Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Rem Royalti Tambang: Bahlil Tunda Aturan Baru

    Mei 11, 2026

    Jalur Gelap 1.494 Motor Curian: Dari Jaksel Menuju Afrika

    Mei 11, 2026

    Mahfud MD Soroti 17 Juta Suara Hilang, GKSR Dorong RUU Pemilu Segera Rampung

    Mei 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Rem Royalti Tambang: Bahlil Tunda Aturan Baru
    • Jalur Gelap 1.494 Motor Curian: Dari Jaksel Menuju Afrika
    • Mahfud MD Soroti 17 Juta Suara Hilang, GKSR Dorong RUU Pemilu Segera Rampung
    • Tren Positif Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Triwulan I Tahun 2026
    • Stop Impor? Prabowo Klaim RI Segera Swasembada BBM
    • Dilarang Nonton “Pesta Babi”: Ketika Film Papua Dianggap Ancaman
    • Jelang Usia DKI ke-499, Pramono Pimpin Deklarasi Pilah Sampah
    • Sayonara Bantargebang: Warga DKI Belajar Pilah Sampah di Rumah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Selasa, Mei 12
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Lifestyle

    Lonjakan Diabetes di Indonesia Capai 32 Juta, Ancam Produktivitas Nasional

    Rangga YulianarkoBy Rangga YulianarkoApril 22, 2026Updated:April 22, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, Rasional.co – Indonesia menghadapi lonjakan serius diabetes yang kini telah mencapai skala nasional. Peningkatan prevalensi tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi mulai menekan produktivitas tenaga kerja dan memperbesar beban pembiayaan negara.

    Kondisi ini menempatkan diabetes sebagai salah satu penyakit tidak menular paling krusial, dengan implikasi langsung terhadap stabilitas ekonomi dan kualitas sumber daya manusia.

    Prevalensi Diabetes di Indonesia Melonjak, Mayoritas Tak Terdeteksi

    Mengutip publikasi resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi diabetes di Indonesia mencapai 11,7% atau sekitar 32 juta penduduk berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Angka ini meningkat dari 6,9% pada 2013 menjadi 8,5% pada 2018.

    Namun, kesenjangan terbesar terjadi pada diagnosis. Prevalensi berdasarkan diagnosis dokter hanya sekitar 2,2%, menandakan sebagian besar kasus belum terdeteksi dalam sistem layanan kesehatan.

    “Lebih dari 2/3 orang tidak mengetahui bahwa mereka menderita diabetes. Artinya fenomena diabetes seperti gunung es,” ujar Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, sebagaimana dilansir dari Kemenkes.

    Kondisi ini memperbesar risiko komplikasi karena penanganan umumnya dilakukan pada fase lanjut, ketika biaya pengobatan lebih tinggi dan dampak kesehatan lebih berat.

    Gaya Hidup dan Obesitas Dorong Kenaikan Diabetes di Indonesia

    Kenaikan kasus diabetes di Indonesia berjalan seiring dengan meningkatnya prevalensi obesitas. Data SKI 2023 mencatat obesitas dewasa mencapai 23,4%, naik dari 21,8% pada 2018.

    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa mayoritas kasus merupakan diabetes tipe 2 yang berkaitan erat dengan pola hidup.

    “Gaya hidup tidak sehat seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tidak seimbang, dan obesitas menjadi faktor utama peningkatan diabetes,” sebagaimana dilaporkan dalam publikasi Kemenkes.

    Urbanisasi mempercepat perubahan pola konsumsi masyarakat, terutama peningkatan asupan gula dan makanan olahan. Di sisi lain, aktivitas fisik cenderung menurun, memperbesar risiko penyakit metabolik sejak usia produktif.

    Beban Ekonomi Meningkat, Skrining Jadi Kunci Pengendalian

    Lonjakan diabetes di Indonesia berdampak langsung pada pembiayaan kesehatan nasional. Data yang dikutip dari Dinas Kesehatan Aceh menunjukkan beban penyakit tidak menular mencapai Rp24,1 triliun pada 2022.

    Cakupan deteksi dini juga masih terbatas. Pemerintah mencatat baru sekitar 33% penduduk menjalani skrining penyakit tidak menular secara rutin.

    “Upaya pencegahan jauh lebih efektif menjaga kesehatan daripada mengobati saat jatuh sakit,” ujar Juru Bicara Kemenkes dr. Mohammad Syahril, sebagaimana dilaporkan oleh Dinas Kesehatan Aceh.

    Sebagai respons, pemerintah memperluas program skrining gratis di puskesmas dan memperkuat pendekatan promotif melalui kampanye CERDIK dan PATUH.

    Kemenkes juga menyiapkan roadmap pengendalian diabetes nasional yang menitikberatkan pada deteksi dini, perubahan gaya hidup, dan penguatan layanan kesehatan primer.

    Tanpa intervensi yang terstruktur, peningkatan prevalensi diabetes di Indonesia berpotensi menekan produktivitas nasional dan memperbesar tekanan fiskal dalam jangka panjang.

    Diabetes Indonesia Kemenkes Obesitas Indonesia Penyakit Tidak Menular Skrining Kesehatan
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePengesahan UU PPRT Disambut Haru, Perjuangan 22 Tahun Berbuah Regulasi
    Next Article Jalur Pendakian Gunung Semeru Buka 24 April, Pendaki Diharamkan Injakkan Kaki di Mahameru
    Rangga Yulianarko
    • Website

    Related Posts

    Rem Royalti Tambang: Bahlil Tunda Aturan Baru

    Mei 11, 2026

    Jalur Gelap 1.494 Motor Curian: Dari Jaksel Menuju Afrika

    Mei 11, 2026

    Mahfud MD Soroti 17 Juta Suara Hilang, GKSR Dorong RUU Pemilu Segera Rampung

    Mei 11, 2026

    Tren Positif Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Triwulan I Tahun 2026

    Mei 11, 2026

    Stop Impor? Prabowo Klaim RI Segera Swasembada BBM

    Mei 10, 2026

    Dilarang Nonton “Pesta Babi”: Ketika Film Papua Dianggap Ancaman

    Mei 10, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    BERITA TERKINI

    Rem Royalti Tambang: Bahlil Tunda Aturan Baru

    By Rangga YulianarkoMei 11, 2026

    JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunda penerapan royalti tambang untuk sejumlah komoditas…

    Jalur Gelap 1.494 Motor Curian: Dari Jaksel Menuju Afrika

    Mei 11, 2026

    Mahfud MD Soroti 17 Juta Suara Hilang, GKSR Dorong RUU Pemilu Segera Rampung

    Mei 11, 2026
    Top Trending

    FISIP Unas Gelar Seminar Komunikasi untuk Cetak Mahasiswa Inspiratif

    By AndrianJanuari 13, 2026

    Jakarta – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nasional (Unas)…

    Rem Royalti Tambang: Bahlil Tunda Aturan Baru

    By Rangga YulianarkoMei 11, 2026

    JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunda penerapan royalti tambang…

    Jalur Gelap 1.494 Motor Curian: Dari Jaksel Menuju Afrika

    By Rangga YulianarkoMei 11, 2026

    JAKARTA – Polda Metro Jaya membongkar gudang motor curian di kawasan Kebayoran…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?