Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Kejagung Bongkar Dugaan Mark Up MBG, Semua Pengadaan BGN Diusut

    Juni 15, 2026

    Purbaya Belum Pastikan Efisiensi MBG, Anggaran Masih Dihitung Ulang

    Juni 15, 2026

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kejagung Bongkar Dugaan Mark Up MBG, Semua Pengadaan BGN Diusut
    • Purbaya Belum Pastikan Efisiensi MBG, Anggaran Masih Dihitung Ulang
    • Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana
    • Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang
    • Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026
    • Jejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?
    • Rp1,22 Triliun Disetor ke Negara, Jaksa Agung Jawab Keraguan Publik
    • Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Senin, Juni 15
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026
    Sport

    Perjalanan Hak Siar Piala Dunia di Indonesia: Dari TVRI hingga Era Streaming 2026

    AINBy AINJuni 15, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    (Dok: Telkomsel)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Piala Dunia FIFA bukan hanya menjadi pesta sepak bola terbesar di dunia, tetapi juga ajang perebutan hak siar bernilai fantastis di berbagai negara, termasuk Indonesia. Sejak pertama kali tayang di televisi nasional pada 1970, perjalanan hak siar Piala Dunia di Indonesia mengalami perubahan besar, mulai dari dominasi televisi negara hingga era digital dan streaming.

    Pada era awal, masyarakat Indonesia hanya mengenal satu saluran televisi, yakni TVRI. Sejak Piala Dunia 1970 hingga 1990, TVRI menjadi pemegang utama hak siar turnamen empat tahunan tersebut. Tayangan pertandingan menjadi hiburan langka sekaligus momentum kebersamaan masyarakat Indonesia yang rela begadang demi menyaksikan laga tim-tim besar dunia.

    Memasuki era televisi swasta, persaingan hak siar mulai berkembang. Pada Piala Dunia 1994, TVRI mulai berbagi siaran dengan televisi swasta. Puncaknya terjadi pada 1998 ketika beberapa stasiun televisi nasional seperti RCTI, SCTV, Indosiar, ANTV, hingga TPI (kini MNCTV) ikut menayangkan pertandingan Piala Dunia kepada publik Indonesia.

    Memasuki tahun 2000-an, hak siar mulai dikuasai grup media besar. Pada Piala Dunia 2002, hak siar berada di bawah MNC Group melalui RCTI. Empat tahun kemudian, Piala Dunia 2006 disiarkan oleh SCTV di bawah Emtek Group. Sementara itu, pada edisi 2010, MNC Group kembali mengambil alih penayangan melalui RCTI dan Global TV (kini GTV).

    Perubahan kembali terjadi pada Piala Dunia 2014 saat ANTV dan tvOne memperoleh hak siar melalui kerja sama dengan Inter Sports Marketing (ISM). Kemudian pada 2018, hak siar berada di tangan Futbal Momentum Asia (FMA) yang bekerja sama dengan sejumlah platform televisi dan televisi berlangganan seperti Trans TV, Trans7, K-Vision, hingga layanan digital.

    Era digital semakin terasa pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Hak siar dipegang oleh Emtek Group dengan distribusi tayangan melalui SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, hingga platform streaming Vidio dan Nex Parabola. Penonton tidak lagi terbatas pada layar televisi, tetapi dapat menikmati pertandingan melalui perangkat digital kapan saja dan di mana saja.

    Sementara itu, Piala Dunia 2026 menjadi momentum spesial bagi Indonesia. Setelah hampir tiga dekade, TVRI kembali resmi menjadi pemegang hak siar Piala Dunia untuk wilayah Indonesia. Seluruh 104 pertandingan akan disiarkan secara gratis melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport, termasuk opsi siaran digital. Kembalinya TVRI dinilai menjadi nostalgia tersendiri bagi generasi yang tumbuh bersama siaran Piala Dunia era 1970–1990-an.

    Berikut daftar pemegang hak siar Piala Dunia di Indonesia dari tahun ke tahun:

    Perjalanan hak siar ini menunjukkan bagaimana perubahan teknologi dan bisnis media memengaruhi cara masyarakat Indonesia menikmati Piala Dunia. Dari televisi hitam putih milik TVRI hingga streaming di ponsel pintar, sepak bola tetap menjadi tontonan yang menyatukan jutaan penonton di Tanah Air.

    Olah raga Piala Dunia 2026 Sepak Bola
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleJejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?
    Next Article Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang
    AIN

    Related Posts

    Jejak Pelatih Persija 10 Tahun Terakhir: Mampukah Shin Tae-Yong Akhiri Era Ketidakstabilan Macan Kemayoran?

    Juni 15, 2026

    John Herdman Jadi Harapan Baru Timnas Indonesia, Mampukah Ulangi Keajaiban Kanada?

    Juni 12, 2026

    Napoli Diskon Gede-Gedean Romelu Lukaku, Jual Rugi Striker Mandulnya Rp170 Miliar

    Juni 12, 2026

    Drama Menit 88 Bikin Nyesek, Erick Thohir Tetap Puji Jiwa Petarung Garuda Muda

    Juni 12, 2026

    Igor Tolic Siap Obrak-Abrik ASEAN Club Championship, Persib Bandung Tak Gentar Hadapi JDT Hingga Port FC

    Juni 12, 2026

    Bernardo Silva Kebanyakan Drama, Barcelona Tutup Dompet dan Tolak Bayar Lebih

    Juni 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Kejagung Bongkar Dugaan Mark Up MBG, Semua Pengadaan BGN Diusut

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Kejaksaan Agung memeriksa seluruh pengadaan barang di Badan Gizi Nasional (BGN) terkait dugaan…

    Purbaya Belum Pastikan Efisiensi MBG, Anggaran Masih Dihitung Ulang

    Juni 15, 2026

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    Juni 15, 2026
    Top Trending

    Duka Jakim 2026, Satu Pelari Meninggal dan Banyak Peserta Tumbang

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 di Jakarta diwarnai banyak…

    Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Agenda Strategis dengan Prabowo di Istana

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Elke Büdenbender…

    Jakarta Pusat Dikepung Empat Demo, 5.955 Personel Gabungan Disiagakan

    By MartinJuni 15, 2026

    JAKARTA – Empat demonstrasi mahasiswa dan organisasi digelar di Jakarta Pusat pada…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?