JAKARTA – Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) resmi memperkenalkan Jorge Jesus sebagai pelatih baru tim nasional Portugal di Cidade do Futebol, Jumat. Jorge menandatangani kontrak jangka panjang untuk memimpin skuad Portugal hingga tahun 2030. Langkah strategis FPF ini bertujuan membawa Selecao das Quinas meraih kejayaan tertinggi pada turnamen-turnamen mayor mendatang.
Presiden FPF, Pedro Proença, menegaskan bahwa penunjukan pelatih baru ini menandai awal era baru penuh ambisi. FPF menetapkan standar tinggi untuk mencapai hasil maksimal di panggung internasional.
“Hari ini kami memulai era baru di FPF. Kehadiran Jorge Jesus menandai awal dari budaya kemenangan jelas, budaya teguh dengan keyakinan, serta menjadi standar baru tuntutan kami,” ujar Pedro Proença.
Pedro Proença menambahkan, Jorge Jesus mengemban misi besar mempersiapkan tim nasional Portugal menghadapi Nations League, Euro 2028, dan Piala Dunia 2030. Kebetulan, Portugal akan bertindak sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030. FPF memilih sosok Jorge Jesus karena rekam jejak kepemimpinan, ambisi besar, dan mentalitas juara pelatih tersebut demi mewujudkan target menjadi tim terbaik dunia.
Ambisi Pelatih 71 Tahun Bawa Portugal Jadi Skuad Terbaik Dunia
Jorge Jesus mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan besar memimpin tanah kelahirannya. Eks pelatih Al-Hilal ini optimistis mampu memaksimalkan potensi besar para pemain Portugal saat ini.
“Saya ingin berterima kasih kepada Presiden atas kesempatan melatih salah satu tim nasional terbaik di dunia. Kita memiliki tim nasional untuk dipercayai, dihargai pertunjukannya, para pemainnya, dan tim nasional negara saya. Saya sekarang pelatih dari 11 juta rakyat Portugal,” kata Jorge Jesus.
Pelatih berusia 71 tahun ini menepis kekhawatiran publik mengenai perbedaan ritme kerja antara level klub dan tim nasional. Jorge Jesus menegaskan telah mempersiapkan diri dengan matang. Sosok berkharisma ini juga tidak mempermasalahkan faktor usia, bahkan merasa memiliki energi setara pelatih usia 50 tahun. Terkait isu regenerasi pemain, Jorge Jesus menyatakan skuad saat ini masih berada di usia produktif dengan rata-rata 28 tahun, sehingga tidak memerlukan perombakan besar-besaran.
Rekam jejak kepemimpinan Jorge Jesus mencakup berbagai klub elite dunia seperti Benfica, Sporting CP, Flamengo, Fenerbahce, hingga Al-Hilal. Total raihan trofi Jorge Jesus mencakup gelar Liga Portugal, Liga Arab Saudi, Brasileirao, hingga trofi bergengsi Copa Libertadores. Manajemen FPF meyakini portofolio mewah ini menjadi modal utama sang pelatih membawa Portugal merajai dunia.

