Jakarta – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan volume kendaraan yang signifikan di ruas Tol Jakarta-Cikampek selama momentum libur panjang Hari Buruh Internasional 2026.
Sebanyak 99.109 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jakarta menuju arah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode 30 April hingga 2 Mei 2026.
Kenaikan Arus Menuju Trans Jawa
Data resmi menunjukkan arus lalu lintas di GT Cikampek Utama mengalami pertumbuhan sebesar 7,61 persen daripada kondisi normal yang biasanya hanya melayani 92.096 kendaraan. Sebaliknya, arus balik dari arah Timur menuju Jakarta juga menunjukkan tren peningkatan sebesar 5,49 persen dengan total 86.575 kendaraan yang melintas.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa kenaikan ini tersebar merata di berbagai titik strategis.
“Jumlah volume lalu lintas yang melewati GT Cikatama meningkat sekitar 7,61 persen dibandingkan lalu lintas normal,” ungkap Ria Marlinda Paallo dalam keterangan resminya di Karawang, Minggu (3/5/2026).
Lonjakan Signifikan di Jawa Tengah dan Jawa Timur
Selain di Jawa Barat, peningkatan trafik juga melanda wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. GT Banyumanik mencatat 80.821 kendaraan bergerak menuju arah Solo, atau naik 8,57 persen dari angka normal.
Sementara itu, lonjakan paling tajam terjadi di GT Kejapanan Utama, Jawa Timur, di mana arus kendaraan menuju Malang meroket hingga 27,12 persen dengan total 94.677 unit.
PT JTT terus mengimbau para pengguna jalan tol untuk menjaga keselamatan berkendara. Para pengendara wajib memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima.
Selain itu, kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar minyak (BBM) menjadi kunci kelancaran perjalanan di sepanjang jalur Trans Jawa guna menghindari antrean panjang di gerbang tol maupun rest area.

