar Indonesia se-Malaysia (IKAPIM) Forum bertajuk Alumni Success Stories pada rangkaian campaign Mega Ayo Kuliah di Malaysia 2026.
Salah satu narasumber, Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., alumni Universiti Geomatika Malaysia, membagikan perjalanan kariernya sejak awal hingga menjadi akademisi. Dia juga memberikan gambaran kepada masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke Malaysia.
“Melalui forum ini saya ingin berbagi perjalanan karier sejak awal hingga saat ini agar masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki gambaran ketika ingin melanjutkan pendidikan ke Malaysia,” kata Prof. Ariawan Gunadi dalam sambutannya, Minggu (12/7/26).
- Baca juga: HUT ke-12 PKPI, UNTAR Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat Seminar Hukum Kepailitan Nasional
Menurut Ariawan, pengalaman para alumni dapat menjadi referensi bagi calon mahasiswa dalam mempersiapkan studi di luar negeri. Dia menilai pengalaman tersebut juga menunjukkan bahwa pendidikan dapat membuka peluang pengembangan karier.
“Selain berbagi pengalaman, saya berharap forum ini dapat memperkuat kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan Malaysia. Hubungan baik kedua negara harus terus dijaga agar mampu mendukung pengembangan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
IKAPIM Forum menghadirkan empat alumni perguruan tinggi Malaysia dari berbagai latar belakang profesi. Mereka berbagi pengalaman mengenai perjalanan akademik dan karier kepada peserta.
Selain Ariawan, forum menghadirkan Dr. Nat. Techn. Lukmanul Hakim Zaini, S.Hut., M.Sc. dari Universiti Putra Malaysia, Prof. Muhammad Iqbal dari Universiti Kebangsaan Malaysia, serta Nurmala, SE., BBA (Hons)., M.M. dari Universiti Utara Malaysia.
Ariawan berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan pendidikan di Malaysia sekaligus memperkuat hubungan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Malaysia melalui kontribusi para alumni.

