JAKARTA – Manajemen Juventus FC langsung tancap gas menyusun strategi transfer agresif demi mengamankan tiket kompetisi Eropa dan merebut gelar Scudetto musim 2026/2027. Kegagalan menembus zona Liga Champions memaksa raksasa Liga Italia Serie A ini memutar otak guna menjaga keseimbangan finansial klub di Allianz Stadium Turin. Langkah darurat ini memicu potensi penjualan beberapa pemain bintang secara tidak terduga pada bursa transfer musim panas mendatang.
General Manager Juventus, Damien Comolli, mengakui dampak buruk absennya klub dari kompetisi kasta tertinggi benua biru tersebut. Namun, dirinya menjamin aset berharga tim nasional Turki, Kenan Yildiz, tidak akan tersentuh dari daftar jual.
“Kegagalan lolos ke Liga Champions meninggalkan rasa sakit mendalam. Kami siap menghadapi konsekuensi finansial, termasuk kemungkinan menjual pemain secara tak terduga demi menyeimbangkan neraca keuangan klub,” ujar Damien Comolli.
Garansi Kenan Yildiz dan Masa Depan Vlahovic
Manajemen Si Nyonya Tua bergerak cepat memagari Kenan Yildiz dari kejaran klub-klub kaya Eropa. Comolli memastikan talenta muda tersebut memegang peran sentral dalam proyek jangka panjang klub di bawah asuhan pelatih Luciano Spalletti.
“Penjualan Kenan Yildiz tidak akan terjadi. Kami tidak memiliki rencana peningkatan modal dari pemilik, sehingga Juventus wajib bekerja keras dalam batasan finansial regulasi UEFA,” tegas Comolli.
Selain Yildiz, kubu Turin membeberkan status bomber utama mereka, Dusan Vlahovic. Manajemen berhasil menahan kepergian sang penyerang pada bursa transfer Januari lalu, dan kini sedang mengupayakan perpanjangan kontrak baru.
“Kami berharap dapat melanjutkan kerja sama jangka panjang ini. Keputusan akhir kini berada di tangan Dusan Vlahovic serta pihak keluarga,” tambah Comolli.
Sinergi Manajemen dan Komitmen Scudetto
Meskipun diterpa isu miring terkait keretakan hubungan internal, Damien Comolli dan pelatih Luciano Spalletti sepakat memperpanjang masa bakti di Turin. Keduanya mengklaim telah menyusun cetak biru kekuatan skuad baru, termasuk menentukan daftar belanja pemain baru dan pelepasan pilar lama.
“Kami membuat keputusan bersama secara profesional. Fokus utama Juventus saat ini adalah merebut kembali gelar Scudetto, meskipun target tersebut sangat ambisius dan bergantung pada pergerakan transfer klub pesaing,” pungkas Comolli.

