Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji
    • Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu
    • Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses
    • Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya
    • Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi
    • Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II
    • Karya Pratama Sejahtera Resmikan Kantor Baru, Bidik Dampak Ekonomi Nasional
    • Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Harga BBM dan Bahan Pokok Ikut Melonjak
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Sabtu, Juni 13
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Swasembada Pangan: TNI Turun ke Sawah, Tanam Padi hingga Kedelai
    Ekonomi

    Swasembada Pangan: TNI Turun ke Sawah, Tanam Padi hingga Kedelai

    MartinBy MartinMei 21, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    swasembada pangan
    Menhan Sjafrie mengerahkan prajurit TNI menanam padi, jagung, dan kedelai untuk mendukung program swasembada pangan nasional. (Foto: Kontan)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Prajurit TNI kini akan dilibatkan dalam sektor pertanian untuk mendukung target swasembada pangan nasional. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut langkah tersebut dijalankan melalui program Batalyon Teritorial Pembangunan.

    Sjafrie mengatakan setiap matra TNI nantinya memiliki tugas berbeda dalam pengembangan komoditas pangan nasional. TNI Angkatan Darat akan fokus menanam padi, jagung, dan tanaman pangan lain di berbagai daerah.

    Sementara itu, personel TNI Angkatan Laut diarahkan mengembangkan produksi kedelai untuk mengurangi ketergantungan impor nasional.

    “Kenapa kedelai? kita mungkin 2,5 juta ton impor kedelai dari luar negeri,” ujar Sjafrie dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR, dikutip Rabu(20/5/26).

    Dia menyebut sebagian kedelai impor yang masuk ke Indonesia bahkan merupakan bahan pangan yang sebelumnya digunakan sebagai pakan ternak di negara asalnya.

    “Padahal menurut laporan, kedelai yang kita impor dari luar negeri itu sebetulnya makanan ternak,” katanya.

    Swasembada Pangan Jadi Target Pemerintah

    Sjafrie menjelaskan keterlibatan TNI dalam sektor pangan menjadi bagian dari dukungan Kementerian Pertahanan terhadap program ketahanan pangan nasional.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, impor kedelai Indonesia pada 2024 mencapai 2,67 juta ton. Impor tersebut berasal dari Amerika Serikat, Kanada, Argentina, Brasil, Malaysia, Prancis, India, dan sejumlah negara lain.

    Pemerintah menilai produksi pangan dalam negeri perlu diperkuat agar ketergantungan impor dapat ditekan secara bertahap.

    Menurut Sjafrie, TNI Angkatan Laut ditargetkan mampu mengejar masa panen kedelai hingga dua kali dalam satu periode tanam.

    Dia menegaskan program tersebut tidak mengubah fungsi utama batalyon sebagai satuan tempur. Namun, pemerintah menambahkan kemampuan pembangunan teritorial dalam struktur satuan TNI.

    Batalyon Tempur Kini Punya Unit Pertanian

    Sjafrie menjelaskan setiap batalyon nantinya akan dilengkapi sejumlah unit pembangunan untuk mendukung program nasional di daerah.

    “Batalyon ini adalah batalyon pertempuran, tetapi dia dilengkapi dengan Teritorial Pembangunan,” ujarnya.

    Selain kompi pertanian, batalyon tersebut juga memiliki unit peternakan, medis, konstruksi, dan zeni. Seluruh unit disiapkan untuk mendukung pembangunan wilayah.

    Menurut Sjafrie, seluruh unsur itu akan bergerak bersama untuk memperkuat pembangunan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

    Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah mengurangi ketergantungan impor pangan dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia dalam jangka panjang.

    kedelai impor Kementerian Pertahanan pertanian Sjafrie Sjamsoeddin swasembada pangan TNI TNI AD TNI AL
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleRakornas Pariwisata 2026 Perkuat Transformasi Menuju Pariwisata Resilien dan Berkelanjutan
    Next Article BI Rate Naik ke 5,25 Persen, Cicilan KPR dan Kendaraan Diprediksi Membengkak
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026

    Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya

    Juni 12, 2026

    Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi

    Juni 12, 2026

    Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II

    Juni 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) memverifikasi kinerja…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Top Trending

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    By MartinJuni 12, 2026

    JAKARTA – Akses CCTV publik di kawasan Bundaran HI tidak dapat diakses…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?