JAKARTA – Polda Metro Jaya membongkar gudang motor curian di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin(11/5/26). Aparat menemukan ribuan kendaraan roda dua yang diduga berasal dari hasil kejahatan dan siap dikirim ke luar negeri.
Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap gudang tersebut berada di Jalan Kemandoran VIII, Kebayoran Lama. Penyidik juga menangkap seorang tersangka berinisial WS yang merupakan direktur perusahaan pengelola gudang.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin mengatakan tersangka mengatur seluruh aktivitas penampungan hingga pengiriman motor ilegal tersebut. Dia menyebut tersangka membeli, menampung, mengumpulkan, hingga mengekspor kendaraan hasil kejahatan.
“Saat ini sudah menetapkan terhadap salah satu tersangka dengan inisial WS. Peran dari yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dari mulai beli, nampung, ngepul, sampai ekspor,” kata Iman kepada wartawan di lokasi.
Iman mengatakan tersangka menjalankan operasi tersebut bersama 18 orang lainnya. Dua orang bertugas sebagai admin, sedangkan 16 lainnya membantu proses operasional gudang.
Gudang Motor Curian Diduga Jaringan Ekspor
Polda Metro Jaya menyita sebanyak 1.494 motor ilegal dari lokasi tersebut. Aparat menemukan 957 unit kendaraan masih utuh, sedangkan pelaku sudah membongkar 537 unit lainnya untuk mempermudah pengiriman.
Iman mengatakan jaringan tersebut diduga mengirim motor ke Tahiti dan Togo di Benua Afrika. Penyidik kini terus mendalami pihak lain yang terlibat dalam jaringan penadah dan eksportir kendaraan ilegal.
“Kami terus akan mengembangkan penegakan hukum atau pengungkapan tindak pidana ini pada jaringan, baik itu penyedia kendaraan bermotornya, kemudian pengepulnya, maupun eksportirnya,” jelasnya.
“Kami terus akan melakukan pendalaman terhadap jaringan ini karena ini merupakan satu jaringan yang bersifat kolaboratif,” sambung Iman.
Pantauan di lokasi menunjukkan ribuan motor berbagai merek memenuhi area gudang. Sebagian kendaraan tampak masih baru dan terbungkus plastik, sementara lainnya terlihat usang dan berdebu.
Polda Metro Dalami Jaringan Penadah
Selain kendaraan, penyidik juga menemukan tumpukan suku cadang motor di sejumlah titik gudang. Petugas menempatkan alat berat di area lokasi untuk membantu proses pemeriksaan barang bukti.
Garis polisi berwarna kuning membentang di sekitar lokasi sejak Senin pagi. Aparat kepolisian juga terus memeriksa barang bukti dan meminta keterangan para pekerja gudang.
Polda Metro Jaya menyatakan pengungkapan gudang motor curian tersebut masih terus berkembang. Penyidik kini memburu jaringan penyedia kendaraan dan pihak yang terlibat dalam proses ekspor ilegal.

