JAKARTA – Program inovasi keamanan lingkungan sukses membawa warga RT 11/RW 07 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan memperoleh hadiah sapi kurban seberat satu ton dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Penyerahan hewan kurban berukuran raksasa ini menjadi apresiasi langsung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas keberhasilan warga menciptakan sistem keamanan wilayah secara mandiri dan modern.
Inovasi Keamanan Berbasis Digital
Warga RT 11/RW 07 Gandaria Utara membangun sistem keamanan lingkungan canggih mencakup gerbang pintar (smart gate), tombol alarm bahaya (alarm panic button) terkoneksi ke telepon pintar, patroli warga, hingga sistem pelacakan GPS. Inovasi digital inilah menarik perhatian jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Kita Alhamdulillah diberikan untuk warga sapi sebesar satu ton, satu ekor. Alhamdulillah sangat bermanfaat sekali,” ujar Ketua RT 11/RW 07 Gandaria Utara, Imam Basori (43) kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Imam memastikan proses penyembelihan sapi kurban segera berlangsung untuk selanjutnya panitia membagikan potongan daging kepada masyarakat sekitar. Selain mendapat giliran bantuan sapi berukuran besar, warga RT 11/RW 07 Gandaria Utara menerima hadiah tambahan berupa televisi sebagai penunjang pengembangan inovasi wilayah.
“Setelah acara ini nanti kita eksekusi nanti kita potong dan kita akan bagikan warga dan warga sekitar dan juga warga membutuhkan,” tutur Imam.
Lonjakan Distribusi Hewan Kurban DKI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi penyerahan langsung sapi kurban pada Hari Raya Iduladha Rabu ini hanya di dua titik lokasi, termasuk wilayah Gandaria Utara. Secara akumulatif, total distribusi hewan kurban tahun ini mengalami kenaikan signifikan daripada periode sebelumnya.
“Ya, sekarang saya hanya dua titik, ya kebetulan. Tapi artinya kalau sapi total kan sampai 210 ekor sudah kita bagi di wilayah Jakarta,” kata Rano Karno.
Rano menambahkan, keterbatasan waktu membuat proses pemotongan ratusan hewan kurban tidak serentak pada hari sama. Pihak Pemprov DKI Jakarta mencatat penyaluran hewan kurban tahun ini mencapai 210 ekor sapi dan 10 ekor kambing, melampaui capaian tahun lalu sebanyak 160 ekor sapi. Pemenuhan pasokan tersebut melibatkan kerja sama BUMD, Baznas Bazis, serta HIPMI.
“Kalau tahun lalu Pemprov DKI menyalurkan 160 ekor sapi, tahun ini menjadi 210 ekor sapi dan 10 kambing. Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI,” ucap Rano.

