Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    Juni 15, 2026

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026

    Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana
    • Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang
    • Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026
    • Jejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?
    • Rp1,22 Triliun Disetor ke Negara, Jaksa Agung Jawab Keraguan Publik
    • Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan
    • Hasil Pertemuan Kertanegara, Prabowo Perintahkan Data Investasi Dibuka
    • Jelang 1 Muharram, Makna Hijrah Jadi Cermin Kepemimpinan Strategis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Senin, Juni 15
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Marak Begal, Komisi I DPR Sebut TNI Bisa Bantu Polri
    Nasional

    Marak Begal, Komisi I DPR Sebut TNI Bisa Bantu Polri

    MartinBy MartinMei 28, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Pelibatan TNI
    Dave Laksono menyebut pelibatan TNI untuk membantu penanganan begal dapat dilakukan jika Polri membutuhkan dukungan tambahan. (Foto: Indonesia Defence)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono membuka peluang pelibatan TNI untuk membantu penanganan aksi begal apabila Polri membutuhkan dukungan tambahan di lapangan.

    Menurut dia, langkah tersebut dapat dilakukan melalui mekanisme perbantuan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Dave menegaskan pelibatan TNI harus dilakukan secara terukur, memiliki dasar hukum yang jelas, serta mengedepankan koordinasi antarlembaga negara.

    “Yang paling penting bagi masyarakat saat ini adalah kehadiran negara yang nyata,” kata Dave di Jakarta, Kamis(28/5/26).

    Dia mengatakan negara memiliki kewajiban memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman tanpa rasa takut.

    Meski begitu, Dave menegaskan penanganan tindak kriminal seperti begal tetap menjadi kewenangan utama aparat kepolisian.

    Menurut dia, TNI pada prinsipnya memiliki tugas utama di bidang pertahanan negara, sedangkan keamanan dan ketertiban umum berada dalam ranah Polri.

    Pelibatan TNI Disebut Harus Sesuai Aturan

    Dave menilai pelibatan TNI perlu dipandang secara proporsional dan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Dia mengatakan aparat negara harus mampu menindak tegas pelaku kejahatan jalanan dan menjaga ruang publik tetap aman bagi masyarakat.

    “Oleh karena itu, penanganan tindak kriminal seperti begal pada dasarnya merupakan kewenangan aparat kepolisian,” ujarnya.

    Meski demikian, Dave menegaskan koordinasi antarinstansi tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas nasional dan ketertiban masyarakat.

    “Kami di Komisi I DPR RI mendukung penguatan koordinasi antarlembaga negara untuk menjaga keamanan nasional dan ketertiban masyarakat,” katanya.

    Dia menambahkan seluruh langkah yang dilakukan harus tetap berjalan sesuai koridor hukum dan kewenangan masing-masing institusi.

    Kemenhan Jelaskan Dasar TNI Bantu Tangani Begal

    Sebelumnya, Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyebut keterlibatan TNI dalam membantu penanganan begal merupakan bagian dari operasi militer selain perang atau OMSP.

    Menurut Rico, tugas utama penegakan hukum tetap berada di tangan Polri. Namun dalam konteks OMSP, TNI memiliki tugas membantu pemerintah daerah dan mendukung Polri sesuai aturan yang berlaku.

    “Pada prinsipnya, tugas utama penegakan hukum tetap berada pada Polri. Namun dalam konteks OMSP, TNI juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah dan membantu Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Rico.

    Pernyataan itu disampaikan Rico saat menanggapi pengerahan batalyon tempur Kodam Jaya untuk membantu Polri menangani begal di Jakarta.

    begal Dave Laksono Kodam Jaya Komisi I DPR OMSP Pelibatan TNI Polri
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleHabiburokhman Bela Banpres Kurban Prabowo, Sebut Sah Secara Hukum dan Syariah
    Next Article PB IKAMI Sulsel Satukan Mahasiswa Rantau Lewat Kurban Iduladha
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    Juni 15, 2026

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026

    Rp1,22 Triliun Disetor ke Negara, Jaksa Agung Jawab Keraguan Publik

    Juni 15, 2026

    Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan

    Juni 15, 2026

    Hasil Pertemuan Kertanegara, Prabowo Perintahkan Data Investasi Dibuka

    Juni 15, 2026

    Jelang 1 Muharram, Makna Hijrah Jadi Cermin Kepemimpinan Strategis

    Juni 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Elke Büdenbender tiba di Jakarta…

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    Juni 15, 2026

    Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026

    Juni 15, 2026
    Top Trending

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 di Jakarta diwarnai banyak…

    Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Empat demonstrasi mahasiswa dan organisasi digelar di Jakarta Pusat pada…

    Jejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?

    By AINJuni 15, 2026

    JAKARTA – Kedatangan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong, sebagai pelatih baru…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?