JAKARTA – PSSI menegaskan belum menerima permintaan resmi terkait penambahan pemain baru Timnas Indonesia dari sang pelatih, John Herdman, jelang persiapan panjang menuju Piala Asia 2027. Kepastian mengenai amunisi tambahan serta pemain diaspora untuk memperkuat lini skuad Garuda ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi demi menjawab simpang siur isu yang beredar luas di media sosial.
Prosedur pengajuan amunisi anyar harus melalui mekanisme formal agar komposisi pemain Timnas Indonesia bisa diatur dengan matang sebelum melangkah ke level internasional yang lebih tinggi.
Yunus Nusi menyebutkan bahwa proses pengajuan ini wajib disampaikan langsung ke Ketua Umum PSSI Erick Thohir. “Bahkan kadang permintaan itu juga harus disampaikan secara tertulis,” tegas Yunus Nusi di sela Kongres Luar Biasa PSSI Jawa Tengah di Semarang, Kamis.
PSSI Beri Kebebasan Penuh kepada John Herdman
Mengenai nama-nama calon pemain baru Timnas Indonesia yang terus bermunculan di lini masa, PSSI memilih untuk tidak terburu-buru mengambil sikap. Pihaknya menyerahkan seluruh kendali racikan taktik dan kebutuhan tim kepada juru taktik asal Inggris tersebut.
“Kita serahkan semuanya kepada John, pelatih, dan biarlah dia yang akan mengatur komposisi termasuk kekurangan-kekurangan. Saat ini John-nya lagi liburan, nanti kita tunggu sepulang dari sana,” ujar Yunus Nusi.
Misi Besar Skuad Garuda Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030
Langkah mendatangkan wajah baru maupun pemain diaspora memang menjadi bagian dari skema jangka panjang pelatih John Herdman dalam kurun waktu enam bulan ke depan. Lobi-lobi penggawa anyar diproyeksikan untuk membentengi kekuatan Timnas Indonesia saat berlaga di putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
John Herdman menilai bahwa level sepak bola Indonesia kini terus merangkak naik dan membutuhkan standar amunisi yang makin kompetitif. Penguatan komposisi tim ini dinilai krusial demi menjaga asa Garuda agar mampu bersaing ketat hingga menembus putaran Piala Dunia 2030 mendatang.

